Berkontribusi Lahirkan Generasi Berakhlaq Qur’ani, Mendikdasmen Apresiasi Festival Al-Qur’an MBS Klaten
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
- visibility 304
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Republik Indonesia, Profesor Abdul Mut’I, Ahad pagi (8/2/2026), menghadiri puncak Festival Al-Qur’an 6, Pondok Pesantren Muhamamdiyah (MBS Klaten), wisuda tahfid se Jawa yang diikuti limaribuan santri tingkat dasar dan menengah di Graha Bungkarno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah.
Kedatangan Mendikdasmen di sambut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten, Iskak Sulistya, Mudir MBS, H.M Fachrudin Sasmita LC dan jajaran civitas ponpes, para santri dan wali yang hadir dalam kegiatan dakwah dalam menguatkan MBS Klaten sebagai pesantren para pencinta alqur,an tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi atas sumbangsih yang diberikan MBS Klaten, yang telah berkontribusi penting dalam melahirkan para hafidz dan hafidzah, hadir ditengah masyarakat dengan akhlaq yang qur’ani, yang dapat ikut membantu menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan di Indonesia”, Kata Profesor Abdul Mut’i.
Diakui hingga saat ini berbagai bentuk kekerasan di dunia pendidikan sejauh ini masih terjadi, dari berbagai level dan jenis pendidikan. Hal inilah yang menjadi keprihatinan dan menjadi prioritas untuk dapat diselesaikan dengan sinergitas seluruh elemen masyarakat termasuk pendidikan pesantren seperti di MBS Klaten ini.
“Bahkan sebelum ke Klaten saja, saya mendapatkan mendapatkan kiriman video adanya kekerasan dari mantan diplomat senior, memang masih banyak persoalan di dunia pendidikan kita”,ucap Mendikdasmen.

Mudir MBS Klaten, H.M. Fachrudin Sasmita menerangkan jika Festival Al-Qur’an 6 ini diikuti sekitar 5.400 peserta dari tingkat dasar dan menenagah. Dari Jumlah tersebut panitia melakukan seleksi dan mengambil dua ribu peserta untuk dilakukan wisuda tahfidz pada hari ini.
“Alhamdulillah Mendikdasmen bisa menghadiri kegiatan puncak Festival Al-Qur’an ini sebagai penyemangat bagi kami kedepan bagaimana kegiatan ini semkain banyak melahirkan para hafidz hafidzah, sebagai generasi yang berakhlaq qur’ani”,terangnya.
Mudir juga meengaskan jika Al-Qur’an berperan krusial sebagai fondasi utama pendidikan karakter melalui penanaman nilai-nilai moral, etika, dan keteladanan yang bersumber dari wahyu. Melalui metode membaca, mentadabburi, mengamalkan, dan mengajarkannya, Al-Qur’an membentuk pribadi Qur’ani yang beradab, berintegritas, dan bertauhid,
“Kami civitas MBS Klaten terus berkomitmen mendukung Kebikjakan Kemendikbud terkait pengautan karakter melalui pendidikan di pesantren, di MBS para santri akan didikd menjadi generasi yang berakhlak mulia, berilmu, mandiri dan berprestasi”,pungkasnya. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
