Pulahan Siswa SMPN 1 Wedi Diduga Alami Keracunan Menu MBG, Dinkes Klaten Lakukan Penelitian Sampel Makanan
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
- visibility 2.329
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
sieradmu.com Klaten – Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 di Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diduga alami keracunan usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (8/10/2025).
Berdasarkan pantauan sieradmu.com para siswa yang alami keracunan langsung dilarikan ke Puskesmas Wedi , beberapa mobil ambulan nampak bersiaga di depan Puskesmas. Para siswa mengaku merasakan mual dan muntah usai mengkonsumsi MBG . Sampai dengan pukul 14.00 WIB ada 11 siswa yang mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Wedi. Korban terus bertambah hingga 13 siswa yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Wedi.
“Setelah dilakukan observasi di Puskesmaspara siswa korban keracunan makanan ada beberapa yang dirujuk ke RSUD Bagas Waras untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut “, Kata Kepala Dinas Kesehatan Klaten, dr.Anggit Budiarto yang langsung mendatangi Puskesmas Wedi.
Untuk mengetahui penyebab pasti keracunan makanan Dinas Kesehatan masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan yang dikonsumsi para siswa. Untuk mengantisipasi adanya korban tambahan Dinas Kesehatan membuka posko layanan di Puskesmas Wedi. Belum diketahui pasti menu apa yang membuat siswa mengalami keracunan.
“Belum dapat kami pastikan penyebabnya, Tentu kami akan mengambil sample untuk dilakukan pemeriksaan, hasilnya baru bisa diketahui setelah hasil pemeriksaan sampel makanan”,ucapnya.

Camat Wedi , Widaya menerangkan SMP Negeri 1 Wedi mendapatkan pasokan MBG dari SPPG yang berada di Desa Sembung, distribusi MBG di sekolah tersebut dibagi dalam dua shift, yang pertama sekitar 384 paket. Begitu mendapatkan informasi terkait adanya siswa yang diduga mengalami keracunan ,kami langsung berkoordinasi dengan Polres Klaten, sekolah, Puskesmas PMI dan lainnya .
“Kami gerak cepat melakukan koordinasi dan penanganan para siswa yang mengeluhkan, mual, muntah dan badan lemas, Polres juga sudah melakukan langsung melakukan olah TKP’, ujarnya. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
