MPI PDM Klaten Produksi Program Podcast Edisi Kedua, Lokasi Syuting di Kandang Kerbau !
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
- visibility 363
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Delanggu – Majelis Pustaka dan Informasi, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten melanjutkan program podcast, pada edisi kedua kali ini mengupas tentang program pemberdayaan masyarakat yang sempat menjadi energi kebangkitan pasaca pandemi covid-19 lima tahun lalu melalui konsep pemberian hewan ternak, srengenge tumiyung.
Podcast edisi dua yang dipandu Ketua MPI PDM Klaten, Drs.H. Sunarto.M.Hum ini berada di kandang kebo, markas srengenge tumiyung, tempat pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat pengembangan ternak entok, dengan menhadirkan nara sumber . Haji Dwi Wignyo Mulyono, inisiator Program Srengenge Tumiyung, salah satu kader persyarikatan di dukuh Tlobong Desa Karang Kecamatan Delanggu, Klaten, Jawa Tengah.
“Berawal dari budidaya lima ekor entok betina dan satu pejantan,budidaya ternak ini beranjak mulai menuai hasil dimana setiap ekor entok betina bisa mengasilkan 8-12 anak entok, dari sinilah mulai ada upaya untuk memberikan sepasang entok kepada calon penerima manfaat yang berminat untuk budidaya entok dirumahnya masing-masing”,kata Haji Dwi Wignyo Mulyono, Jum’at (14/3/2025).

Sebelum diserahkan kepada penerima manfaat, terlebih dahulu dilakukan screaning calon penerima program ternak entok gratis ini utamanya komitmen untuk memelihara dan mengembangkan tidak untuk sekedar konsumsi.
“Kami selalu membuat perjanjian sebelum diserahkan agar pengelola sanggup untuk memelihara atau tidak dijual atau disembelih untuk kepentingan konsumtif, hanya saja kami hanya modal kepercayaan kepada penerima manfaat karena tidak dapat mengawasi secara langsung”,ucapnya.
Dijelaskan, sejak dimulai ternak pada awal pasca pandemic covid-19 tahun 2020 lalu sampia sekarang sudah menghasilkan hampir seribua anak entok dan sebagaian sudah kita serahkan kepada ratusan penerima manfaat di Delanggu dan sekitarnya.
“Yang paling jauh ada penerima dari Kabupaten Gunung KIdul, Sukoharjo dan sekitar Kabupaten Klaten, sesuai dengan komitmen saya, harapannya program ini dapat membantu mereka dari sisi ekonomi, memberikan penghasilan tambahan dengan beternak entok”,jelasnya.
Ketua MPI PDM Klaten, Drs. H. Sunarto,M.Hum sebagai pemandu program podcat ini juga mendorong eksistensi program pemberian sepasang entog kepada masyarakat mellaui program srengege tumiyung ini .
“Ini salah satu bentuk kesalehan sosial yang dimilki inisiator bagaimana menciptakan program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, membantu dalam hal penguatan ekonomi ummat dengan beternak entok”,ujarnya.
- Penulis: Redaksi SieradMU
