Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » ‘Aisyiyah Kembangkan Modul Pendidikan Kespro untuk Usia PAUD dan Pendidikan Dasar, Ini Tujuannya !

‘Aisyiyah Kembangkan Modul Pendidikan Kespro untuk Usia PAUD dan Pendidikan Dasar, Ini Tujuannya !

  • account_circle Redaksi SieradMU
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 682
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sieradmu.com Yogyakarta — Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah bersama Program Inklusi ‘Aisyiyah menggelar Workshop Penyusunan Modul Kesehatan dan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) bagi Anak Usia PAUD dan Pendidikan Dasar pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan unsur kesehatan, pendidikan, psikolog, pemerintah, serta praktisi pendidikan anak usia dini.

Workshop ini menjadi langkah awal penyusunan panduan edukasi kesehatan reproduksi yang ramah anak sekaligus upaya memperkuat perlindungan anak sejak usia dini melalui materi kespro yang tepat.

Koordinator Program Inklusi ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi perlu dimulai sejak jenjang PAUD dan pendidikan dasar. Menurutnya, tingginya kasus kekerasan terhadap anak menjadi alasan penting hadirnya panduan edukasi yang sistematis.

“Pendidikan kespro penting dimulai dari PAUD dan pendidikan dasar karena kita melihat kasus kekerasan cukup banyak dan anak-anak kita penting memahami isu HKSR ini,” ujarnya.

Ia berharap modul yang disusun tidak hanya menjadi dokumen, tetapi menjadi model pembelajaran yang dapat diterapkan secara luas melalui pelatihan guru. “Harapannya panduan ini akan menjadi modeling, di mana kita akan melakukan pelatihan pada guru-guru agar memiliki kompetensi edukasi HKSR, baik masuk dalam kurikulum maupun terintegrasi dalam pembelajaran,” tambahnya.

Tri Hastuti juga menekankan potensi besar jaringan pendidikan ‘Aisyiyah dalam implementasi program ini. “Ini langkah awal yang sangat bagus. Kita punya kekuatan sekitar 20 ribu PAUD, kemudian SD, dan SMP. Modeling ini bisa kita lakukan di sekolah Muhammadiyah maupun ‘Aisyiyah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Kesehatan PP ‘Aisyiyah, Warsiti, menyampaikan bahwa workshop ini bukan sekadar penyusunan modul, tetapi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem perlindungan anak melalui pendidikan kesehatan reproduksi.

Ia menjelaskan bahwa edukasi kespro harus dimulai sejak usia dini agar tidak terdapar siklus ya g terlewati. “Kesehatan reproduksi sering kali baru diberikan pada remaja, padahal terdapat siklus perkembangan anak yang terlewat jika pendidikan tidak dimulai sejak usia dini.”

Menurut Warsiti, memberikan edukasi kespro pada anak usia PAUD bukan hal yang mudah, akan tetapi melalui forum diskusi ini diharapkan dapat menemukan formula atau model edukasi kespro yang tepat bagi anak usia dini.

Ia juga menyoroti tantangan di era digital ketika anak semakin mudah mengakses informasi. “Bagaimana kita memberikan informasi yang aman, benar, dan sesuai tahap perkembangan anak menjadi pekerjaan besar kita bersama,” tambahnya. Warsiti berharap upaya ini menjadi bagian dari dakwah kemanusiaan yang berdampak luas bagi generasi mendatang.

Dukungan pemerintah terhadap inisiatif tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Direktorat Bina Kesehatan Reproduksi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Sheilla Virarisca. Ia menyambut baik workshop dan menyatakan kesiapan pemerintah untuk terlibat dalam penyusunan modul.

Sheilla menjelaskan bahwa pemerintah memiliki kebijakan yang mendukung edukasi kesehatan reproduksi sejak usia dini, salah satunya melalui PP Nomor 28 Tahun 2024 yang mengatur penyelenggaraan upaya kesehatan reproduksi berbasis siklus hidup.

Menurutnya, pendekatan siklus hidup menjadi dasar program pemerintah dalam pelayanan kesehatan reproduksi. “Program kespro dilakukan melalui pendekatan siklus hidup mulai dari usia dini hingga lansia, karena setiap tahap perkembangan memiliki kebutuhan dan intervensi yang berbeda,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi anak usia dini bukan bertujuan membahas seksualitas secara dewasa. “Edukasi pada anak usia dini bukan untuk membahas seksualitas secara dewasa, melainkan memberikan pemahaman tubuh yang sehat, harga diri, dan batasan privasi,” katanya.

Sheilla juga menekankan pentingnya penggunaan istilah anatomis yang benar serta metode pembelajaran yang sesuai usia. Edukasi perlu dilakukan dengan bahasa sederhana, interaktif, dan menggunakan alat permainan edukatif.

