Wisuda Dan Angkat Sumpah Nakes, UMKLA Prioritaskan Pembangunan Kampus Terpadu dan Akreditasi Unggul Prodi
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
- visibility 336
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Universitas Muhamamdiyah Klaten hari ini menggelar sidang senat terbuka dengan agenda Wisuda Sarjana dan Diploma serta Pengambilan Sumpah Tenaga Kesehatan berlangsung di Graha Bung Karno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah.
Wisuda dihadiri dari LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo , Pimpinan Majelis diktilitbang PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Klaten dan Ortom Daerah, BPH Universitas Muhamadiyah Klaten, Ketua organisasi profesi perawat, bidan dan farmasi, wali wisudawah dan seluruh jajaran civitas akademika UMKLA.
Rektor UMKLA Sri Sat Titi Hamranani mengatakan dari jumlah 556 wisudawan dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi dan Fakultas Agama Islam serta para tenaga kesehatan yang dilakukan pengambilan sumpah.
“Untuk teman teman dari profesi ners setelah wisuda ini semoga bisa segera mewujudkan impiannya dan mewarnai Klaten, untuk wisudawan dari program RPL dapat meningkatkan kinerjanya. Para tenaga kesehatan yang telah diambil sumpahnya dapat terserap di rumah sakit jejaring UMKLA”,katanya, Rabu .
Sampai dengan saat ini menurut Rektor program studi di UMKLA yang telah mendapatkan penilaian akreditasi unggul ada tiga, baik sekali 3 dan penilaian baik ada 6 program studi. Kami neargetkan sampai tahun depan 50 % prodi di UMKLA dapat meraih akreditasi unggul.
“Pengembangan lainnya di UMKLA adalah terkait pembangunan kampus terpadu dari BPH dan penampahan lahan untuk pengembangan UMKLA seluas sekitar 4600 meter persegi. UMKLA juga terus berupaya menarik minat para calon mahasiswa baru dengan memberikan berbagai program bea siswa mulai dari KIP Kuliah, beasiswa dari LAZISMU, Hafis Qur’an, atau beasiswa persyarikatan lainnya”,ujar Rektor.
Terkait implementasi kampus berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menurut Rektor UMKLA juga sudah mulai melakukan penyesuaian diantaranya penambahan kurikulum tentang kewirausahaan sehingga nantinya lulusan UMKLA ini selain bekerja diinstansi pemerintah, melanjutkan sekolah atau menjadi pengusaha yang dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sesuai dengan tujuan dari program Kampus Berdampak itu sendiri.
“Program Kampus Berdampak ini merupakan mentransformasi perguruan tinggi agar tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan dengan memberikan dampak nyata bagi masyarakat”, ucap Sri Sat Titi Hamranani.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo yang hadir dalam kesempatan tersebut berharap UMKLA terus berkontribusi dalam melahirkan para tenaga kesehatan yang memiliki jiwa kemanusiaan tinggi. Para lulusan UMKLA juga terus dapat terserap di dunia kerja utamanya di Klaten sehingga secara otomatis ikut menjadikan Klaten semakin maju mandiri dan berkelanjutan.
“Selamat kepada para wisudawan, semoga ilmu yang didapatkan dapat diimplementasikan dalam dunia kerja utamanya untuk mendukung kemajuan Klaten”,ungkap Bupati
Vira salah satu wisudawan UMKLA mengaku selama tiga tahun menempuh jenjang diploma III Kebidanan di UMKLA telah banyak mendapatkan pengalaman, ilmu yang bermanfaat dan kedepan bisa menjadi tenaga kesehatan yang berdedikasi dan bermanfaat bagi KLaten.
“Kedepan semoga UMKLA semakin maju berkembang dan lulusan dapat terserap di dunia kerja”ungkas Vira. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
