Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Merefleksi HPN 2025, Haedar Nashir, Pers Bukan Menjadi Alat Pragmatis Semata

Merefleksi HPN 2025, Haedar Nashir, Pers Bukan Menjadi Alat Pragmatis Semata

  • account_circle Redaksi SieradMU
  • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
  • visibility 422
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sieradmu.com Yogyakarta – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan Selamat atas Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari 2025. Peringatan tersebut dimaknai sebagai  wujud penghargaan atas peran pers dalam mencerdaskan bangsa dan menjaga demokrasi Indonesia.

Pers Indonesia menurut Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan  menyampaikan   informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta  data  dan   grafik  maupun  dalam  bentuk  lainnya  dengan  menggunakan  media  cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir pada Sabtu (8/2) mengatakan bahwa kemerdekaan  pers  adalah  salah  satu  wujud  kedaulatan  rakyat  yang  berasaskan  prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum (Pasal 2).

Pers    nasional    mempunyai    fungsi    sebagai    media    informasi,  pendidikan,  hiburan, dan kontrol sosial (Pasal 3).  Pers  nasional  berkewajiban memberitakan peristiwa dan      opini  dengan  menghormati  norma-norma  agama  dan  rasa  kesusilaan  masyarakat  serta  asas  praduga  tak bersalah (Pasal 5).

Pers nasional melaksanakan peranannya sebagai berikut : a. memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui;  b. menegakkan  nilai-nilai  dasar  demokrasi,  mendorong  terwujudnya  supremasi  hukum,  dan Hak Asasi Manusia, serta menghormat kebhinekaan; c. mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar; d.   melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum; e. memperjuangkan keadilan dan kebenaran (Pasal 6).

Karenanya, Haedar menekankan dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini seluruh insan dan institusi pengelola pers atau media massa merefleksikan kaidah-kaidah normatif dan imperatif tersebut untuk dijadikan acuan dan implementasi di dunia pers.

Bersamaan dengan itu, Haedar menyampaikan beberapa point yang perlu direfleksikan. Pertama, pers nasional saat ini diharapkan betul-betul menjalankan fungsinya secara untuh dan komprehensif bukan semata-mata fungsi kontrol sosial tetapi juga edukasi dan menyajikan informasi yang objektif, adil, mencerahkan, dan mencerdaskan bangsa.

Dengan makin bebasnya ekosistem pers maka diharapkan tetap menjunjungtinggi kebenaran, kebaikan, dan nilai-nilai luhur kehidupan. Seraya menjauhi hoaks, provokasi, menebar kebencian dan permusuhan, serta hal-hal yang meluruhkan martabat, kebaikan, dan persatuan bangsa.

“Azas cover both side mesti dipegang teguh seraya dikembangkan penyajian informasi yang memberi banyak pandangan agar tidak bersifat tendensius dan monolitik,” tegas Haedar.

Kedua, pers nasional dalam usaha mencerdaskan bangsa diharapkan memberikan edukasi yang objektif, berbasis pengetahuan, dan memberi kesempatan kepada seluruh warga untuk menyerap informasi secara demokratis.

“Berilah rakyat informasi yang lengkap dan sudut pandang dari berbagai aspek, sehingga tidak menimbulkan bias dan opini yang monolitik di hadapan rakyat. Rakyat berhak untuk memilah dan memilih informasi yang disajikan secara objektif, berimbang,  dan demokratis. Hindari pencampuradukan fakta dan opini lebih-lebih yang bersifat tendensius dan hanya bersandarkan pada satu sudut pandang. Hargai pilihan-pilihan baik kelompok-kelompok masyarakat secara bermartabat tanpa dihakimi sepihak sebagai wujud menghargai prinsip demokrasi,” tegas Haedar.

