HBH PD IGRA Klaten, Program GEMAS, Kepala Kemenag Akan Upayakan Peningkatan Kesejahteraan Para Guru
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
- visibility 154
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Ribuan guru raudhlotul athfal (RA) dan bustanul athfal (BA) mendapatkan energi baru setelah mengikuti halal bihalal Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudhlotul Athfal (PD IGRA ) di gedung Sunan Pandanaran Klaten, Rabu(8/4/2026). Kepala Kantor Kementrian Agama setempat menyatakan akan meningkatkan kesejahteraan para guru karena mereka berjuang masih dengan berbagai keterbatasan.
Ketua Pimpinan Daerah IGRA Kbaupaten Klaten, Sri Suryati mengatakan kegiatan halal bi halal (HBH) kali ini diikuti 1430 anggota yang guru RA dan BA di kota bersinar dari 362 lembaga, kegiatan ini sekaligus sebagai sarana untuk menimba ilmu dan pembinaan bagi para guru sebagai bekal dalam menjalankan tugasnya di sekolah masing-masing.
“Tema yang diambil dalam kegiatan halal bi halal kali ini adalah menguatkan silaturahmi,bersinergi dalam gerak, berdampak dan bermanfaat, IGRA akan selalu bergerak agar semakin berdaya, memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat utamanya untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Klaten”,katanya.
Dalam memaksimalkan peran IGRA dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Klaten tentu harus selalu menguatkan sinergi dengan berbagai stakeholder seperti Kementrian Agama, Pemerintah Kabupaten Klaten, Dinas Pendidikan, Organisasi Guru, Ormas Islam seperti Muslimat NU, Pimpinan Daerah Aisyiyah Klaten dan lainnya.
“Kami berharap kedepan para anggota IGRA di Kabupaten Klaten terus meningkatkan dedikasi, kompetensi dalam upaya mencerdsaskan anak bangsa, meski demikian dari Pemerintah baik Pemkab maupun Kemenag juga akan meningkatkan kesejahteraan ribuan guru usia dini di Klaten ini”,ucapnya.
Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Klaten, H. Khumaidin, S.Ag., M.Ag menyatakan jika mayoritas para guru RA, BA di Klaten adalah wiyata bakti yang berarti bukan PNS, dengan gaji yang sangat minim.
“Kami mengapresiasi meskipun IGRA ini tanpa anggaran yang luar biasa dari Pemerintah namun dapat bekerja maksimal, dengan Gerakan Masyarakat Tersenyum (GEMAS) harapannya keberadaan Kemenag Klaten dapat memberikan kebahagiaan, berdampak bagi masyarakat termasuk juga para guru WB dilingkungan Kemenag Klaten baik dari RA maupun BA dibawah binaan IGRA”,ujarnya.
Khumaidin, menjelaskan salah satu bentuk perhatian Kemenag terhadap para guru non ASN dibawah naungan Kemenag untuk tingkat PAUD adalah dengan memberikan insentif meskipun hanya sedikit, kedepan akan ditingkatkan .
“Kalau tahun tahun kemarin 1 RA 1 Guru harapannya kedepan ditingkatkan , khusunya semua guru RA yang belum masuk sertifikasi dapat diberikan isnentif sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada”,jelas Khumaidin.

Daiyah Nasional, Dewi Purnamawati dalam tausiyahnya juga menyinggung terkait minimnya kesejahteraan para guru PAUD yang harus mendapatkan perhatian dari Kemenag maupun Pemkab Klaten. Hal ini mengingat peran mereka yang sangat berat dalam menanamkan pondasi pendidikan di usia dini.
“Saya tahu betapa minimnya kesejahteraan para guru PAUD ini, belum lagi rasa aman dalam melaksanakan tugasnya, karena banyakknya guru yang justru dikriminalisasi saat melakukan tugas pendisiplinan siswa, ini juga yang harus menjadi perhatian para pemangku kebijakan”,ungkapnya.
Sementara itu Fahrani Wahyu Diana atau Fahrani Hamenang dalam kapasitasnya sebagai Bunda PAUD Kabupaten Klaten juga mendorong para guru PAUD binaan IGRA Kabupaten Klaten terus meningkatkan dedikasi dalam mencerdaskan anak bangsa yang dimulai dari usia dini yang didalamnya terdapat pendidikan karakter sehingga kelak ketika dewasa memiliki karakter yang baik dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.
“Memang sebaiknya pendidikan karakter, pendidikan agama ditanamkan sejak usia dini, bagaimana mereka bertoleransi, bersosialisasi dengan etika yang baik, ini sangat penting bagi masa depannya”,pungkas Fahrani. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