Dalam paparannya, ia mengungkap data kekerasan terhadap anak yang masih memprihatinkan. “Sebanyak 12.338 dari 27.275 kasus kekerasan merupakan kasus kekerasan seksual pada anak,” ungkapnya.

Menurutnya, pencegahan dapat dimulai sejak dini dengan membekali anak keberanian melindungi diri. “Anak perlu diajarkan berani berkata tidak dan melaporkan kepada orang dewasa jika menghadapi situasi yang tidak aman,” tegas Sheilla.

Melalui workshop ini, PP ‘Aisyiyah berharap modul HKSR bagi anak usia PAUD dan pendidikan dasar dapat segera diuji coba dan diimplementasikan sebagai bagian dari upaya kolektif membangun generasi yang sehat, terlindungi, dan berdaya sejak usia dini. (Nur)

  • Penulis: Redaksi SieradMU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhiri Safari Ramadhan 1445 H, PCA Bayat Santuni Ratusan Anak dan Duafa

    Akhiri Safari Ramadhan 1445 H, PCA Bayat Santuni Ratusan Anak dan Duafa

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 953
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Bayat – Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Bayat Kabupaten Klaten menutup kegiatan Safari Ramadhan 1445 di Masjid At-Taqwa, Krakitan, Ahad (7/4/2024) yang dihadiri ribuan jamaah. Dalam kegiatan ini PCA Bayat menghadirkan pembicara Profesor Sukamto, Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sekaligus Ketua BPH Universitas Muhammadiyah Klaten. Ketua PCA Bayat Budi Suprapti, mengatakan bahwa kegiatan safari ramadhan putaran […]

  • Westace Casino Hrvatska bonusi 2026: kako aktivirati najbolje ponude

    Westace Casino Hrvatska bonusi 2026: kako aktivirati najbolje ponude

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Westace Casino predstavlja jednu od najuzbudljivijih opcija za online kockanje u Hrvatskoj. U 2026. godini, pruža igračima širok spektar igara, uključujući više od 11,000 certificiranih naslova, kao i atraktivne bonuse koji dodatno obogaćuju iskustvo. U ovom članku, istražit ćemo kako aktivirati najbolje ponude i iskoristiti sve prednosti koje West Ace Casino nudi kako bismo maksimalno […]

  • 5165535f69542914d5d64b75e99000e50e512074bdf1b999cb9ecb8590ece953

    5165535f69542914d5d64b75e99000e50e512074bdf1b999cb9ecb8590ece953

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    5165535f69542914d5d64b75e99000e50e512074bdf1b999cb9ecb8590ece953

  • SD Negeri 3 Drono Pamerkan Hasil Karya Siswa Berbasis Seni Budaya Hingga Pembiasaan Sikap Mental

    SD Negeri 3 Drono Pamerkan Hasil Karya Siswa Berbasis Seni Budaya Hingga Pembiasaan Sikap Mental

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 901
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Sekolah Dasar Negeri 3 Drono, Kecamatan Ngawen menggelar acara “Gelar Karya Projek Profil Penguatan Pelajar Pancasila (P5)”. di Gedung Serba Guna Dukuh Modinan, Sabtu (7/12/2024) Kegiatan ini menampilkan seluruh hasil karya seluruh siswa. Dimeriahkan penampilan produk seni budaya oleh para siswa, antara lain  tari jaranan, tari nirmala, drumband ‘Gema Nada’, dan paduan […]

  • Hebat, Mahasiawa Farmasi UMKLA  Juara Pertama Lomba Video Dokumentasi Ikmadifari

    Hebat, Mahasiawa Farmasi UMKLA Juara Pertama Lomba Video Dokumentasi Ikmadifari

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 723
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Ikatan Mahasiswa Diploma Farmasi Indonesia (Ikmadifari) mengadakan lomba dengan tema “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Lingkungan Sekolah”. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa tingkat 1 dan tingkat 2 dari Program Studi D3 Farmasi Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA). Salah satu lomba yang diadakan adalah lomba video dokumentasi. […]

  • MODEL INKUIRI, MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK

    MODEL INKUIRI, MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 1.179
    • 0Komentar

    Pendidikan merupakan suatu hal yang tidak terlepas dari kehidupan manusia. Sejak lahir bahkan sejak di dalam kandungan orang tua mulai memberikan stimulus pendidikan untuk anaknya. Pendidikan merupakan sarana penting untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menjamin keberlangsungan pembangunan suatu bangsa. Pendidikan  yang dilaksanakan dengan baik tidak terlepas dari peran guru sebagai fasilitator dalam […]

expand_less