Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » ‘Aisyiyah Kembangkan Modul Pendidikan Kespro untuk Usia PAUD dan Pendidikan Dasar, Ini Tujuannya !

‘Aisyiyah Kembangkan Modul Pendidikan Kespro untuk Usia PAUD dan Pendidikan Dasar, Ini Tujuannya !

  • account_circle Redaksi SieradMU
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 683
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sieradmu.com Yogyakarta — Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah bersama Program Inklusi ‘Aisyiyah menggelar Workshop Penyusunan Modul Kesehatan dan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) bagi Anak Usia PAUD dan Pendidikan Dasar pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan unsur kesehatan, pendidikan, psikolog, pemerintah, serta praktisi pendidikan anak usia dini.

Workshop ini menjadi langkah awal penyusunan panduan edukasi kesehatan reproduksi yang ramah anak sekaligus upaya memperkuat perlindungan anak sejak usia dini melalui materi kespro yang tepat.

Koordinator Program Inklusi ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi perlu dimulai sejak jenjang PAUD dan pendidikan dasar. Menurutnya, tingginya kasus kekerasan terhadap anak menjadi alasan penting hadirnya panduan edukasi yang sistematis.

“Pendidikan kespro penting dimulai dari PAUD dan pendidikan dasar karena kita melihat kasus kekerasan cukup banyak dan anak-anak kita penting memahami isu HKSR ini,” ujarnya.

Ia berharap modul yang disusun tidak hanya menjadi dokumen, tetapi menjadi model pembelajaran yang dapat diterapkan secara luas melalui pelatihan guru. “Harapannya panduan ini akan menjadi modeling, di mana kita akan melakukan pelatihan pada guru-guru agar memiliki kompetensi edukasi HKSR, baik masuk dalam kurikulum maupun terintegrasi dalam pembelajaran,” tambahnya.

Tri Hastuti juga menekankan potensi besar jaringan pendidikan ‘Aisyiyah dalam implementasi program ini. “Ini langkah awal yang sangat bagus. Kita punya kekuatan sekitar 20 ribu PAUD, kemudian SD, dan SMP. Modeling ini bisa kita lakukan di sekolah Muhammadiyah maupun ‘Aisyiyah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Kesehatan PP ‘Aisyiyah, Warsiti, menyampaikan bahwa workshop ini bukan sekadar penyusunan modul, tetapi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem perlindungan anak melalui pendidikan kesehatan reproduksi.

Ia menjelaskan bahwa edukasi kespro harus dimulai sejak usia dini agar tidak terdapar siklus ya g terlewati. “Kesehatan reproduksi sering kali baru diberikan pada remaja, padahal terdapat siklus perkembangan anak yang terlewat jika pendidikan tidak dimulai sejak usia dini.”

Menurut Warsiti, memberikan edukasi kespro pada anak usia PAUD bukan hal yang mudah, akan tetapi melalui forum diskusi ini diharapkan dapat menemukan formula atau model edukasi kespro yang tepat bagi anak usia dini.

Ia juga menyoroti tantangan di era digital ketika anak semakin mudah mengakses informasi. “Bagaimana kita memberikan informasi yang aman, benar, dan sesuai tahap perkembangan anak menjadi pekerjaan besar kita bersama,” tambahnya. Warsiti berharap upaya ini menjadi bagian dari dakwah kemanusiaan yang berdampak luas bagi generasi mendatang.

Dukungan pemerintah terhadap inisiatif tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Direktorat Bina Kesehatan Reproduksi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Sheilla Virarisca. Ia menyambut baik workshop dan menyatakan kesiapan pemerintah untuk terlibat dalam penyusunan modul.

Sheilla menjelaskan bahwa pemerintah memiliki kebijakan yang mendukung edukasi kesehatan reproduksi sejak usia dini, salah satunya melalui PP Nomor 28 Tahun 2024 yang mengatur penyelenggaraan upaya kesehatan reproduksi berbasis siklus hidup.

Menurutnya, pendekatan siklus hidup menjadi dasar program pemerintah dalam pelayanan kesehatan reproduksi. “Program kespro dilakukan melalui pendekatan siklus hidup mulai dari usia dini hingga lansia, karena setiap tahap perkembangan memiliki kebutuhan dan intervensi yang berbeda,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi anak usia dini bukan bertujuan membahas seksualitas secara dewasa. “Edukasi pada anak usia dini bukan untuk membahas seksualitas secara dewasa, melainkan memberikan pemahaman tubuh yang sehat, harga diri, dan batasan privasi,” katanya.

Sheilla juga menekankan pentingnya penggunaan istilah anatomis yang benar serta metode pembelajaran yang sesuai usia. Edukasi perlu dilakukan dengan bahasa sederhana, interaktif, dan menggunakan alat permainan edukatif.

Dalam paparannya, ia mengungkap data kekerasan terhadap anak yang masih memprihatinkan. “Sebanyak 12.338 dari 27.275 kasus kekerasan merupakan kasus kekerasan seksual pada anak,” ungkapnya.

