Muslok XIV ORARI Klaten, Bupati Singgung Tantangan dan Peran Radio Amtir di Era Global
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
- visibility 253
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Berjalan dinamis Musyawarah Lokal (Muslok) XIV Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Klaten secara aklamasi menetapkan Edy Sasongko sebagai Ketua ORARI Lokal Klaten periode 2026-2029.
Muslok XIV ORARI Klaten yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Klaten tersebut dibuka Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo diawali sidang pleno laporan pertanggung jawaban Pengurus ORARI Lokal Klaten periode sebelumnya. Selanjutnya dalam sidang pleno pemilihan ketua DPP dan Ketua ORARI Lokal Klaten yang dipimpin Ketua Sidang Purwanto Anggono Cipto, para musyawirin sepakat Edy Sasongko terpilih secara aklamasi sebagai Ketua ORARI Lokal Kabupaten Klaten periode 2026–2029.
Ketua ORARI Lokal Kabupaten Klaten terpilih, Edy Sasongko, menyampaikan komitmennya untuk membawa ORARI Klaten menjadi organisasi yang modern, tertib, serta diakui secara nasional maupun internasional. Agar relevan dengan perkembangan zaman, struktur kepengurusan ORARI Lokal Klaten akan memberikan ruang kepada generasi muda hingga Gen-Z ikut bergabung dengan ORARI.
“Kita tahu selama ini ORARI telah banyak berkontribusi membantu pemerintah, baik dalam penanganan bencana, pengamanan arus mudik Lebaran dan Natal-Tahun Baru, hingga penyebarluasan informasi program-program pemerintah kepada masyarakat”,katanya, Ahad (25/1/2026).
Diharapkan, Melalui Musylok XIV ini, ORARI Klaten diharapkan semakin adaptif menghadapi tantangan zaman, tetap menjadi garda terdepan dalam komunikasi kebencanaan, serta terus berperan aktif mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Klaten.
“Organisasi ini akan terus ditata dengan baik, anggota yang tidak aktif akan dibangkitkan kembali. Peningkatan kapasitas SDM akan terus dilakukan untuk mendukung kelancaran dalam memeberikan bantuan komunikasi dalam berbagai kegiatan Pemkab, sosial kemasyarakatan”,ujar Eddy.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dalam kesempatan tersebut meminta ORARI Lokal KLaten mampu menyesuaikan dengan perkembagan jaman dengan berbagai dinamika dan tantangan di era modern. Meskipun sekarang diera digital namun peran radio amatir tidak boleh ditinggalkan karena dalam kondisi krusial seperti bencana alam atau saat listrik dan jaringan internet mati, radio amatir justru menjadi satu-satunya sarana komunikasi yang bisa diandalkan.
“Peran radio amatir akan selalu relevan di setiap perkembangan zaman. Para generasi millennial perlu dikenalkan agar mereka tertarik dan mau terlibat aktif didalamnya”,ucap Bupati Klaten. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
