Libatkan Para Penyuluh, Gerakan Indonesia ASRI Akan Dilakukan Jajaran Kemenag Klaten
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
- visibility 135
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Klaten mendorong para penyuluh agama islam (PAI) terus memberikan dampak kepada masyarakat dalam rangka implementasi pelaksanaan program prioritas Kementrian Agama Republik Indonesia dengan berbagai program yang telah disiapkan Kemenag Klaten.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kemenag Klaten H. Khumaidin, S.Ag., M.Ag. saat menghadiri Pengajian Rutin Jamaah Majelis Taklim Al-Ikhlas yang berlangsung di Gedung Al-Ikhlas Kantor Kemenag Klaten pada Rabu (11/2/2026).
Majelis Taklim Al-Ikhlas adalah amal usaha berupa majelis taklim yang dirintis para penyuluh agama islam yang tergabung dalam Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kabupaten Klaten di era Kepemimpinan Ahmad Subandriyo dan sampai sekarang masih terus berjalan hingga putaran ke-43 penyelenggaraan kajian.
“Kami bangga dengan kinerja para penyuluh agama islam di Kabupaten Klaten ini dengan banyaknya kegiatan yang telah dilaksanakan , prestasi dana mal usaha yang dimiliki seperti halnya keberadaan masjelis taklim sebagai sarana untuk mengupgrade wawasan pengetahuan dan kompetensi para penyuluh sendiri namun demikian kedepan para penyuluh ini harus dapat semakin banyak memberikan dampak bagi mastarakat”,kata Khumaidin.
Dijelaskan, beberapa program yang telah disiapkan untuk menjadikan keberadaan para penyuluh ini semakin berdampak bagi masyarakat diantaranya untuk mendukung Program Pemerintah Gerakan Indonesia ASRI seperti halnya yang telah dilakukan jajaran Kodim 0723 Klaten dengan melakukan gerakan kebersihan lingkungan perkotaan maupun fasilitas umum.
“Gerakan Kebersihan lingkungan yang nanti akan mengerahkan para penyuluh dan pegawai dibawah Kemenag Klaten dapat dilakukan di beebrapa fasilitas umum seperti tempat ibadah dan beebrapa lokasi lain, insya Allah akan kami sediakan minimal 26 titik agar dapat memberikan dampak bagi masyarakat”,jelasnya.
Kemenag Kabupaten Klaten menurut Khumaidin juga akan ikut membantu pemerintah kabupaten Klaten untuk mengatasi kemiskinan ekstrim mellaui kinerja para penyuluh dengan memberikan bantuan modal usaha dan lainnya sehingga dampaknya semakin dirasakan masyarakat.
“Kami percaya kepada teman-teman penyuluh memmiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan berdampak kepada masyarakat dengan kompetensi yang dimiliki”,ujar Khumaidin.

Perintis Majelis Taklim Al-Ikhlas , Ahmad Subandriyo setelah mendapatkan pengarahan dari Kepala Kemenag Klaten berharap keberadaan Majelis Taklim Al-Ikhlas ini dapat terus dikelola dengan baik, sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan, kapabilitas para penyuluh dalam mendukung program prioritas Kementrian Agama Republik Indonesia.
“Upaya untuk merawat keberadaan majelis taklim ini dapat dilakukan dengan melakukan regenerasi kepengurusan, memeanfaatkan majelis taklim ini untuk menguatkan kosnolidasi dalam rangka mendukung program Kemenag, karena para penyuluh ini merupakan garda terdepan”,ucapnya.
Pengajian Rutin Jamaah Majelis Taklim Al-Ikhlas putaran ke-43 ini menghadirkan nara sumber dari Pokjaluh Jawa Tengah Joko Sarjono yang memberikan pembahasan mengenai tantangan kinerja para penyuluh agama islam di era global seperti sekarang ini.
- Penulis: Redaksi SieradMU
