Mahasiswa KKN UAD menghadirkan inovasi baru melalui kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang diperuntukkan bagi lansia di Dusun Pringombo C, Pringombo, Rongkop, Gunungkidul. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap malam Minggu, malam Senin, dan malam Kamis di Masjid Baitul Makmur, dari pukul 19.30 hingga 21.30 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lansia dengan memberikan ruang belajar Al-Qur’an yang ramah dan bermanfaat.

TPA lansia ini hadir sebagai wadah untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an, memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang bermakna, serta mempererat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Kepala Dukuh Pringombo C menyampaikan kesan mendalam terhadap program ini: “Saya itu dulu ngajinya pas SD, belum lancar. Sekarang mau belajar ngaji lagi malu, padahal ada niat tapi nggak ada yang ngajarin. Jadi program mas dan mbak KKN ini sangat bagus buat kami para lansia bisa belajar ngaji lagi.” Kutipan ini menunjukkan betapa pentingnya peran program TPA lansia dalam memberdayakan masyarakat, khususnya kelompok usia lanjut.

Kegiatan TPA diawali dengan lantunan nadhom Asmaul Husna yang memberikan nuansa religius dan menenangkan. Setelah itu, peserta mengaji sesuai dengan kemampuan masing-masing, baik menggunakan Iqro’ maupun Al-Qur’an. Waskat, Ketua Takmir Masjid Baitul Makmur, menyatakan bahwa tingkat partisipasi masyarakat cukup tinggi, kecuali saat bertepatan dengan musim panen. “Jumlah peserta berkisar antara lima hingga sepuluh orang setiap sesi. Meskipun terkadang berkurang saat musim panen, kegiatan tetap berjalan lancar,” jelasnya.

Menariknya, TPA biasanya identik dengan anak-anak usia dini. Namun, kali ini mahasiswa KKN UAD menghadirkan pendekatan berbeda. “Biasanya, TPA ditujukan kepada anak-anak TK dan sekolah dasar. Namun, kali ini berbeda. Kami mencoba menyasar kelompok lansia yang tak kalah pentingnya. Kami berharap agar kualitas masyarakat Dusun Pringombo C dapat ditingkatkan sehingga dapat mendukung kemajuan padukuhan itu sendiri melalui program kerja TPA lansia,” terang Zulva Ferdiana Kulsum, salah satu anggota tim KKN Reguler UAD Unit XI.D.2.

Melalui program ini, Mahasiswa KKN UAD berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Lansia yang produktif adalah aset berharga bagi masyarakat. Dengan kegiatan TPA, diharapkan lansia tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan lebih baik, tetapi juga mendapatkan aktivitas yang meningkatkan kualitas spiritual dan sosial mereka.

Program “Dukung Produktivitas Lansia Dusun Pringombo C, Mahasiswa KKN UAD Gelar TPA” diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam mengembangkan kegiatan serupa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar memahami kebutuhan dan potensi masyarakat secara langsung.

Kegiatan TPA lansia di Dusun Pringombo C membuktikan bahwa usia bukanlah halangan untuk terus belajar dan berkembang. Lansia memiliki potensi besar yang dapat dimaksimalkan untuk mendukung kemajuan masyarakat. Dengan memberikan ruang dan kesempatan yang tepat, seperti melalui TPA lansia ini, produktivitas lansia dapat terus ditingkatkan. (Ish)