Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » ‘Aisyiyah Kembangkan Modul Pendidikan Kespro untuk Usia PAUD dan Pendidikan Dasar, Ini Tujuannya !

‘Aisyiyah Kembangkan Modul Pendidikan Kespro untuk Usia PAUD dan Pendidikan Dasar, Ini Tujuannya !

  • account_circle Redaksi SieradMU
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 501
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sieradmu.com Yogyakarta — Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah bersama Program Inklusi ‘Aisyiyah menggelar Workshop Penyusunan Modul Kesehatan dan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) bagi Anak Usia PAUD dan Pendidikan Dasar pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan unsur kesehatan, pendidikan, psikolog, pemerintah, serta praktisi pendidikan anak usia dini.

Workshop ini menjadi langkah awal penyusunan panduan edukasi kesehatan reproduksi yang ramah anak sekaligus upaya memperkuat perlindungan anak sejak usia dini melalui materi kespro yang tepat.

Koordinator Program Inklusi ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi perlu dimulai sejak jenjang PAUD dan pendidikan dasar. Menurutnya, tingginya kasus kekerasan terhadap anak menjadi alasan penting hadirnya panduan edukasi yang sistematis.

“Pendidikan kespro penting dimulai dari PAUD dan pendidikan dasar karena kita melihat kasus kekerasan cukup banyak dan anak-anak kita penting memahami isu HKSR ini,” ujarnya.

Ia berharap modul yang disusun tidak hanya menjadi dokumen, tetapi menjadi model pembelajaran yang dapat diterapkan secara luas melalui pelatihan guru. “Harapannya panduan ini akan menjadi modeling, di mana kita akan melakukan pelatihan pada guru-guru agar memiliki kompetensi edukasi HKSR, baik masuk dalam kurikulum maupun terintegrasi dalam pembelajaran,” tambahnya.

Tri Hastuti juga menekankan potensi besar jaringan pendidikan ‘Aisyiyah dalam implementasi program ini. “Ini langkah awal yang sangat bagus. Kita punya kekuatan sekitar 20 ribu PAUD, kemudian SD, dan SMP. Modeling ini bisa kita lakukan di sekolah Muhammadiyah maupun ‘Aisyiyah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Kesehatan PP ‘Aisyiyah, Warsiti, menyampaikan bahwa workshop ini bukan sekadar penyusunan modul, tetapi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem perlindungan anak melalui pendidikan kesehatan reproduksi.

Ia menjelaskan bahwa edukasi kespro harus dimulai sejak usia dini agar tidak terdapar siklus ya g terlewati. “Kesehatan reproduksi sering kali baru diberikan pada remaja, padahal terdapat siklus perkembangan anak yang terlewat jika pendidikan tidak dimulai sejak usia dini.”

Menurut Warsiti, memberikan edukasi kespro pada anak usia PAUD bukan hal yang mudah, akan tetapi melalui forum diskusi ini diharapkan dapat menemukan formula atau model edukasi kespro yang tepat bagi anak usia dini.

Ia juga menyoroti tantangan di era digital ketika anak semakin mudah mengakses informasi. “Bagaimana kita memberikan informasi yang aman, benar, dan sesuai tahap perkembangan anak menjadi pekerjaan besar kita bersama,” tambahnya. Warsiti berharap upaya ini menjadi bagian dari dakwah kemanusiaan yang berdampak luas bagi generasi mendatang.

Dukungan pemerintah terhadap inisiatif tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Direktorat Bina Kesehatan Reproduksi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Sheilla Virarisca. Ia menyambut baik workshop dan menyatakan kesiapan pemerintah untuk terlibat dalam penyusunan modul.

Sheilla menjelaskan bahwa pemerintah memiliki kebijakan yang mendukung edukasi kesehatan reproduksi sejak usia dini, salah satunya melalui PP Nomor 28 Tahun 2024 yang mengatur penyelenggaraan upaya kesehatan reproduksi berbasis siklus hidup.

Menurutnya, pendekatan siklus hidup menjadi dasar program pemerintah dalam pelayanan kesehatan reproduksi. “Program kespro dilakukan melalui pendekatan siklus hidup mulai dari usia dini hingga lansia, karena setiap tahap perkembangan memiliki kebutuhan dan intervensi yang berbeda,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi anak usia dini bukan bertujuan membahas seksualitas secara dewasa. “Edukasi pada anak usia dini bukan untuk membahas seksualitas secara dewasa, melainkan memberikan pemahaman tubuh yang sehat, harga diri, dan batasan privasi,” katanya.

Sheilla juga menekankan pentingnya penggunaan istilah anatomis yang benar serta metode pembelajaran yang sesuai usia. Edukasi perlu dilakukan dengan bahasa sederhana, interaktif, dan menggunakan alat permainan edukatif.

Dalam paparannya, ia mengungkap data kekerasan terhadap anak yang masih memprihatinkan. “Sebanyak 12.338 dari 27.275 kasus kekerasan merupakan kasus kekerasan seksual pada anak,” ungkapnya.

