Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Lahan Kritis Di Jawa Tengah Capai Tigaratusan Ribu Hektar, Kadarwati : Perlu Langkah Bijak Merawat Bumi

Lahan Kritis Di Jawa Tengah Capai Tigaratusan Ribu Hektar, Kadarwati : Perlu Langkah Bijak Merawat Bumi

  • account_circle Redaksi SieradMU
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 229
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sieradmu.com Klaten –  Setelah menyoroti persoalan sampah, Anggota DPRD Jawa Tengah Daerah Pemilihan 7, Kadarwati kembali melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kualitas Pelaksanakan Pengawasan Perda dengan bertema “Gerakan Merawat Bumi di Musim Hujan”. Legislator  Fraksi PDI Perjuangan ini merasa miris dengan banyaknya lahan kritis di Jawa Tengah yang perlu penanganan serius.dari Pemprov.

“ Banjir, tanah longsor, lahan kritis memang bukan sepenuhnya terjadi karena faktor alam, namun prilaku yang tidak peduli terhadap lingkungan masih menjadi kebiasaan masyarakat seperti membuang sampah sembarangan, perusakan lahan dan hutan dan berbagai kebiasaan yang kurang peduli dengan Gerakan Merawat Bumi lainnya”,kata Kadarwati di Aula Balai Desa Pundungsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Kamis (25/12/2025).

Seperti diketahui di Jawa Tengah saat ini masih memiliki sekitar 317.629 hektare lahan kritis, meskipun jumlah ini menunjukkan penurunan dibandingkan periode 2022–2024 berkat program Perhutanan Sosial yang dijalankan DLHK Jawa Tengah.. Di Kabupaten Klaten tercatat sekitar 215 hektare lahan kritis, sementara Kabupaten Karanganyar mencapai lebih dari 2.000 hektare.

“Dengan kondisi ini tentua yang diperlukan adalah langkah bijak masyarakat dalam upaya merawat bumi dengan menjaga keseimbangan empat unsur yaitu bumi, air, angin, dan api harus dijaga bersama agar kehidupan tetap aman dan berkelanjutan”,ucapnya.

Anggota Komisi B DPRD Jateng ini lebih lanjut mengungkapkan, selain langkah nyata merawat bumi dengan penanaman pohon yang mampu membantu menyerap air dan menahan erosi disisi lain juga diperlukan paying hukum bagaimana menjaga lahan dan hutan daerah tetap lestari dengan perlunya Perda tentang Tata Kelola Rehabilitasi Lahan Kritis dan Reklamasi Hutan Daerah

“Menurut saya untuk melindungan lahan dan hutan tetap lestari memang perlu ada regulasi, untuk mencegah perusakan alam yang dapat menimbulkan bencana”ungkapnya.

Langkah lainnya dalam merawat bumi yakni dengan menjaga kelstarian lingklungan dengan meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Sampah yang tidak dikelola dengan baik bukan hanya menyumbat saluran air, tetapi juga menjadi sumber penyakit dan mengganggu kualitas hidup.

“Memilah sampah organik dan anorganik adalah langkah kecil, tapi dampaknya besar jika dilakukan bersama-sama , Merawat bumi berarti merawat masa depan anak cucu kita. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan seperti apa kehidupan esok,” pungkasnya.

Ditambahkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan sejalan dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar seluruh kader konsisten menjaga harmoni antara manusia dan alam. (nur)

  • Penulis: Redaksi SieradMU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Genap Berusia 7 Tahun, PPTQM ATWAH Weru Sukoharjo Siapkan Program Go Internasional

    Genap Berusia 7 Tahun, PPTQM ATWAH Weru Sukoharjo Siapkan Program Go Internasional

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Sukoharjo –  Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Muhammadiyah (PPTQM) Atmo Wahjono (ATWAH) tahun ini genap berusia 7 tahun. Serangkaian kegiatan Milad dan  Semarak ATWAH  Islamic Festival ke-2  dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Rangkaian kegiatan Milad ke-7 dan Semarak ATWAH Islami Festival berlangsung di  PPTQM ATWAH Dukuh Kalisige, Desa Karakan Weru Sukoharjo Jawa Tengah,  nampak hadir […]

