Persiapan Pemilu 2029, Gerindra Klaten Restrukturisasi Pengurus, Yang Tidak Loyal Dicoret
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
- visibility 648
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Klaten melakukan restrukturisasi Pengurus DPC dan penandatanganan pakta integritas sebagai langkah awal untuk memperkokoh mesin partai menghadapi Pemilu 2029.
Berdasarkan hasil analisa dan kajian yang dilakukan Ketua DPC Gerindra Klaten bersama dengan sejumlah pengurus inti, saat ini Gerindra Klaten telah menyusun komposisi struktur Kepengurusan DPC Gerindra Klaten periode 2025-2030, sebelum draft susunan kepengurusan tersebut diserahkan ke DPD Partai Gerindra Jawa Tengah untuk diteruskan ke DPP, calon pengurus baru terlebih dahulu menandatangani pakta integritas sebagai upaya mengokohkan loyalitas dan tanggung jawab calon pengurus sembari menunggu penetapan dari DPP Gerindra.
Ketua DPC Partai Gerindra Klaten, Hariyanto mengatakan, restrukturisasi ini merupakan instruksi berdasarkan hasil pendalaman yang dilakukan DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, untuk menguatkan soliditas pengurus DPC Partai Gerindra Klaten sebagai bentuk penyegaran sekaligus peningkatan kinerja pengurus dalam mengawal kebijakan DPP Partai Gerindra diantaranya menghantarkan Prabowo Subiyanto berlanjut dua periode memimpin Bangsa Indonesia serta peningkatan suara dan perolehan kursi di DPR, DPRD Provinsi dasn DPRD Kabupaten/Kota pada pemilu 2029 mendatang.
“Kami tidak main main dalam menyusun draft kepengurusan DPC Gerindra Klaten yang akan kita usulkan ke DPP, penempatan kader dalam jabatan kepengurusan kami lihat sesuai dengan potensi yang dimiliki sekaligus loyalitas terhadap partai, tidak tebang pilih, pengurus yang tidak aktif atau hanya titip nama saja kita coret, kita membutuhkan sosok pengurus yang loyal, tanggung jawab, inovatif dalam menjalankan roda partai”,katanya di kantor DPC Partai Gerindra Klaten, Ahad (29/6/2025).
Perlunya pengurus DPC yang solid menurutnya karena saat ini momentum ada di partai Gerindra dengan terpilihnya Ketua Umum sebagai Presiden RI, Ahmad Luthfi sebagai Gubernur dan di Klaten salah satu kader Gerindra juga berhasil meraih kursi wakil Bupati.
“Ini kesempatan untuk membesarkan partai, mendulang suara partai dan meningkatkan perolehan kursi di DPRD Klaten dengan tarjet 12 kursi, kita harus menyiapkan dari sekarang agar tidak kehilangan momentum saat pak Prabowo menjabat sebagai Presiden RI”,ucapnya.
Sekterais DPC Gerindra Klaten, Mukis Febby Annggona menjelaskan DPC Partai Gerindra Klaten mengusulkan dua draft sususan kepengurusan DPC Gerindra Klaten periode 2025-2030 kepada DPP melalui DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.
“Draft pertama dalam usulan struktur kepengurusan menempatkan Hariyanto sebagai Calon Ketua DPC Partai Gerindra Klaten dan Benny Indra Ardhianto sebagai Ketua Dewan Pembina DPC Gerindra Klaten, Draft kedua menempatkan Benny Indra Ardhianto sebagai Ketua DPC Gerindra Klaten periode 2025-2030 dan Hariyanto sebagai Calon Ketua Dewan Pembina DPC Partai Gerindra Klaten”,jelasnya.
Setelah calon pengurus baru sepakat dengan ketentuan dalam pakta integritas sebagai bentuk loyalitas, selanjutnya draft usulan susunan kepengurusan ini akan dikirim ke DPP melalui DPD Gerindra Jateng. Nantinya DPP yang akan memutuskan draft mana yang disetujui.
Salah satu kader Gerindra yang saat ini menjabat wakil Bupati Klaten, Benny indra Ardhianto menanggapi keputusan DPC yang mengusulkan dirinya sebagai dewan Pembina atau ketua DPC.
“Selaku kader bagi saya apapun keputusan DPP harus siap menjalankan, terlebih saat ini adalah momentumbagi Gerindra untuk berjaya di Pemilu 2029, kita harus persiapkan dari sekarang”,pungkasnya. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