Menurutnya, pencegahan dapat dimulai sejak dini dengan membekali anak keberanian melindungi diri. “Anak perlu diajarkan berani berkata tidak dan melaporkan kepada orang dewasa jika menghadapi situasi yang tidak aman,” tegas Sheilla.

Melalui workshop ini, PP ‘Aisyiyah berharap modul HKSR bagi anak usia PAUD dan pendidikan dasar dapat segera diuji coba dan diimplementasikan sebagai bagian dari upaya kolektif membangun generasi yang sehat, terlindungi, dan berdaya sejak usia dini. (Nur)

  • Penulis: Redaksi SieradMU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhiri Bulan Ramadhan Dengan Sedekah, Keluarga Hariyanto Gerindra Santuni Ratusan Kaum Duafa

    Akhiri Bulan Ramadhan Dengan Sedekah, Keluarga Hariyanto Gerindra Santuni Ratusan Kaum Duafa

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Delanggu – Ratusan kaum duafa diwilayah Kecamatan Delanggu dan sekitarnya mendapatkan santunan berupa paket sembako dari Anggota DPRD Klaten yang juga Ketua DPC Partai Gerindra, Hariyanto. Satunan yang diberikan ini merupakan kali keempat selama bulan Ramadhan. Dengan membawa kupon pengambilan paket sembako, satu persatu para duafa mendatangi kediaman Hariyanto di Desa Karang Kecamatan Delanggu, […]

  • Wisuda 32 Siswa Program Tahfidz, SMP M Plus Klara Tujukkan Komitmennya Sebagai Sekolah Generasi Qur’ani

    Wisuda 32 Siswa Program Tahfidz, SMP M Plus Klara Tujukkan Komitmennya Sebagai Sekolah Generasi Qur’ani

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sieradmu.com  Klaten – SMP Muhammadiyah Plus Klaten Utara pagi tadi (9/5/2026) mewisuda sebanyak 32 siswa tahfidz tahun ajaran 2025/2026 yang berlangsung di gedung Amanah Mu, Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara.  Muffadz Al-Qur’an ini menjadi bukti komitmen SMPM Plus Klara menjadikan generasi pencinta Al-qur’an sebagai pondasi utama para generasi emas bangsa. Wakil Kepala Bidang Keislaman sekaligus […]

  • Rakor Pokjaluh Solo Raya dibuka Walikota, Bahas Pentingnya Regenerasi dan Peran Penyuluh di Era Global

    Rakor Pokjaluh Solo Raya dibuka Walikota, Bahas Pentingnya Regenerasi dan Peran Penyuluh di Era Global

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sieradmu Surakarta – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi membuka rapat koordinasi sekaligus pembinaan para penyuluh agama islam yang digelar Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Solo Raya di Gedung Pertemuan komplek kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta jalan Ring Road Utara, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan. Jebres, Kota Surakarta, Rabu (14/10/2026). Respati Ardi menyebut perlu adanya sinergitas […]

  • Jadikan UMKLA Makin Berdampak, Kerjasama Dengan Komunitas LautMU1912 Diperpanjang

    Jadikan UMKLA Makin Berdampak, Kerjasama Dengan Komunitas LautMU1912 Diperpanjang

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Universitas Muhammadiyah Klaten dan Pengurus Komunitas Ambulan Muhammadiyah yang tergabung dalam LAUTMU 1912 periode Muktamar ke-48 kembali melanjutkan  kerjasama sinergitas dalam rangka memperkuat layanan sosial kemanusiaan sebagai bagian dari dakwah persyarikatan Muhammadiyah Klaten. Kerjasama sinergitas ini Launching Branding Mobil Ambulan Muhammadiyah/mobil layanan umat oleh Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Klaten, Doktor Sutaryono dan […]

  • Top Online Casinos in Australia for Real Money jinx casino sister sites in 2026

    Top Online Casinos in Australia for Real Money jinx casino sister sites in 2026

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    But that’s me – I basically grew up flipping chips at the poker table and interacting with people. When given a choice, I would choose playing at an actual casino 10 out of 10 times. Once your deposit has been processed, open the game lobby and choose a game you want to play. Open the […]

  • Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Warga Dukuh Koplak Kebondalem Kidul Akan Gelar Pentas Wayang Kulit di Komplek Pasar Hewan Prambanan

    Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Warga Dukuh Koplak Kebondalem Kidul Akan Gelar Pentas Wayang Kulit di Komplek Pasar Hewan Prambanan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten –  Panitia Hari Ulang Tahun Kemerdekaan (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dukuh Koplak, Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, akan menggelar pentas wayang kulit pada Sabtu, (29/8/2026).  Kegiatan ini bagian dari semangat para generasi muda dan masyarakat dalam upaya melestarikan kesienian tradisional warisan leluhur. Ketua RW I Dukuh Koplak, Desa Kebondalem Kidul, Roni Andriantoro […]

expand_less