sieradmu.com Klaten – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyebut masih banyak persoalan yang harus diselesaikan bersama dan perlu ada kolaborasi termasuk dengan Muhammadiyah dalam mengatasi berbagai persoalan di kota bersinar .
Hal tersebut disampaikan dihadapan ribuan warga Muhammadiyah saat menghadiri refleksi Milad Muhammadiyah ke-113 di Graha Bung Karno pada Jum’at (28/11/2025) malam . Dengan mengenakan kaos berlogo Milad dan blazer hitam Bupati Klaten didampingi Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto, Pj Sekda Klaten dan lainnya menghadiri kegiatan refleksi Milad Muhamamdiyah yang dilaksanakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten.
“Banyak yang telah dilakukan Muhammad dalam rangka membantu pemerintah kabupaten Klaten, mulai dari bidang Pendidikan, Kesejahteraan Sosial, Kesehatan dan lainnya “,kata Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo .
Perlu di syukuri menurut Bupati, angka kemiskinan di Klaten mengalami penurunan 1,4 %, hanya saja untuk angka stunting masih cukup tinggi . Pemkab Klaten terus berusaha untuk menekan angka kemiskinan dengan berbagai program , meski demikian kolaborasi dari berbagai elemen termasuk Muhammadiyah sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai persoalan di Kabupaten Klaten .
“Kami memiliki berbagai terobosan dan program untuk mengatasi berbagai persoalan, mempercepat penurunan angka kemiskinan di Klaten. Meski demikian kita tetap butuh kolaborasi dengan Muhammadiyah yang selama ini telah banyak berperan untuk memajukan Klaten “, ucap Bupati .
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten, Iskak Sulistya dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten yang selama ini telah banyak membersamai warga persyarikatan.
“Harapannya Mas Hamenang dan Mas Benny ini terus solid dalam menjalankan tugasnya memimpin Klaten dengan amanah sehingga dapat menjadikan Kabupaten Klaten lebih maju mandiri dan berkemajuan”,ujarnya.

Iskak menjelaskan sesuai dengan doktrin di persarikatan Muhammadiyah hasil Muktamar ke-48, doktrn kelima dari karakteristik islam berkemajuan, Muhammadiyah harus mampu memberikan manfaat untuk bangsa. Tidak hanya kesalehan individu ada juga kesalehan sosial yang akan diimplementasikan dalam bentuk dakwah amaliyah di Klaten.
“Musyda Muhammadiyah Klaten yang terakhir mengusung tema memakmurkan masjid memajukan Klaten, warga muhamamdiyah harus mempu mewujudkan kesalehan individu, disaat yang bersamaan harus ikut memajukan Klaten”,jelas Iskak.
Sudah menjadi hal yang seharusnya dilakukan adanya kerjasama sinergitas antara Pemkab Klaten dan Muhamamdiyah utamanya dalam mensejahterakan masyarakat, dalam rangka mencari ridhlo Allah.
Refleksi Milad Muhammadiyah ke-113 di Klaten diakhiri dengan tausiyah serta pengarahan dari Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Agus Taufiqurrahman, Sp.S.,M.Kes yang menyampaikan beberapa hal terkait kontribusi Muhamamdiyah untuk bangsa Indonesia serta sejumlah prestasi yang diraih persyarikatan. (Nur)




























