Sieradmu.com Klaten –Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) XXVII Tahun 2025 di Desa Jelobo Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten resmi ditutup, Selasa (25/02/2025)

Upacara penutupan  dipimpin langsung oleh Mayor Cba Joko Prasetyo, Kasdim 0723/Klaten. Nampak hadir Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, Kapolres Klaten, AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Klaten, Dr. Muhammad Amrullah, , dan beberapa pejabat lainnya.

KBMKB ke XXVII ini mengusung tema “Mewujudkan Sinergitas Nyata Menuju Kemajuan Desa Mandiri”, yang mencerminkan semangat kerjasama antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

Kapten Inf Sutrisno, Pasiter Kodim 0723/Klaten dalam laporannya, mengatakan terdapat dua sasaran utama yang berhasil diselesaikan dengan sangat baik, yakni sasaran fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik, proyek betonisasi jalan sepanjang 620 meter, serta pembangunan talud jalan sepanjang 269 meter dan 20 meter berhasil diselesaikan 100%.

“Sementara itu, sasaran non fisik meliputi penyuluhan Bela Negara, Penyuluhan Dukcapil, dan pengajaran Matematika dengan metode Gasing yang juga telah dilaksanakan dengan sukses”,katanya.

Bupati Klaten dalam amanatnya yang dibacakan oleh Mayor Cba Joko Prasetyo, menekankan pentingnya membangun kemanunggalan antara TNI dan rakyat, yang merupakan semangat utama dalam pelaksanaan KBMKB di Desa Jelobo. Bupati juga mengingatkan bahwa kemanunggalan tersebut harus tetap terjalin setelah program ini berakhir.

“Dengan keutuhan TNI dan rakyat, bangsa ini akan tetap kuat dan kokoh. KBMKB menjadi bagian dari upaya untuk merajut kembali nasionalisme di kalangan masyarakat”,ungkapnya.

Dijelaskan, KBMKB ke XXVII di Desa Jelobo telah berlangsung sejak 3 Februari hingga 25 Februari 2025. Ia berharap bahwa pembangunan jalan betonisasi dan talud akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga, khususnya dalam mendukung akses hasil pertanian.

“Dengan dibangunnya jalan betonisasi dan talud di Desa Jelobo, saya berharap dapat meningkatkan aksesibilitas bagi warga, khususnya dalam mempermudah transportasi hasil pertanian mereka. Infrastruktur yang lebih baik ini diharapkan tidak hanya memperlancar distribusi produk pertanian, tetapi juga dapat menguatkan perekonomian masyarakat setempat, karena mereka akan lebih mudah mengakses pasar dan meningkatkan kualitas hidup melalui kemajuan sektor pertanian,” ujar Mayor Cba Joko Prasetyo.

Sebagai simbol keberhasilan program ini, acara penutupan diakhiri dengan peresmian jalan yang dibetonisasi, yang kini dapat digunakan oleh masyarakat Desa Jelobo sebagai akses utama. (nur)