Menurutnya, pencegahan dapat dimulai sejak dini dengan membekali anak keberanian melindungi diri. “Anak perlu diajarkan berani berkata tidak dan melaporkan kepada orang dewasa jika menghadapi situasi yang tidak aman,” tegas Sheilla.

Melalui workshop ini, PP ‘Aisyiyah berharap modul HKSR bagi anak usia PAUD dan pendidikan dasar dapat segera diuji coba dan diimplementasikan sebagai bagian dari upaya kolektif membangun generasi yang sehat, terlindungi, dan berdaya sejak usia dini. (Nur)

  • Penulis: Redaksi SieradMU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Natal, Polres Klaten Perkuat  Pengamanan Gereja dan Serahkan Metal Detector

    Jelang Natal, Polres Klaten Perkuat  Pengamanan Gereja dan Serahkan Metal Detector

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Menjelang perayaan natal Jajaran Polres Klaten terus memperkuat pengamanan tempat ibadah dengan melakukan sterilisasi gereja yang menjadi sasaran utama. Kapolres juga menyerahkan alat berupa metal detector kepada petugas keamanan internal. Dalam perayaan natal tahun ini, Polres Klaten memprioritaskan pengamanan di 10 tempat ibadah. Tim sterilisasi yang ditugaskan pun melakuakn penyisiran di beberapa […]

  • Persiapkan Layanan Penumpang Libur Nataru, PT KAI Daop 6 Lakukan Rampcheck Fasilitas Perkeretaapian

    Persiapkan Layanan Penumpang Libur Nataru, PT KAI Daop 6 Lakukan Rampcheck Fasilitas Perkeretaapian

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Yogyakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melaksanakan kegiatan rampcheck atau pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan fasilitas perkeretaapian. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenayamanan pada masa angkutan Libur Nataru 2026. Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan […]

  • Euforia Warga Dukuh Gudang Sumberejo Rayakan HUT Ke-80 RI, Kenakan Kostum Jadul

    Euforia Warga Dukuh Gudang Sumberejo Rayakan HUT Ke-80 RI, Kenakan Kostum Jadul

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 572
    • 0Komentar

    sieradmu.com Katen – Warga Dukuh Gudang , Desa Sumberejo , Kecamatan Klaten Selatan, mulai dari anak-anak sampai emak-emak kompak mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati HUT-RI yang ke-80, yang menyita perhatian mayoritas peserta memakai pakaian khas tempo dulu,  pada Minggu (17/8/2025). Sejak pagi pukul 08.00 WIB, para warga terlihat sudah berdatangan memadati area upacara di […]

  • Saat Hati Lelah: Nutrisi Qur’ani sebagai Penawar Kegelisahan

    Saat Hati Lelah: Nutrisi Qur’ani sebagai Penawar Kegelisahan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sieradmu.com – Tidak semua luka terlihat. Ada yang tetap tersenyum, tetap beraktivitas, bahkan berprestasi, tetapi di dalam dirinya sedang berjuang melawan kecemasan dan kelelahan yang tak terlihat. Hal ini semakin sering terjadi di tengah kehidupan kita. Tekanan untuk terus produktif, tuntutan sosial, pekerjaan ataupun di dunia Pendidikan serta paparan dunia digital membuat manusia jarang benar-benar […]

  • Safari Dakwah di Masjid Al-Iman, Daiyah Mualaf, Dewi Purnamawati Ingatkan Jamaah Akan Ancaman Pendangkalan Aqidah

    Safari Dakwah di Masjid Al-Iman, Daiyah Mualaf, Dewi Purnamawati Ingatkan Jamaah Akan Ancaman Pendangkalan Aqidah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 286
    • 0Komentar

    sieradmu.com Klaten – Ratusan jamaah mengikuti pengajian kuliah subuh yang dilaksanakan di masjid al-iman, desa jonggrangan, kecamatan klaten utara. bekerjasama dengan badan wakaf al-qur’an (BWA), pantia Ramadan dan remaja dan takmir masjid setempat menghadirkan  da’iyah yang juga mantan aktifis gereja, Ustadzah Dewi Purnamawati. Safari Dakwah BWA yang mengusung tema Hidup Berkah Bersama Al-Qur;an di masjid […]

  • Kalahkan Megawati dan Temannya, Jakarta Popsivo Polwan Juara Fase Reguler Proliga 2024

    Kalahkan Megawati dan Temannya, Jakarta Popsivo Polwan Juara Fase Reguler Proliga 2024

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 1.176
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Pontianak – Tim Voli Putri, Jakarta Popsivo Polwan akhirnya berhasil menumbangkan Jakarta BIN di akhir putaran kedua Proliga 2024 di Gor Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (23/6/2024). Banyaknya keslahan eror yang dilakukan Megawati Hangestri dan kawan kawan membuat Jakarta Popsivo Polwan menang dengan skor set 3-1 sekaligus menjadi juara di fase regular. […]

expand_less