Miris, Jateng Tertinggi Kasus Leptospirosis, Kadarwati F-PDI P Ikut Lakukan Langkah Pencegahan
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
- visibility 288
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Lonjakan kasus leptospirosis di Jawa Tengah yang menduduki peringkat pertama se Indonesia menjadi keprihatinan Anggota DPRD Jateng Kadarwati. Berdasarkan data penyakit menular yang disebebkan kencing tikus ini sampai agustus di Jateng telah mencapai 1014 kasus.
“Kami prihatin dengan lonjakan penyakit yang disebabkan kencing tikus ini, untuk itu perlu ada beebrapa langkah bagaimana upaya untuk melakukan pencegahan”, kata Kadarwati di aula Kantor Desa Wanglu Kecamatan Trucuk, Rabu (20/8/2025).
Menurutnya dalam sosialisasi ini ditekankan bagaimana masyarakat di Jawa Tengah dan di Klaten pada kususnya melakukan gerakan menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai langkah awal untuk melakukan pencegahan. Segera mencari pertolongan medis jika memang merasakan gejala awal seringkali mirip flu, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot (terutama di betis dan paha), dan mata merah.
“Sangat perlu untuk melakukan pemeriksaan jika ditemukan tanda tanda yang mengarah ke penyakit leptospirosis, apalagi ini termasuk jenis penyakit menular dan bisa menyebabkan kematian”,ucapnya.
Sosialisasi pencegahan penyakit leptospirosis diikuti para Kepala Desa, Bidan Desa, tenaga kesehatan di puskesmas yang berada diwilayah Kecamatan Trucuk.
Kadarwati menyebut dalam upaya melakukan pencegahan, peran kader kesehatan di desa untuk menyebarluaskan informasi atau sosialisasi sekaligus menggerakkan masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan masing masing
“Kami berharap melalui sosialisasi ini kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan yang sehat semakin meningkat, mendukung gerakan bersama memberantas tikus”,pungkasnya. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
