Lepas 364 Lulusan, SMA Muhammadiyah 1 Klaten Fokus Pemenuhan Standarisasi International Class Program
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – SMA Muhammadiyah 1 Klaten hari ini (19/5/2026) melepas 364 siswa yang telah menyelesaikan masa pembelajaran di sekolah setempat, Wisuda dan Pelepasan dilakukan di Graha Bung Karno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten.
Wakil Kepala SMA Muhammadiyah 1 Klaten, Heru Siswanto menjelaskan dari 364 lulusan yang diwisuda Tidak hanya sekedar lulus saja,para siswa sebagian juga telah diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri, banyak prestasi diraih dan para lulusan .
“Untuk serapan lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta juga mengalami peningkatan, hal ini menunjukkan adanya peran aktif dari para siswa kelas XII, para guru dan keberlangsungan pembimbingan bagai para siswa di SMA Muhammadiyah 1 Klaten”,katanya, Selasa.
Heru berharap dengan banyaknya prestasi yang diraih maka kepercayaan masyarakat kepada sekolah terus meningkat.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Klaten, Sri Yono menerangkan , untuk mengimplementasikan kepercayaan sebagai sekolah peraih predikat unggul utama, yang diberikan Mejelis Dikdasmen PNF PP Muhamamdiyah saat ini SMA Muhammadiyah 1 Klaten terus melakukan berbagai upaya dengan mempersiapkan program internasional dan Program Kelas Internasional (ICP).
“Untuk peningkatan layanan dan mutu pendidikan dengan peluncuran program internasional (PI) “Double Track Internasional Program in Germany” kerjasama dengan Matahari Global Edu (MGE). Melalui program ini lulusan punya peluang melanjutkan kuliah di luar negeri melalui program Double Track Internasional Program in Germany”. Program ini berfokus pada peningkatan mutu pendidikan Muhammadiyah agar berorientasi internasional”,terangnya.
Sementara untuk program ICP menurutnya, SMA Muhammadiyah 1 Klaten telah merencanakan peningkatan standar internasional yang membutuhkan perencanaan matang, berbagai persiapan telah dilaksanakan outputnya lulusan program ICP di SMA Muhammadiyah 1 Klaten minimal telah menguasai Bahasa Inggris level B1.
“Tentunya kita emmbutuhkan guru dengan level,B2, setelah persiapan SDM baru diikuti dengan pemenuhan sarana prasarana penunjang pembukaan kelas ICP, baru nanti kita melakukan seleksi siswa yang masuk ICP dengan berbagai persyaratan kemampuan yang harus dipenuhi”,ucap Sriyono.
Ketua Mejalis Dikdasmen PNF, PDM Klaten, Wahono dalam kesempatan tersebut mendorong peningkatan mutu pendidikan di SMA Muhamamdiyah 1 Klaten sebagai sekolah unggulan dengan standarisasi yang harus segera dipenuhi.
“Standarisasi sekolah unggulan di Muhammadiyah adalah penggabungan antara Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan kekhasan nilai-nilai Islam Muhammadiyah. Sekolah unggulan di Muhammadiyah tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga penanaman karakter spiritual dan kemandirian dengan pemenuhan beebrapa pilar utama seperti kurikulum dan ciri khusus, standar mutu akademik da prestasi , pendidikan dan tenaga kependidikan, sarana prasarana serta manajemen sekolah dan kemandirian”,ujarnya. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
