Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » ‘Aisyiyah Prihatin Maraknya Kasus Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan, Perlindungan Korban Dipertanyakan!

‘Aisyiyah Prihatin Maraknya Kasus Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan, Perlindungan Korban Dipertanyakan!

  • account_circle Redaksi SieradMU
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sieradmu.com Yogyakarta – Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak yang belakangan terungkap, termasuk yang terjadi di lingkungan pendidikan termasuk pondok pesantren. Kasus-kasus ini menjadi alarm serius bahwa ruang yang seharusnya menjadi tempat aman bagi tumbuh kembang anak justru dapat menjadi celah terjadinya kekerasan yang melanggar hak dasar anak dan mengancam masa depan anak. Pendidik yang seharusnya menjadi pelindung justru memanfaatkan posisinya untuk melakukan kekerasan seksual.

Ketua Majelis Hukum dan HAM PP ‘Aisyiyah, Henni Wijayanti, mengungkapkan “Dalam banyak kasus, tindak kekerasan pada anak dilakukan oleh orang-orang terdekat atau pihak yang memiliki relasi kuasa terhadap anak, sehingga menempatkan anak dalam posisi rentan dan sulit untuk menyampaikan apa yang dialaminya.” Padahal, imbuhnya, keluarga maupun lembaga pendidikan semestinya menjadi ruang aman yang menjamin perlindungan dan kesejahteraan anak, bukan justru menjadi tempat terjadinya kekerasan.

Menurut Henni, setiap anak berhak tumbuh dan belajar dalam lingkungan yang aman, bermartabat, dan bebas dari ancaman kekerasan seksual. “Ketika kekerasan justru terjadi di lingkungan terdekat, termasuk lembaga pendidikan, maka kita sedang menghadapi persoalan serius yang harus ditangani secara menyeluruh dan tegas,” ujarnya.

Henni, menambahkan bahwa lembaga pendidikan perlu memastikan adanya sistem perlindungan anak yang kuat dan dijalankan secara konsisten. Hal ini mencakup penyusunan serta penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) perlindungan anak dari kekerasan, komitmen kelembagaan yang jelas, dan panduan perilaku bagi seluruh pengelola dan tenaga pendidik, serta standar layanan penanganan yang berpihak kepada korban apabila terjadi kekerasan seksual.

“Perlindungan anak tidak cukup hanya menjadi slogan. Harus ada kebijakan internal yang konkret, mekanisme pencegahan yang jelas, serta sistem respons yang cepat dan berpihak pada korban ketika terjadi kasus,” tambahnya.

PP ‘Aisyiyah juga menegaskan pentingnya implementasi berbagai kebijakan nasional yang telah menjadi payung hukum perlindungan korban, termasuk Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Pemerintah dan aparat penegak hukum didorong untuk bertindak tegas terhadap pelaku serta memastikan proses hukum berjalan adil tanpa mengabaikan kepentingan terbaik bagi anak.

Dalam penanganan kasus, pendekatan yang digunakan harus berlandaskan pada hak dan perlindungan khusus anak. Sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 59A Undang-Undang Perlindungan Anak. Disebutkan bahwa anak korban kekerasan berhak memperoleh penanganan secara cepat, pendampingan psikososial, bantuan sosial, serta perlindungan dan bantuan hukum.

Selain itu, anak korban juga harus dijamin keberlanjutan pendidikannya serta mendapatkan perlindungan atas identitas dirinya agar terhindar dari stigma dan dampak sosial yang lebih luas. Siti Kasiyati dari Posbakum ‘Aisyiyah Jawa Tengah menjelaskan bahwa ‘Aisyiyah terus berupaya hadir melalui layanan bantuan hukum dan pendampingan bagi korban maupun keluarga.

“Pendampingan terhadap anak korban tidak cukup hanya pada proses hukum. Anak membutuhkan dukungan psikososial, rasa aman, serta pemulihan agar dapat kembali menjalani kehidupannya dengan baik,” ujar Kasiyati. Di sinilah menurut Kasiyati, pentingnya terjalin kolaborasi antara keluarga, sekolah, pendamping hukum, dan masyarakat.

Lebih lanjut, Kasiyati menyampaikan bahwa melalui Posbakum ‘Aisyiyah, organisasi berupaya memperkuat langkah-langkah pencegahan melalui edukasi perlindungan anak, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penyediaan layanan konsultasi dan pendampingan bagi korban kekerasan. “Pendampingan bagi korban dan keluarganya juga penting, agar jangan sampai ada pihak yang mengintimidasi bahkan mengancam korban maupun keluarga sehingga laporan dicabut,” ucap Kasiyati.