Ketiga, pers nasional sebagai pilar demokrasi diharapkan tetap menjadi penjaga demokrasi dan berperan aktif dalam proses konsolidasi demokrasi Indonesia. Selain tetap konstruktif dan kritis dalam menyikapi kebijakan-kebijakan negara, diharapkan pers nasional ikut menciptakan budaya demokrasi yang moderat serta berbasis pada nilai-nilai luhur Pancasila, Agama, dan Kebudayaan Bangsa.

“Demokrasi yang menjadi rujukan adalah  Pancasila khususnya pasal 4 yakni  Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, Bukan demokrasi liberal yang sebebas-bebasnya tanpa keterikatan pada nilai dan sistem kehidupan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur Haedar.

Keempat, khusus media sosial dan digital sebagai media baru dalam kehidupan pers dan ekosistem nasional diharapkan tetap menjunjungtinggi nilai dan etika luhur yang hidup di tubuh bangsa yaitu Pancasila, Agama, dan Kebudayaan Bangsa.

“Media digital dan teknologi Artificial Intelligence (AI) tidak disalahgunakan untuk kepentingan-kepentingan yang merugikan kepentingan umum termasuk untuk menebar keresahan, penipuan, pemerasan, dan merusak martabat orang lain. Kembangkan mekanisme self-editing yang seksama sebelum informasi dan segala bentuk sajian diangkat ke ruang publik. Pergunakan kedua media baru tersebut untuk memajukan kehidupan dan keadaban bangsa,” jelas Haedar.

Kelima, dengan semakin masifnya perkembangan media digital dan media sosial maka meda cetak dan media konvensional lainnya semakin terancam keberadaannya. Seluruh pihak diharapkan tetap menjaga keberadaan dan keberlangsungan media cetak dan media konvensional sebagai bagian dari menjaga kebudayaan universal. Relasi sosial yang bersifat verbal dan langsung juga masih diperlukan dalam kehidupan masyarakat, bangsa, dan antar bangsa untuk menjaga keberadaan manusia sebagai Homo Sapiens.

“Manusia dengan segala relasinya tidak dapat sepenuhnya dibentuk secara instrumental serta digantikan oleh teknologi digital, AI, dan alat mesin lainnya karena kedudukannya sebagai insan ciptaan Tuhan yang terbaik (fi ahsan at-taqwim) dan khalifah di muka bumi (khalifat fi al-ardl) yang melekat dengan sunatullah kehidupan,” tutur Haedar.

Terakhir, Haedar berpesan bahwa pers sebagai media massa sejatinya merupakan media kebudayaan yang berbasis dan berorientasi pada pengembangan sistem pengetahuan kolektif manusia dalam kehidupan bersama, termasuk dalam kehidupan berbangsa dan antarbangsa.

Karenanya pers nasional mesti menjaga nilai dan pengetahuan adiluhung tentang kebenaran, kebaikan, dan etika kehidupan yang utama. Pers bukan media yang menjadi alat pragmatis semata, apalagi menjadi alat kepentingan politik dan ekonomi yang tidak sejalan dengan kepentingan luhur kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan berkehidupan di ranah global. Manusia dan bangsa tidak hanya memerlukan kebenaran, kebaikan, dan keutamaan hidup secara profan belaka tetapi juga dimensi yang sakral dan transenden sebagaimana diajarkan agama-agama.

“Apalagi bila kebenaran yang disajikan bersifat parsial dan memuat kepentingan-kepentingan pragmatis tertentu. Manusia memerlukan nilai-nilai luhur kehidupan yang bersifat Ilahiah yang niscaya dihormati dalam sistem kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan ranah kemanusiaan universal,” tutup Haedar. (Nur)

  • Penulis: Redaksi SieradMU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solid, Gilran Gerindra Klaten Deklarasi Dukungan Untuk Sudaryono Maju Pilgub Jateng

    Solid, Gilran Gerindra Klaten Deklarasi Dukungan Untuk Sudaryono Maju Pilgub Jateng

