Turun Ke Daerah, Di Klaten, Pejabat Kemendagri Sampaikan Situasi Kamtibmas Nasional
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
- visibility 316
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Kementrian Dalam Negeri menyatakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara nasional berangsur kondusif setelah gelombang aksi demomstrasi besar-besaran yang berujung anarkis dan penjarahan akhir Agustus lalu. Presiden Prabowo menginstruksikan pengaktifan kembali sistem keamanan desa atau kelurahan melalui siskamling dan memberdayakan linmas.
“Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo, Mendagri mengingstruksaikan kepada seluruh pejabat Kemendagri turun lapangan, melakukan monitoring, utamanya di 9 wilayah termasuk diantaranya di Jawa Tengah”,kata Inspektur III, Inspektorat Jenderal Kemendagri, Andi Muhammad Yusuf dalam kunjungan cipta kondisi di Kampung Kwoso, Kelurahan Gergunung, Kecamatan klaten Utara, Kamis (11/9/2025)malam.
Inspektor III Kemendagri bersama rombongan juga memantau situasi kamtibmas di Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan dan Desa Kadibolo, Kecamatan Wedi. Siang harinya Andi Muhamamd Yusuf juga mengumpulkan para kepala daerah diwilayah Solo Raya termasuk Walikota Solo untuk mendapatkan laporan perkembangan setelah adanya aksi demontrasi besar-besaran.
“Berdasarkan laporan dari Walikota Solo, saat ini kondisi mulai berangsur kondusif, aman tentram dan damai, Solo memang sempat terjadi tindakan anarkis saat aksi demonstrasi kemarin tetapi sekarang terus membaik dan kondusif kalau di Kabupaten lain di Slol Raya juga tentram damai”,katanya.
Dijelaskan, monitoring ini merupakan tindak lanjut setelah Mendagri mendapatkan perintah dari Presiden Prabowo untuk terjun ke daerah memastikan situasi semakin membaik sekaligus menyampaikan pesan pentingnya pemerintah daerah hingga kepala desa dalam menjaga situasi kondusif diwilayahnya masing masing.
“Pak Presiden menginginkan adanya komitmen bersama menciptakan situasi kondusif berbasis masyarakat yaitu dengan menghidupkan kembali sistem keamanan desa atau kelurahan melalui siskamling dan pemberdayaan linmas sesuai dengan Permendagri nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Trantibumlinmas”, jelasnya.
Meskipun situasi berangsur kondusif namun langkah deteksi dini dan pencegahan berbagai tindakan anarkisme, keekrasan, kriminalitas terus dilaksanakan di Kabupaten Klaten. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Klaten, Joko Hendrawan menyebut operasi sekala besar masih diberlakukan diwilayah Klaten sampai dengan mala mini.
“Langkah pencegahan terus kita lakukan, operasi berskala besar dengan menerjunkan aparat dan personel gabungan sampai mala mini masih berjalan untuk pengamanan sejumlah objek vital di kota bersinar”,ujarnya. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
