sieradmu.com Klaten – Hingga saat ini hama sundep (penggerek batang) masih menjadi momok para petani karena dapat berpotensi 60 % sebagai penyebab gagal panen. FMC Corporation hadir memberikan solusi dengan produk insektisida yang ramah lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Agus Suryanto, Senior Brand Manager FMC Indonesia dihadapan ratusan petani dalam Big Farmer Meeting, kerjasama dengan Toko Pertanian Sri Tani Jaya, Dukuh Demakam, Desa Pakisan , Kecamatan Cawas, Kamis (24/4/2025).
“Prevathon PRO® 200 SC, merupakan insektisida racun lambung dan kontak yang bekerja secara sistemik translaminar dan mempunyai efek ovilarvisidal yaitu mengendalikan larva yang baru menetas serta berlabel hijau yang relatif aman terhadap musuh alami yaitu serangga yang menguntungkan atau serangga non-target”,katanya.
Plant Health Business Markerketing Executive FMC Indonesia, Angga Aditya Ramadhan mengatakan sebagai perusahaan ilmu pertanian yang memajukan pertanian melalui teknologi perlindungan tanaman yang inovatif dan berkelanjutan. Peluncuran produk Prevaton Pro 200 SC ini salah satunya berdasarkan kondisi dilapangan dimana hama penggerek batang masih dinilai menjadi mengancam tanaman padi para petani yang berpotensi tinggi menyebabkan gagal panen.
“Harapannya dengan produk ini dapat membantu petani meningkatkan hasil pertaniannya sekaligus guna mendukung program Pemerintah dalam mewujudkan swa sembada pangan nasional”,ujarnya.

Zhafira Nur Aulia, Owner Toko Pertanian Sri Tani Jaya, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada FMC Indonesia yang telah menjalin kerjasama untuk memberikan edukasi kepada para petani untuk meningkatkan hasiul pertaniannya.
“Ini adalah kerjasama yang sinergis, kami sebagai mitra dari FMC Indonesia bisa memberikan manfaat bagi para petani guna meningkatkan hasil produksi pertaniannya, kami menyediakan sarana pertanian obat obatan untuk emmenuhi kebutuhan para petani bermitra dengan FMC Corporation”,pungkasnya. (Nur)





























