Bupati Klaten dan Seniman Solo Raya Prihatin Kasus Pengeroyokan Pemain Ketipung Saat Hajatan
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
- visibility 350
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Tidak hanya para seniman Solo Raya Nusantara, Bupati KlatenHamenang Wajar Ismoyo juga menyampaikan rasa keprihatinan atas kejadian pengeroyokan yang menimpa Ryan menimpa pemain ketipung saat resepsi pernikahan di Dukuh Tambak Sari, Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Minggu (28/9/2025).
Ratusan seniman dari berbagai daerah di Jateng dan DIY pagi tadi menggelar aksi keprihatinan atas penegroyokan yang dialami rekan seprofesi sebagai seniman di Klaten. Dengan menggelar spanduk mereka menyampaikan tuntutannya kepada aparat penegak hukum di Alun-Alun Klaten.
“Kami ikut mendoakan semoga mas Ryan diberikan kesabaran atas musibah yang dialami dengan luka yang diderita”,kata musisi senior Abah Lala yang ikuit melakukan aksi solidaritas bersama para seniman lainnya.
Para seniman yang berkumpul tersebut juga meminta kepada aparat penegak hukum memproses seadil-adilnya dan mendorong korban tidak mencabut laporannya.
Sementara Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo juga menyampaikan rasa keprihatinan atas terjadinya peristiwa kekerasan, pengeroyokan yang dilakukan pada saat hajatan di di Dukuh Tambak Sari, Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes.
“Yang nanamanya kekerasan tidak boleh dilakukan untuk itu Kami akan membantu mengawal agar proses hukum berjalan sesuai sebagaimana mestinya. kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan memang sudah berproses”,kata Hamenang usai menyampaikan materi di PKKMB UMKLA.
Bupati juga tidak henti menyampaikan himbuan mengimbau seluruh masyarakat agar lebih bijak dan berhati-hati dalam melaksanakan berbagai macam kegiatan yang mendatangkan banyak masa.
“Harus hati hati dan jangan muda terprovokasi, semoga kejadian yang menimpa tukang kendang ini menjadi perhatianb dan refleksi bagi kita semua”,ujarnya. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
