Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Mencerahkan, Haedar Nashir Sampaikan Refleksi Peringatan Hari Lahir Pancasila

Mencerahkan, Haedar Nashir Sampaikan Refleksi Peringatan Hari Lahir Pancasila

  • account_circle Redaksi SieradMU
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • visibility 551
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yogyakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa peringatan kelahiran Pancasila setiap 1 Juni  bukanlah sekadar  seremonial.

“Jadikan momentum kelahiran Pancasila sebagai komitmen nilai dan moral kebangsaan untuk merefleksikan kembali jati diri Indonesia sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila,”tegas Haedar pada Ahad (1/6).

Di tengah dinamika zaman, lanjut Haedar, Pancasila harus senantiasa menjadi kompas ideologis dan etika publik dalam kehidupan bernegara. Sebab pada dimensi ini kehidupan bernegara masih memiliki titik lemah.

“Kita harus jujur mengakui korupsi, ketimpangan sosial, penyalahgunaan kekuasaan, dan rendahnya keteladanan moral para elite adalah bentuk-bentuk pengingkaran terhadap Pancasila yang mesti kita koreksi bersama,”jelas Haedar.

Demikian juga penyalahgunaan otoritas dalam pengelolaan sumberdaya alam, kuatnya oligarki politik dan ekonomi, penyelewengan dan politisasi hukum, dan perusakan etika bernegara masih kuat dalam kehidupan bernegara di negeri ini. Praktik kehidupan politik, ekonomi, dan budaya pasca reformasi sangat liberal yang berdampak pada kehidupan yang serba boleh atau pragmatis dan oportunistik seperti politik uang, politik transaksional, premanisme yang dilindungi negara, dan sikap warganegara yang serba permisif.

“Karenanya tantangan terbesar saat ini bukanlah mempertentangkan Pancasila dengan ideologi lain serta terus memproduksi isu radikalisme tanpa fokus dan kejelasan pemikiran. Tetapi bagaimana kita mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila secara otentik dalam realitas sosial, politik, ekonomi, hukum, serta seluruh praktik berbangsa dan bernegara,”imbuh Haedar.

Jika Soekarno menyebutkan Pancasila sebagai philosopische grondslag (dasar filosofis) atau Weltanschauung (pandangan dunia) maka Dasar Negara tersebut harus menjadi fondasi bangunan kehidupan berbangsa dan bernegara secara struktural dan aktual dalam perikehidupan berbangsa bernegara. Artinya, Pancasila harus betul-betul dijadikan nilai penting yang menjiwai dan sekaligus membentuk pemikiran mendasar dalam kehidupan berbangsa dan penyelenggaraan bernegara.

Selain itu membuahkan perilaku nyata para pejabat, aparatur, seluruh elite publik dalam menjalankan pemerintahan negara dari pusat sampai daerah. Termasuk bagi para mantan pejabat negara dan yang sudah purna tugas agar menunjukkan etika luhur dalam berbangsa bernegara sebagai para negarawan berjiwa Pancasila, supaya  tidak tamak kuasa dan digdaya.

Haedar juga menjelaskan bahwa Pancasila lahir dari konsensus luhur para pendiri bangsa dan tokoh-tokoh nasional yang datang dari berbagai latar belakang agama, suku, dan golongan.

“Pancasila hadir dari hasil perenungan dan pemikiran mendalam dalam menghadirkan dasar negara yang inklusif, adil, dan mempersatukan. Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah, melainkan nilai hidup bersama yang harus dibumikan secara nyata. Karenanya sudah tinggi waktunya untuk menjadikan Pancasila sebagai praktik hidup nyata berbangsa bernegara,”jelas Haedar.

Bagi Muhammadiyah, lanjut Haedar, Pancasila tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Sebaliknya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sangat sejalan dengan ajaran Islam: Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial. Sejak awal kemerdekaan hingga kini, Muhammadiyah berkomitmen untuk menerima, menjaga, dan mengamalkan Pancasila secara konsisten dalam kehidupan berbangsa, melalui dakwah pencerahan, pendidikan, kesehatan, dan aksi sosial kemanusiaan.

