Sieradmu.com Klaten –Â Persiapan Persiapan yang komprehensif menjadi kunci kelancaran dan keberkahan dalam melaksanakan ibadah haji. Kepatuhan, kedisiplinan menjadi hal yang sangat dibutuhkan bagi para calon haji, terlebih sesuai dengan peryataan Menteri Agama, Nasaruddin Umar bahwa tahun 2025 merupakan tahun haji akbar yang bertepatan dengan puncak haji pada 6 Juni 2025.
Hal tersebut disampaikan Ketua KBIHU Arafah, Piminan Daerah Muhammadiyah Klaten, dr. H. Muhammad Husen Prabowo sebelum memulai produksi podcast âMeraih Haji Mabrurâkerjasama KBIHU Arafah dan Majelis Pustaka dan Informasi, PDM Klaten di Taman Sehat Rejosari (Tasero), Selasa (14/5/2025).
âUntuk calon jemaah haji asal Klaten sebentar lagi akan diberangkatkan dari Gor Gelarsena menuju Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, setiap calon jemaah haji perlu mempersiapkan diri secara optimal, mulai dari pemenuhan dokumen persyaratan, penjagaan kesehatan, hingga pematangan mental dan spiritual agar ibadah haji terlaksana dengan khusyukâ,katanya.
Menuurtnya, dimulai dari persiapan mejelang keberangkatan, setiap calhaj harus memastikan dokumen penting tidak ada yang tertinggal seperti bukti pelunasan ibadah haji,kartu BPJS, paspor, visa haji, kartu ATM berlogo internasional dan bekal uang tunai secukupnya. Untuk Ketentuan barang bawaan, para calhaj harus memiliki kepatuhan dalam melakukan packing hindari hal hal yang dilarang agar proses pemeriksaan berjalan lancar.
âKoper jemaah haji diperbolehkan membawa barang dengan berat maksimal 32 kg. Namun, ada beberapa barang yang dilarang dibawa dalam koper, seperti uang, material korosif, bahan peledak, gas bertekanan, cairan mudah terbakar, zat oksidasi, material radioaktif, bahan kimia atau zat beracun, serta beberapa produk hewani atau makanan tertentu, inilah pentingnya calhaj taat aturan mulai dari barang bawaan hingga aturan selama di tanah suci termasuk taat aturan di kloter maupun regu dan rombongan masing-masingâucapnya.

Husen menjelaskan Kedisiplinan bagi para calon haji (calhaj) sangat penting untuk memastikan ibadah haji berjalan lancar, aman, dan nyaman. Kedisiplinan ini mencakup disiplin dalam hal persiapan fisik, mental, dan juga disiplin dalam mengikuti tata cara ibadah.
âKedisiplinan ini juga penting bagi para calhaj, kedisiplinan dalam persiapan maupun saat melaksanakan rukun wajib dan Sunnah haji di tanah suci, Kedisiplinan membantu calhaj dalam menciptakan suasana ibadah yang nyaman, aman, dan lancar bagi semua orang. Dengan disiplin, calhaj dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih khusyuk dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWTâ,jelasnya. (Nur)





























