Resmi Ditutup, Tahun Ini Perdana Siswa Baru Kelas Internasional SMP Muhammadiyah 1 Klaten Ikuti MPLS dan Fortasi
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 28
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – SMP Muhammadiyah 1 Klaten secara resmi telah menutup Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 dan Forum Ta’aruf dan Silaturahmi (Fortasi ) tahun ajaran 2026/2027 setelah berlangsung selama lima hari. Penutupan ini sekaligus mengakhiri masa adaptasi peserta didik baru termasuk para siswa yang akan menempuh International Class Program (ICP).
Penutupan MPLS dan Fortasi dilakukan dengan pelepasan tanda peserta yang diwakili dua siswa baru oleh Kepala SMP Muhammadiyah 1 Klatan, Harjana .
Deni Ariyansyah Ketua PKS Bidang Kurikulum mengatakan jumlah peserta didik baru pada tahun ajaran ini tercatat 161 siswa dan terus mengalami peningkatan Kondisi itu dinilai menjadi sinyal positif terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
“Dari 161 siswa baru yang mengikuti MPLS dan Fortasi tahun ajaran 2026/2027 sebanyak satu kelas merupakan perintisan International Class Program (ICP) yang dimulai tahun ini di SMP Muhammadiyah 1 Klaten”,katanya, Jum’at (17/7/2026).
Menurutnya Selama lima hari mengikuti MPLS dan Fortasi para siswa baru mendapatkan materi diantaranya mengenai kurikulum, pengenalan lingkungan sekolah, kampanye anti bullying. Untuk kegiatan fortasi para siswa mendapatkan materi pengenalan terkait keislaman, kemuhammadiyahan, al-islam, kepemimpinan dan lainnya.
“Kampanye anti-bullying di sekolah dilaksanakan bertujuan utama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh warga sekolah
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Klaten Harjana mengungkapkan, Tujuan utama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tingkat SMP adalah membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan baru, mengenalkan fasilitas dan tata tertib sekolah, serta menggali potensi diri siswa. MPLS juga bertujuan menumbuhkan karakter positif dan mencegah perundungan sejak dini.
“Harapan utama bagi siswa baru setelah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS/Fortasi) 2026 adalah tumbuhnya generasi Islami yang unggul dalam akhlak mulia (karakter) sekaligus berprestasi dalam lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perundungan dengan materi yang telah disamapikan melalui kegiatan MPLS dan Fortasi ini”,ungkapnya.
Dijelaskan, SMP Muhammadiyah 1 Klaten merupakan lembaga pendidikan tingkat pertama yang berkomitmen menyelenggarakan pendidikan holistik berbasis nilai-nilai Islam, ilmu pengetahuan, dan teknologi untuk membentuk generasi yang unggul dan berkemajuan. Atas berbagai prestasi dan inovasi yang dilakukan, SMP Muhammadiyah 1 Klaten terus menguatkan diri sebagai sekolah rujukan dengan membuka program ICP ( international Class Program ).
“Pembukaan International Class Program (ICP) yang kita mulai tahun ini dilaksanakan untuk mencetak generasi unggul yang memiliki daya saing global, menguasai literasi bahasa internasional, dan memiliki pemahaman sains yang kuat, semuanya tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan akhlak Islami dalam rangka menghadapi tantangan zaman”,jelasnya. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