“Muhammadiyah mengunci sikap dasar itu dalam dokumen resmi Negara Pancasila Darul Ahdi Wasyahadah,”tegas Haedar.

Haedar juga mengatakan bahwa di tengah situasi global yang kompleks dan penuh tantangan, Pancasila harus hadir sebagai kekuatan pemersatu dan pengarah jalan kemajuan Indonesia dan ranah dunia. Membela Palestina dan mengutuk segala bentuk agresi, genosida, dan penjajahan legal maupun ilegal oleh negara manapun termasuk Zionis Israel adalah manifestasi menjalankan Konstitusi Negara dan Pancasila. Bukan urusan primordialisme agama apalagi wujud politik transaksional antarnegara.

“Sila keempat dalam Pancasila sama pentingnya dalam berbangsa dan bernegara, termasuk dalam berpolitik dan berdemokrasi. Bagaimana nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Menurut sejumlah ahli dan praktik di kehidupan nyata, politik dan demokrasi Indonesia sudah sangat liberal,”papar Haedar.

Para aktor baik institusi maupun elitnya terbiasa pragmatis dan oportunistik, demi meraih dan mewujudkan kepentingannya apa saja dihalalkan, termasuk mengakali konstitusi dan peraturan. Hukum pun disalahgunakan dan disiasati demi kepentingan politik sesaat. Warga bangsa pun terbiasa pragmatis dan oportunistik. Oligarki politik berbaju koalisi pun samar-samar maupun terbuka menjadi hegemoni kekuasaan bernegara. Karenanya politik dan demokrasi Indonesia kehilangan jiwa hikmah-kebijaksanaan, permusyawaratan, dan perwakilan. Di sinilah pentingnya perenungan mendasar, bahwa sistem dan politik demokrasi Indonesia saat ini sejatinya menyalahi atau banyak tidak sejalan dengan Sila Keempat Pancasila.

“Selain itu, kesenjangan sosial dan kemiskinan juga masih menjadi realitas di negeri ini. Sementara oligarki politik dan oligarki ekonomi makin menyatupadu  kehidupan kebangsaan dan kenegaraan di Republik ini. Jelas hal itu tidaklah sejalan dengan Sila Kelima Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” ungkap Haedar.

Kita ingat pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945, “Negara Indonesia bukan satu negara untuk satu orang, bukan satu negara untuk satu golongan, walaupun golongan kaya. Tetapi kita mendirikan negara semua buat semua, satu buat semua, semua buat satu’.”.

Haedar juga menambahkan bahwa sumberdaya alam harus dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik-baiknya untuk hajat hidup orang banyak, demi keadilan dan kemakmuran bersama seluruh rakyat Indonesia.

“Karenanya Pancasila jangan terus dislogankan, diteriakkan, disimbolisasikan, dan apalagi dikeramatkan dengan gempita. Pancasila tidak untuk disakralkan dan diglorifikasi dengan paham puritan dan fanatik buta, yang melahirkan pandangan ultranasionalisme, tanpa perwujudan di dunia nyata dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara,”tegas Haedar. Sebaliknya Pancasila juga jangan dinegasikan dengan praktik-praktik kehidupan bernegara yang berubah menjadi serba pragmatis, oportunistik, dan serba liberal.

Demi menjadikan Pancasila terwujud nyata dalam berindonesia, yakni: Berketuhanan Yang Maha Esa; Berperikemanusiaan yang adil dan beradab; Berpersatuan Indonesia; Berkerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan; serta Berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Maka seluruh pejabat di eksekutif, legislatif, yudikatif, partai politik, dan institusi pemerintahan maupun komponen bangsa lainnya wajib hukumnya ber-Pancasila dalam kehidupan nyata.

“Pancasila akan kehilangan makna jika hanya dijadikan slogan atau simbol tanpa pelaksanaan nyata. Oleh karena itu, Muhammadiyah mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai inspirasi etika dan aksi kolektif,” tambah Haedar.