  • Waduh, Petugas Terminal Soekarno Klaten Dianiaya Dua Oknum Tak Dikenal

    Waduh, Petugas Terminal Soekarno Klaten Dianiaya Dua Oknum Tak Dikenal

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 2.120
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Nasib na’as menimpa Valen (24) seorang pegawai pemerintah non PNS yang bertugas di Terimal Ir. Soekarno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah. Saat menjalankan tugas yang bersangkutan menjadi korban penganiayaan diarea terlarang oleh dua orang tak dikenal, pada Senin (18/3/2024) dini hari. Hari ini (19/3/2024) Vino melaporkan kejadian penganiayaan yang dialami ke Polres […]

  • Puluhan KPM di Desa Kemiri Tulung Terima Bantuan Hibah Program Sanitasi Standar Kesehatan

    Puluhan KPM di Desa Kemiri Tulung Terima Bantuan Hibah Program Sanitasi Standar Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 511
    • 0Komentar

    sieradmu.com Klaten – Puluhan keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Kemiri Kecamatan Tulung menerima penjelasan terkait pembangunan tangki septik individu dan fisik sanitasi  bantuan hibah dari Dinas PUPR Kabupaten Klaten, Kamis (25/5/2025). Kepala Desa Kemiri, Nuryanto mengatakan penerima bantuan sanitasi dan septic tank tersebut sebelumnya telah melalui verifikasi dari Dinas PUPR berdasarkan usulan dari pengurus […]

  • Keren, Pagelaran Wayang Kulit di Dies Natalis Unwidha Tampilkan Dalang dari Mahasiswa Sendiri

    Keren, Pagelaran Wayang Kulit di Dies Natalis Unwidha Tampilkan Dalang dari Mahasiswa Sendiri

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Mengawali rangkaian kegiatan Dies Natalis, Universitas Widya Dharma Klaten menggelar Wayang kulit dengan lakon Bimo Suci di halaman kampus setempat, Jum’at (28/11/2025). Namun ada yang berbeda dari pagelaran wayang itu karena Unwidha menampilkan mahasiswanya sendiri sebagai dalang. Menurut Wakil Rektor Bidang Akademi, Purwo Haryono, mahasiswa yang tampil dalam pagelaran wayang kulit ini […]

  • SANTRI TPA NGADI DANU MANUNGGAL ANTUSIAS IKUTI KUNJUNGAN EDUKASI KE MUSEUM MUHAMMADIYAH DAN ISLAMIC CENTER UAD YANG DI ADAKAN OLEH MAHASISWA KKN UAD

    SANTRI TPA NGADI DANU MANUNGGAL ANTUSIAS IKUTI KUNJUNGAN EDUKASI KE MUSEUM MUHAMMADIYAH DAN ISLAMIC CENTER UAD YANG DI ADAKAN OLEH MAHASISWA KKN UAD

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Pada tanggal 14 Desember 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dari unit IV.D.III menyelenggarakan kunjungan edukasi ke Museum Muhammadiyah dan Islamic Center UAD. Kegiatan ini sebagai upaya memberikan wawasan sejarah serta meningkatkan pengalaman belajar di luar lingkungan TPA. Sebelum pelaksanaan, mahasiswa membuat dan membagikan surat pemberitahuan serta izin resmi kepada […]

  • Empat Tahun Berdiri, PT Cakra Perusaahaan Precast Concrete Ini Akan Buka Cabang di Klaten

    Empat Tahun Berdiri, PT Cakra Perusaahaan Precast Concrete Ini Akan Buka Cabang di Klaten

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 1.353
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Boyolali – PT. Cahaya Kencana Perkasa (Cakra), sebuah perusahaan yang memproduksi berbagai jenis Precast Concrete ini menggelar Gathering sekaligus perayaan Ulang Tahun ke-4 berlangsung di Kawasan Home Stay Kema Merbabu,  Ngagrong, Kecamamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, Senin (3/2/2025). Gathering yang diikuti jajaran Direksi dan Karyawan tersebut dilaksanakan untuk membangun hubungan yang harmonis, meningkatkan […]

expand_less