Pengajian Pimpinan, PCM Ngawen Dapat Masukan Perlunya Revitalisasi AUM Pendidikan
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
- visibility 443
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Ratusan jamaah menghadiri pengajian rutin sekaligus pembinaan yang berlangsung di Masjid An-Nur, Dukuh Sewan Desa Mayungan, Jum’at (18/6/2025).
Hadir dalam pengajian dan pembinaan cabang ranting tersebut diantaranya, Pimpinan Cabang Muhamamdiyah Ngawen, Perwakilan PRM Se Ngawen, Kepala Sekolah MI dan SMP dibawah majelis dikdasemen dan PNF PCM Ngawen. Bertempat di masjid An-Nur Sewan Mayungan. Pembinaan kali ini difokuskan kepada AUM Pendidikan, yang dirasa sangat perlu di adanya gebrakan baru.
Marjono, ketua PRM Mayungan mengucapakan terima kasih kepada PCM Ngawen, yang telah memberikan kesempatan untuk menyiapkan segala bentuk kebutuhan kegiatan pembinaan ini. Kami berharap adanya dengan adanya kegiatan ini, maka ranting akan semakin lebih baik lagi.
Pada kesempatan kali ini PCM Ngawen menghadirkan narasumber Sudarwanto, M.Pd. salah satu anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Ngawen yang menyatakan gerakan tajdid merupakan salah satu ciri gerakan yang dilakukan muhamamdiyah secara dinamis.
“Gerakan Tajdid adalah gerakan pembaharuan dalam Islam yang bertujuan untuk membersihkan ajaran Islam dari unsur-unsur yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran murni Al-Qur’an dan Sunnah, seperti bid’ah, takhayul, dan khurafat”,katanya.
Lebih lanjut sudarwanto memaparkan, kondisi AUM Pendidikan Muhammadiyah Ngawen, memang perlu menjadi perhatian khusus dan segera di lakukan revitalisasi. Ada beberapa point yang menjadi tantangan dalam dunia pendidikan yaitu, Persaingan antar lembaga, tuntutan fasilitas sekolah, mutu layanan pendidikan, serta regulasi dan kurikulum nasional yang selalu ada perubahan.
“Kedepan Muhammadiyah harus bisa menjawab semua tantangan tantangan tersebut, menjadikan lembaga pendidikan menjadi pondasi utama dalam membentuk peradaban yang lebih baik lagi, Menjadikan pusat pendidikan Islam yang unggulan Berbasis tauhid,IPTEK dan akhlak”,ujarnya. (ardhi)
- Penulis: Redaksi SieradMU
