Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KRONIK » Keluarga Bahagia Tanpa Kekerasan Visi Aisyiyah dan Muhammadiyah

Keluarga Bahagia Tanpa Kekerasan Visi Aisyiyah dan Muhammadiyah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
  • visibility 450
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenis kamu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan di jadikan-Nya di antara kamu rasa kasih sayang” (QS Ar-Rum:21). Allah menjadikan kita untuk berpasang-pasangan (berkeluarga) supaya tentram dan bahagia. Prinsip kebahagian Rumah Tangga adalah adanya kasih sayang, kesabaran, kesetaraan, kerjasama dan rasa bersyukur. Tetapi kebahagian dalam keluarga sering dirusak, karena salah satu dari anggota keluarga tidak menjalankan salah satu atau beberapa dari prinsip kabahagaian dalam berumah tangga. Salah satunya adalah dengan kekerasan.

Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan masalah serius yang tidak hanya merusak,  mangancam keutuhan dan keharmonisan keluarga, tetapi juga melanggar nilai-nilai agama Islam. Aisyiyah dan Muhammadiyah sebagai organisai Islam mendefinisikan KDRT sebagai tindakan kekerasan fisik, psikologi, seksual dan ekonomi yang dilakukan oleh anggota keluarga terhadap anggota keluarga lainya. KDRT sebagai pelanggaran terhadap nilai-nilai keadilan, kesetaraan, dan kasih sayang yang diajarkan Islam. Sehingga Aisyiyah dan Muhammadiyah memiliki tanggung jawab dan peran penting dalam mengentaskan KDRT. Data kasus kekerasan di Indonesia sumber Komnas Perempuan tercatat 289.111 tahun 2023, tidak menutup kemungkinan ada kasus yang tidak terlaporkan di komnas perempuan karena alasan tertentu.

Di sebutkan dalam Al-Quran “Tidak halal bagi kamu mewarisi perempuan dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, kecuali apabila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka menurut yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan yang banyak padanya” (QS AN NISA :19) dan QS An-Nur: 30, menekankan pentingnya menghormati dan melindungi hak-hak perempuan dan anak-anak. Ayat-ayat ini juga menegaskan bahwa KDRT tidak dapat dibenarkan dan harus diatasi dengan cara yang adil dan bijaksana. Sesuai dalam Undang-undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan KDRT menurut perspektif Islam adalah:

  1. Kurangnya Pemahaman Agama: penafsiran ajaran agama yang kurang tepat dapat menyebabkan kekerasan dalam rumah tangga
  2. Kurang Komunikasi: kurangnya komunikasi yang efektif antara pasangan dan anggota keluarga yang lain dapat menyebabkan konflik dan kekerasan
  3. Ketergantungan Ekonomi: ketergantungan ekonomi dapat menyebabkan perempuan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.

 

Kebijakan yang di ambil oleh Aisyiyah:

  1. Pemberdayaan perempuan melalui pendidikan dan pelatihan
  2. Pelayanan kesehatan: menyediakan layanan kesehatan untuk korban KDRT
  3. Pengenbangan komunitas : membangun komunitas yang mendukung dan melindungi korban KDRT
  4. Advokat: mendorong perubahan kebijakan dan peraturan

 

Kebijakan yang di ambil oleh Muhammadiyah:

  1. Pendidikan agama: Meningkatkan pemahaman agama yang benar
  2. Konseling: Menydiakan layanan konseling untuk korban KDRT
  3. Pemberdayaan Masyarakan: Membangun kesdaran masyarakat tentang KDRT
  4. Kerjasama dengan Pemerintah: Mendorong perubahan kebijakan dan peraturan

 

Kebijakan pencegahan KDRT dalam perspektif Aisyiyah dan Muhammadiyah menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan, pendidikan agama, dan kerjasama dengan pemerintah. Dengan kerjasama, kita dapat menceghah KDRT dan membangun keluarga bahagia yang harmonis dan sejahtera.

