Kartini’s Day, Legislator DPRD Jateng Kadarwati Inisiasi Gerakan Perempuan Bijak Kelola Sampah
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 76
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Bersamaan dengan momentum peringatan Hari Kartini Tahun 2026, Anggota DPRD Jawa Tengah, Daerah Pemilihan 7, Kadarwati melakukan gerakan perempuan peduli persoalan sampah dengan mengurangi penggunaan plastik di Desa Srebegan, Kecamatan Ceper pada Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam Sosialisasi Peningkatan Pengawasan Pelaksanaan Perda ini sangat relevan dengan kebijakan Pemkab Klaten yang saat ini tengah fokus penanganan sampah.
“Peran perempuan yang merupakan Kartini Masa Kini sangat besar bagi negara, keterlibatan kaum perempuan sudah dapat dirasakan dalam hal kesehatan, pendidikan dan pemecahan masalah lingkungan hidup seperti penanganan sampah”,kata Kadarwati dihadapan konstituen yang mayoritas kaum perempuan penerus perjuangan RA Kartini.
Dijelaskan, persoalan sampah ini sudah ada didepan mata, setiap rumah tangga menghasilkan sampah Produksi sampah di Kabupaten Klaten mencapai sekitar 300-353 ton per hari, dengan mayoritas (67%) merupakan sampah organik rumah tangga. Pemkab Klaten telah memiliki Perda tentang sampah dan Surat Edaran (SE) Bupati Klaten terkait gerakan pilah sampah dari rumah.
Salah satu poin dalam SE adalah mendorong masing-masing rumah tangga mengelola sampah organik secara mandiri. Karena Hanya sekitar 26%-56% sampah yang terkelola, sementara sisanya berpotensi menjadi timbunan liar yang banyak menimbulkan peroslan di tengah masyarakat. Inilah mengapa kaum perempuan juga ikut andil besar dalam mengatasi persoalan sampah di Klaten.
Dalam kesempatan tersebut Legislator Fraksi PDI Perjuangan ini juga mendorong kaum perempuan mulai aktif melakukan gerakan pilah sampah dan bagaimana mengelola sampah ini bisa memiliki nilai ekonomi melalui pengoptimalan Bank Sampah melalui metode 3 R serta melakukan gerakan pengurangan penggunaan plastic dalam rumah tangga.
Camat Ceper, Supardiyono, menguatkan jika saat ini telah melibatkan para keder PKK hingga tingkat desa untuk menangani masalah sampah diwilayahnya.
“Sampah ini kan kebanyakan dari sampah rumah tangga yang notabene para ibu-ibu, sehingga kita libatkan untuk berperan aktif dalam mengelola sampah keluarga”,pungkasnya. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
