Presiden Prabowo Restrukturisasi Pimpinan BGN, Ketua DPC Gerindra Klaten: Ini Langkah Bijak Untuk Mempercepat Capaian Program Priorotas Nasional
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 111
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Langkah bijak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subiyanto yang bergerak cepat merombak pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) langsung menuai apresiasi dari masyarakat. Wakil Ketua DPRD Klaten menyebut langkah ini sebagi bagian dari upaya untuk mempercepat pencapaian program strategi nasional.
Seperti diketahui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi , mengumumkan bahwa Presiden Prabowo telah menghentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional, serta dua Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. Keputusan tersebut diumumkan dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (2/6/2026).
Sebagai gantinya Presiden menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, didampingi Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.
“Kami mengapresiasi langkah Predisen melakukan pergantian pimpinan BGN, karena Presiden tentu memiliki pertimbangan yang matang dan kewenangan untuk melakukan restrukturisasi di lembaga yang bertugas melaksanakan pemenuhan gizi nasional, dengan fokus utama mengelola program Makan Bergizi Gratis”,kata Hariyanto kepada sieradmu.com, Rabu (3/6/2026).
Hariyanto yang juga menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Klaten ini mengungkapkan penggantian Pimpinan BGN ini merupakan langkah yang tepat guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan berbagai program pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi salah satu program prioritas nasional.
“Kami yakin Ini merupakan komitmen Pak Prabowountuk memastikan seluruh program strategis berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terlebih pergantian ini didasarkan evaluasi pelaksanaan program MBG yang telah berjalan selama ini”,ungkapnya.
Diharapkan dengan adanya pergantian ini, para pimpinan baru yang telah ditunjuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mempercepat realisasi program-program yang berkaitan dengan peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.
“Dengan pergantian ini harapannya Pimpinan BGN yang baru segera dapat menyesuaikan diri untuk memperkuat koordinasi dengan lintas Kementrian, pemerintah daerah termasuk kabupaten kota, sehingga pelaksanaan program makan bergizi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Mari kita dukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat program ketahanan pangan dan menjamin gizi nasional”,pungkasnya. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
