Napak Tilas, PRM Sentono Kunjungi Tempat Bersejarah Lahirnya Persyarikatan
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
- visibility 196
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Yogyakarta – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sentono Cabang Ceper menyelenggarakan kegiatan “Napak Tilas Nang Nyogjo” yang diikuti oleh 15 Pimpinan Harian PRM setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan kompetensi pimpinan sekaligus memperkaya wawasan sejarah serta budaya Muhammadiyah.
Kegiatan yang mengusung tema “Napak Tilas Nang Nyogjo” tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah dan strategis, yaitu Gedung Suara Muhammadiyah, Langgar Kidoel KH Ahmad Dahlan, Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, serta Museum Muhammadiyah.
Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PRM Sentono, M. Halim Kusuma, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan kunjungan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran dan penguatan organisasi.
“Kegiatan Napak Tilas Nang Nyogjo ini menjadi bagian dari ikhtiar PRM Sentono untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi para pimpinan. Melalui kunjungan ke berbagai situs dan pusat sejarah Muhammadiyah, kami berharap peserta dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai perjalanan, pemikiran, dan kontribusi Muhammadiyah,” katanya, Jum’at (17/7/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut juga memiliki dimensi literasi sejarah dan budaya. Dengan memahami sejarah perjalanan Muhammadiyah, para pimpinan diharapkan dapat semakin memahami nilai-nilai perjuangan, tradisi intelektual, serta semangat dakwah yang menjadi fondasi gerakan Muhammadiyah.
Selain aspek penguatan kapasitas dan literasi sejarah, “Napak Tilas Nang Nyogjo” juga menjadi momentum refreshing dan penguatan kebersamaan bagi anggota PRM Sentono. Interaksi yang dibangun dalam suasana yang lebih santai diharapkan dapat memperkuat komunikasi, soliditas, dan sinergi antaranggota.
“Kami ingin kegiatan ini memberikan pengalaman yang utuh. Ada unsur penguatan kompetensi pimpinan, literasi sejarah dan budaya, sekaligus refreshing bagi anggota. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, para pimpinan dan anggota PRM Sentono semakin solid, memiliki wawasan yang lebih luas, serta semakin termotivasi untuk berkontribusi dalam mengembangkan dakwah dan gerakan Muhammadiyah,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, PRM Sentono menegaskan komitmennya untuk terus membangun kapasitas sumber daya manusia, memperkuat pemahaman terhadap sejarah dan budaya Muhammadiyah, serta menciptakan ruang kebersamaan yang produktif bagi seluruh anggotanya demi terwujudnya Ranting Sentono sebagai PRM Unggulan, tambah Abdurrohim selaku Ketua PRM Sentono. (Fath)
- Penulis: Redaksi SieradMU