Terakhir, Haedar mengajak untuk menjaga dan amalkan Pancasila, bukan hanya dalam pidato, tetapi dalam perilaku dan kebijakan yang menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

“Jangan sampai Pancasila digelorakan menjadi salam tanpa makna dan berhenti menjadi kebanggaan semu dalam kehidupan berbangsa bernegara,”tutup Haedar.

 

  • Penulis: Redaksi SieradMU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Betrouwbaar Online Casino: Praktische Gids voor Jackpots en Slots

    Betrouwbaar Online Casino: Praktische Gids voor Jackpots en Slots

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Wat maakt een casino betrouwbaar en populair? Ik test altijd eerst de vergunningen. Een veilig casino heeft een Nederlandse licentie van de Kansspelautoriteit – dat is niet onderhandelbaar. Daarna kijk ik naar de klantervaring. Betrouwbaarheid blijkt uit realistische uitbetalingstijden, vaak binnen 24 uur voor iDeal. Populaire merken zoals Jack's Casino of Holland Casino blinken hierin […]

  • Rajbet Gambling establishment Review Pro & Pro Ratings 2026

    Rajbet Gambling establishment Review Pro & Pro Ratings 2026

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Smack the Register switch, fill in your basic details, and make sure your own mobile amount. The following is what to complete to really get your account real time and very first wager place. Acceptance bonus, reload now offers, cashback selling, and VIP rewards — rajbet provides giving back into faithful players every week.

  • Порядка отвечающей игры а еще контроль выше соблюдением Marathonbet com зеркало рабочее законодательства.

    Порядка отвечающей игры а еще контроль выше соблюдением Marathonbet com зеркало рабочее законодательства.

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Контент-заметки Инструменты самоисключения Лимиты депозитов Аудит особы Автоконтроль за соблюдением нормативных притязаний Онлайн-игровые платформы подсобляют геймерам следить блатное игровое поведение, предоставляя подобные приборы, как самоисключение а еще объективную метину ситуации. Они вдобавок повышают предоставлять гиперссылки на государственные вспыльчивые линии в связях с азартных игр а также консалтинговые сферы. Ответственная имя выискается неотъемлемой долею онлайновый-изображений, а […]

  • Dukung Gerakan Kedaulatan Pangan Nasional, MPM Bersama Jatam Panen Jagung  Hibrida Varietas Unggul di Pekalongan

    Dukung Gerakan Kedaulatan Pangan Nasional, MPM Bersama Jatam Panen Jagung Hibrida Varietas Unggul di Pekalongan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 106
    • 0Komentar

    sieradmu.com Pekalongan – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah lakukan panen jagung di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada (19/7). Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin menjelaskan, agenda panen diselenggarakan secara kolaboratif antara MPM PP Muhammadiyah dengan MPM dan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), serta Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Kabupaten […]

  • Falsi miti sui casino sicuri non AAMS da sfatare

    Falsi miti sui casino sicuri non AAMS da sfatare

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Falsi miti sui casino sicuri non AAMS da sfatare Mi chiamo Marco Rossi e, come esperto nel settore del gioco online, sono qui per sfatare alcuni falsi miti sui casino sicuri non AAMS da sfatare. Quando si tratta di scegliere il miglior casino online, è fondamentale sapere cosa cercare. È importante analizzare i vari aspetti, […]

  • Ratusan Siswa SMP Muhamamdiyah Bayat Bersama Tokoh Lintas Agama Tanam Pohon di Bukit Jeto

    Ratusan Siswa SMP Muhamamdiyah Bayat Bersama Tokoh Lintas Agama Tanam Pohon di Bukit Jeto

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Sebanyak 250 siswa-siswi SMP Muhammadiyah 7 Bayat dan tokoh-tokoh  lintas agama  yang tergabung di PKUB dan FKUB Klaten dan perangkat desa  mengadakan kegiatan penghijauan lingkungan  di bukit Jeto Desa Tawangrejo Bayat. Ketua FKUB Kabupaten Klaten, Syamsuddin Asyrofi mengatakan kegiatan ini  sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan lingkungan yang asri dan mendukung keberlangsungan […]

expand_less