 

Sumber:

  1. Situs resmi Aisyiyah
  2. Situs resmi Muhammadiyah
  3. Undang-undang No. 23 Tahun 2004
  4. Jurnal Ilmiah Aisyiyah dan Muhammadiyah
  5. Buku “Penghapusan kekerasan dalam Rumah Tangga” oleh: Badriyah Khaleed

 

Oleh Listiyaning Wulan (Mahasiswa RPL Keperawatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • KARIMA Ramadhan 01, Memakmurkan Masjid, Kusnadi Ikhwan: Harus Dikelola Profesional

    KARIMA Ramadhan 01, Memakmurkan Masjid, Kusnadi Ikhwan: Harus Dikelola Profesional

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 935
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Banyaknya masjid yang mengalami kemuduran salah satunya karena faktor pengelolaan yang kurang profesional dari pengurus takmir masjid. Jika kondisi ini dibiarkan maka akan mengkis semangat para jamaah untuk memakmurkan rumah Allah tersebut. Hal itu disampaikan Kusnadi Ikhwan, Ketua DKM Masjid Al Falah, Kabupaten Sragen dalam Kajian Rutin Malam Ahad (KARIMA) Ramadan 1445 […]

  • Dorong Peningkatan Produksi Perikanan, DPRD Klaten Tebar 50 Ribu Bibit Ikan di Polanharjo

    Dorong Peningkatan Produksi Perikanan, DPRD Klaten Tebar 50 Ribu Bibit Ikan di Polanharjo

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten –  Wakil Ketua DPRD Klaten bersama perwakilan anggota dewan  melaksanakan penebaran 50 ribu benih ikan di saluran air depan Kantor Desa Jimus, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, pada Senin (27/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung peningkatan produksi sektor perikanan diwilayah setempat. Sebanyak 50.000  benih ikan nila selain ditebarkan juga diberikan kepada […]

  • Bayak Tontonan Tak Tersensor, LSF Ajak Para Tenaga Pendidik di Desa Candirejo Bijak Memilih Tayangan

    Bayak Tontonan Tak Tersensor, LSF Ajak Para Tenaga Pendidik di Desa Candirejo Bijak Memilih Tayangan

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 752
    • 0Komentar

    sieradmu.com Klaten – Sejak ditetapkan sebagai  desa sensor mandiri, Lembaga Sensor Film (LSF) menghadirkan para  tenaga pendidik di desa Candirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten  untuk mengikuti sosialisasi gerakan nasional sensor mandiri  di gedung wira usaha pemdes setempat, Selasa (8/10/2024). Sosialisasi Budaya Sensor Mandiri yang dibuka Kepala Desa Candirejo, Farah Dedi Setiawan ini diikutik puluhan guru […]

  • Sebelas Karyawan Berangkat Haji, Dirut RSU Cakra Husada: Doakan Masyarakat Klaten Sehat, Pelayanan Kami Semakin Baik

    Sebelas Karyawan Berangkat Haji, Dirut RSU Cakra Husada: Doakan Masyarakat Klaten Sehat, Pelayanan Kami Semakin Baik

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    SIeradmu.com Klaten – Sebanyak 11 karyawan Rumah Sakit Umum (RSU) Cakra Husada akan melaksanakan ibadah haji di tanah suci pada pemberangkatan gelombang dua dari Embarkasi Haji Adi Sumarmo, Solo. Informasi yang dihimpun SIeradmu.com dari Bagian HRD, dari 10 karyawan yang diberangkatkan tersebut 9 calhaj merupakan tenaga kesehatan yang kesehariannya bertugas di RSU Cakra Husada, Seorang […]

  • Meriahkan HUT RI Ke-79, Ratusan Warga Troso Baru Gelar Senam Sehat Berhadiah

    Meriahkan HUT RI Ke-79, Ratusan Warga Troso Baru Gelar Senam Sehat Berhadiah

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 678
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten –  Tak kurang dari 120 warga Rt 09 Rw 08 perum troso baru, Desa Troso, Kecamatan Karanganom, mengikuti kegiatan senam sehat dihalaman Gor Shinta, Minggu (25/8/2024). Teguh Winarno, Tokoh Masyarakat di Perum Troso Baru mengatakan, kegiatan ini sekaligus rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79.  Para peserta mayoritas emak-emak nampak bersemangat mengikuti kegiatan senam […]

  • Unwidha Kukuhkan 75 Guru Profesional, Rektor Berpesan Terus Berinovasi Dalam Mendidik

    Unwidha Kukuhkan 75 Guru Profesional, Rektor Berpesan Terus Berinovasi Dalam Mendidik

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten pagi tadi (4/1/2025) menyerahkan sertifikat program pendidikan guru (PPG) pra jabatan di gedung rektorat kampus setempat. Penyerahan sertifikat PPG dihadiri sekitar 75orang  lulusan dari berbagai kabuaten atau kota hingga dari luar jawa. Nampak hadir Pembina, Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia, Dr.H.Basuki.MM dan pengurus, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten […]

expand_less