Kasiyati juga mendorong terbangunnya lingkungan aman bagi anak, lingkungan yang peduli dan tidak mentoleransi kekerasan dalam bentuk apa pun, dan ketika kasus terjadi korban harus segera mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang utuh. (nur)

  • Penulis: Redaksi SieradMU

Rekomendasi Untuk Anda

  • PADes Melejit, Bumdes Bersama Pemdes Sidowayah Berikan THR Ribuan Warga Jelang Lebaran

    PADes Melejit, Bumdes Bersama Pemdes Sidowayah Berikan THR Ribuan Warga Jelang Lebaran

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Menarik perhatian publik, Pemerintah Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah membagikan tunjangan hari raya (THR) kepada warganya di Gedung Serbaguna Desa Sidowayah pada Rabu (11/3/2026). Kepala Desa Sidowayah, Mujahid Jaryanto mengatakan sesuai dengan hasil keputusan musdes  bantuan menyasar kepada seluruh penduduk desa yang usianya sudah mencapai minimal 17 tahun. Setiap […]

  • MA CNWK, Amal Usaha YJH Klaten Direncanakan Akan Diresmikan Bupati Besok

    MA CNWK, Amal Usaha YJH Klaten Direncanakan Akan Diresmikan Bupati Besok

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo besok (22/8/2025), direncanakan akan meresmikan Madrasah Aliyah Cendekia Nashirul Wasathiyyah (MA CNWK) yang merupakan pengembangan amal usaha Yayasan Jamah Haji (YJH) Klaten. Persiapan peresmian MA CNWK hingga Jum’at siang sudah hampir 100 %, bersamaan dengan momentum ini orang tua atau wali santri juka akan melakukan penjengukan perdana […]

  • Jokowi Masih Jadi Magnet Besar di Klaten, Ada Pertemuan Kusus Dengan Luthfi-Yasin dan Yoga-Sova

    Jokowi Masih Jadi Magnet Besar di Klaten, Ada Pertemuan Kusus Dengan Luthfi-Yasin dan Yoga-Sova

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Presiden Republik Indonesia Ke-7, Joko Widodo ikut mendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Ahmad Luthfi dan Tajyasin Maimun ikut menyapa ribuan warga Kabupaten Klaten, Jum’at (22/11/2024). Sebelumnya Jokowi sempat bertemu dan memberikan dukungan untuk Calon B upati dan Wakil Bupati Klaten nomor urut 1, Yoga Hardaya dan Sova Marwati. Beredar di […]

  • Buka Festival Gejog Lesung, Bupati Klaten Ajak Masyarakat Lestarikan Kesenian Tradisional

    Buka Festival Gejog Lesung, Bupati Klaten Ajak Masyarakat Lestarikan Kesenian Tradisional

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten –  Sebanyak 22 peserta meriahkan Festival Gejog Lesung yang dibuka Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, Sabtu (23/8/2025). Gejog Lesung ini telah mendapatkan pengakuan HAKI dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia. “Gejog lesung bukan sekadar atraksi seni, tetapi juga sarana untuk mengingatkan generasi muda bahwa […]

  • Bantu Branding UMKM, SMK Muhammadiyah 2 Jatinom Pamerkan Puluhan Hasil Karya Siswa DKV

    Bantu Branding UMKM, SMK Muhammadiyah 2 Jatinom Pamerkan Puluhan Hasil Karya Siswa DKV

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – SMK Muhammadiyah 2 Jatinom menggelar hasil karya siswa Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dalam rangka Uji Kompetensi Semester Akhir, Jum’at (20/6/2025). Kegiatan ini bagian dari upaya sekolah memberikan dukungan untuk pengembangan UMKM di Jatinom dan sekitarnya. Sebelumnya , sekolah menugaskan setiap siswa secara individu maupun kelompok bertugas membantu membranding usaha kecil menengah […]

  • Pertemuan Dua Pimpinan Ormas Islam di Yogyakarta, Bicarakan Kondisi Kebangsaan

    Pertemuan Dua Pimpinan Ormas Islam di Yogyakarta, Bicarakan Kondisi Kebangsaan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Yogyakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menerima silaturahmi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf pada Rabu (20/8) di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta. Haedar menerangkan bahwa pertemuan ini merupakan silaturahmi antara PP Muhammadiyah dengan PBNU. “Selama ini  PP Muhammadiyah dengan PBNU sudah sering bertemu untuk saling bersilaturahmi, […]

expand_less