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Dukungan terhadap Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono untuk memenangkan Pilgub Jawa Tengah 2024 terus mengalir. Kali ini, giliran DPC Gerindra Kabupaten Klaten berdeklarasi, Kamis (4/4/2024) di salah satu rumah makan yang berada di Kecamatan Klaten Tengah, Klaten. Dalam deklarasi memenangkan Sudaryono, DPC Gerindra Kabupaten Klaten menghadirkan seluruh pimpinan, perwakilan seluruh […]

  • Milad IGRA ke-23, Bupati Klaten Apresiasi Kiprah Para Guru Dalam Mendidik Anak di Era Global

    Milad IGRA ke-23, Bupati Klaten Apresiasi Kiprah Para Guru Dalam Mendidik Anak di Era Global

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Klaten sukses menyelenggarakan Puncak Milad IGRA ke-23 di Gedung Sunan Pandanaran, Jalan Pemuda, Kecamatan Klaten Tengah pada Rabu (29/11/2025). Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi kontribusi para guru RA dan BA dalam mencerdaskan bangsa. Acara yang mengusung tema “Memperkokoh dan Memperluas Kiprah Organisasi […]

  • Semarak Ramadhan 1445 H, Pemkab Klaten Mulai Gelar Tarawih Keliling

    Semarak Ramadhan 1445 H, Pemkab Klaten Mulai Gelar Tarawih Keliling

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Pemerintah Kabupaten Klaten pada Ramadan 1445 Hijriyah menyelenggarakan Sholat Tarawih Keliling (Tarling) perdana di Rumah Dinas Bupati Klaten, (13/03/2024). Diikuti oleh Forkopimda, Sekda Klaten, Asisten,Staf Ahli,Kepala OPD beserta istri, Camat, Kepala Sekolah, Pimpinan Organisasi Agama, Direktur BUMD, dan ASN di lingkungan Kabupaten Klaten. Pelaksanan Tarling selain Sholat Isya’, Tarawih, dan Witir juga […]

  • Puncak Harlah ke-22 IGRA Berlangsung Semarak, BeginiHarapan Kemenag Klaten

    Puncak Harlah ke-22 IGRA Berlangsung Semarak, BeginiHarapan Kemenag Klaten

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 915
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Flash mob tari reresik yang diperankan 900 lebih guru RA, BA mewarnai puncak perayaan hari lahir (HARLAH) IGRA ke-22, Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Klaten di Gedung Sunan Pandanaran, komplek RSPD Klaten pagi tadi (9/11/2024). Perayaan harlah ke-22 ini, IGRA Klaten mengusung tema Bergerak Menuju IGRA yang Transformatif, Adaptif, […]

  • Serahkan Alsintan Bantuan Presiden, Ketua DPC Gerindra Klaten Ungkap Kebijakan Yang Untungkan Petani

    Serahkan Alsintan Bantuan Presiden, Ketua DPC Gerindra Klaten Ungkap Kebijakan Yang Untungkan Petani

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Sebanyak delapan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Klaten menerima bantuan alat mesin pertanian yang yang disalurkan Ketua DPC Partai Gerindra di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan kabupaten setempat pada (Kamis/25/6/2026). Dalam serah terima alsintan tersebut Ketua DPC Partai Gerindra, Hariyanto didampingi, Sekretaris DPC Partai Gerindra , Muklis Feby Anggono,  Bendahara, […]

  • PDI P, PKS dan Gerindra Teken MoU Untuk Memenangkan Pilkada Klaten, Nama Calon Belum Dimunculkan!

    PDI P, PKS dan Gerindra Teken MoU Untuk Memenangkan Pilkada Klaten, Nama Calon Belum Dimunculkan!

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 878
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Strategi pemenngan Pilkada Klaten dilakukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP setempat dengan menggandeng dua partai besar yakni Partai Keadilan Sejahter dan Partai Gerindra. Meski telah dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman dengan kedua partai tersebut, namun bakal calon bupati yang diudung PDI P belum dimunculkan. Informasi yang dihimpun, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Klaten […]

expand_less