Waduh, 24 % AUM Pendidikan di Klaten Belum Masuk Kategori Sehat, Ini Arahan Ketua PDM Klaten
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
- visibility 79
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com – Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten menyelenggarakan Rakorda dengan tema Sinergi Program Menguatkan Kemandirian Sekolah atau Madrasah Muhammadiyah Unggul Berkemajuan. Acara ini berlangsung di Aisyi Tower, Jalan Pramuka, Kelurahan Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah, Rabu (17/6/2026).
Ketua Mejlis Dikdasmen PNF PDM Klaten, Wahono melaporkan, Rakor ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan hasil Rakornas dan Rakorwil Majelis Dikdasmen PNF tahun 2026, merefleksi capaian KPI untuk Majelis Dikdasmen PNF PDM Klaten, mengkonsolidasikan berbagai program kegiatan Mejlis Dikdasmen PNF Daerah, Cabang, sekolah dan madrasah serta meluncurkan program digitalisasi melalui Mejelis Dikdasmen PNF PDM Klaten.
“Beberapa hal yang menjadi penguatan indikator KPI menjadi bahasan dalam rakorda ini seperti penguatan program ICP, peningkatan pendampingan sekolah yang masuk kategori kurang sehat serta peningkatan capaian kelulusan siswa SMA, SMK, MA Muhammadiyah yang diterima di perguruan tinggi negeri hingga masuk 100 besar”,katanya.
Dijelaskan dalam hal mewujudkan amal usaha pendidkkan yang sehat menurutnya berdasarkan data yang ada saat ini dari 123 sekolah atau madrasah miliki Muhamamdiyah belum smuanya masuk kategori sehat dengan indikator siswanya melebihi 100. Setidaknya masih ada 30 sekolah atau madrasah yang siswanya masih kurang dari 100.
“Kami menyaipkan tim untuk melakukukan pemetaan, memberikan pendmpingan sekolah madrasah yang belum masuk kategori sehat hingga memberikan subdisi, pembinaan dan motivasi secara periodic dan berkelanjutan”,jelasnya.
Ketua PDM Klaten Iskak Sulistiya meminta Majelis Dikdasmen PNF melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan 24 % sekolah atau madrasah Muhammadiyah di Klaten yang masih harus mendapatkan perhatia khusus.
”Salah satu hasil Rakerpim PDM Klaten yakni memperbanyak ruang konsolidasi ideologis, kita ingin semua AUM khududnya bidang pendidikan menjadi agen untuk melakukan konsolidasi ideologis salah satu didalamnya adalah bagaimana mengelola AUM sebaik-baiknya”,ucapnya.
Dia meminta 24 % sekolah, madrasah Muhamamdiyah yang masuk kategori kurang sehat perlu di up lagi dan menjadi tugas Majelis Dikdasmen PNF untuk menaikkan lagi, berinovasi, mengembirakan lagi dakwah Muhammadiyah bidang pendidikan untuk menjadikan AUM Pendidkikan unggul dan berkemajuan. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
