MPLS, Gubernur Jateng : Jangan Ada Kekerasan, Di SMA Muhammadiyah 1 Klaten Sangat Menggembirakan
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
- visibility 372
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, menegaskan tidak boleh ada tindakan kekerasan dan bullying atau perundungan selama kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) VII Provinsi Jawa Tengah, Agung Widayanto kepada sieradmu.com di Ganesha Operation, Jalan Merbabu, Klaten.
“Saat mendampingi beliau memantau pelaksanaan MPLS di SMA Negeri 1 Kartasura, Pak Gubernur mengulangi pernyataannya, dalam pelaksanaan MPLS boleh tegas, tetapi tidak boleh keras jangan ada lagi bullying ataupun perundungan”,katanya.
Agung mengungkapkan, untuk melakukan pencegahan terhadap adanya kekerasan, bullying atau perundungan Tim Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan Satuan Pendidikan (TPPKS) untuk bisa lebih dini melakukan pencegahan.
“Ini sekali lagi membutuhkan komitmen bersama antara penyelenggara, panitia dan para siswa sendiri”,ungkap Agung.
Sementara itu di SMA Muhammadiyah 1 Klaten, pelaksanaan MPLS dirangkai dengan Fortasi yang dilakukan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah setempat. Pada puncaknya nanti akan dilaksanakan pengenalan kegiatan ekstrakulikurer melalui aksi panggung para siswa sekaligus sebagai ajang penyegaran sebelum memulai kegiatan belajar mengajar di tahun ajaran baru 2025/2026.
“Sampai saat ini jumlah siswa baru di SMA Muhammadiyah 1 Klaten 349 anak, para siswa akan diperkenalkan terkait kurikulum, aturan pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, fasilitas sekolah, pencegahan narkoba, pencegahan tindak kekerasan, kenakalan remaja dengan menghadirkan naras sumber termasuk dari Polres Klaten”, Wakil Kepala SMA Muhammadiyah 1 Klaten, Heru Siswanto, Selasa (15/6/2025).

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Klaten, Sri Yono menyebut, tema yang diangkat dalam pelaksanaan MPLS dan Fortasi di SMA Muhammadiyah 1 Klaten yakni MPLS Ramah, Berkarakter dan Menggembirakan. Tema ini sekaligus menunjukkan bagaimana komitmen SMA Muhammadiyah 1 Klaten menjalankan amanah dari orang tua atau wali untuk menjadikan para siswa menuju manusia Beriman, Tertib, Cerdas, Terampil dan bermental juara.
“Kami pastikan MPLS dan Fortasi berjalan ramah, santun menggembirakan, para siswa baru kami bimbing dengan pembiasaan baik setiap hari menjadikan para siswa memiliki 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” adalah: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Gerakan ini bertujuan untuk membentuk karakter unggul pada anak-anak Indonesia, mempersiapkan mereka menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter”,pungkasnya. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
