sieradmu.com Cilacap – Sebanyak tiga orang dikabarkan meninggal dunia akibat longsor yang menerjang wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah,Kamis (13/11/2025)sore. Muhammadiyah Disaster Manajement Center (MDMC) terjunkan relawan untuk membantu evakuasi dan melakukan pencarian puluhan warga yang belum diketemukan.

Relawan MDMC Cilacap,  M.Taufiq Ulinuha melaporkan  lokasi longsor berada di Kecamatan Mejenang, Kabupaten Cilacap, musibah longsor disebabkan hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut kemarin sore. Lokasi terparah berada di Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang.

Karena tebing di Desa Cibeunying ambrol dan menimbun wilayah penduduk hingga mengakibatkan beebrapa warga ditemukan meninggal. Sampai siang tadi (14/11/2025) setidaknya ada 21 warga yang belum diketahui keberadaannya.

Muhammadiyah ikut hadir membantu para relawan sejak Kamis sore, Ketua Tanggap Darurat MDMC Kabupaten Cilacap, Anif menjelaskan Dalam respon tanggap darurat ini, MDMC bersama unsur terkait juga menyiapkan kebutuhan peralatan berat, alat rescue, lampu penerangan, pompa air (alkon), dan logistik permakanan untuk mendukung operasi di lapangan.

Adapun unsur yang terlibat dalam penanganan bencana ini meliputi: MDMC, BPBD Kabupaten Cilacap, Basarnas, BBWS Citanduy, TNI/Polri, Dinkes, Dinsos, UPT PUPR Majenang, Forkopimcam, perangkat desa, serta relawan dan masyarakat sekitar.

MDMC Cilacap menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan longsor, untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat curah hujan di wilayah Majenang dan sekitarnya masih cukup tinggi.

“Kami terus berkoordinasi dan memantau perkembangan situasi di Majenang. Semoga seluruh tim di lapangan diberi kekuatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini,” tutup Anif. (nur/Uli)