Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DI SEKOLAH DASAR DAERAH PURWOREJO JAWA TENGAH

PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DI SEKOLAH DASAR DAERAH PURWOREJO JAWA TENGAH

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 19 Jun 2022
  • visibility 1.360
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pembelajaran di era pasca pandemi covid-19 saat ini mengharuskan sekolah untuk mengurangi jumlah tatap muka di kelas. Tahun ajaran baru 2021/2022 Kemdikbudristekmengeluarkan surat edaran yang berkaitan dengan pembelajaran tatap muka terbatas. Sekolah diharuskan memenuhi beberapa syarat untuk dapat menjalankan sistem pembelajaran tersebut. Syarat yang harus dipenuhi anataralain zona daerah sekolah adalah zona hijau (aman), warga sekolah menerapkan 3 M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan). Sistem pembelajaran yang digunakan berubah menjadi blended learning.

Blended learning merupakan perpaduan antara dua sistem pembelajaran yakni online dan tatap muka. Pembelajaran dengan sistem online ini menggunakan berbagai aplikasi seperti Whatsapp, Zoom, Google Meet, Google Classsoom, dan aplikasi pembelajaran lainnya. Whatsappdigunakan untuk transfer pesan, gambar, video dan file dari guru ke siswa. Zoom dan Google Meet digunakan untuk merealisasikan pertemuan guru dan siswa secara tatap muka virtual untuk berdiskusi dan transfer pengetahuan. Pembelajaran blanded learning yang diterapkan di sekolah dasar dengan menggunakan sistem tatap muka langsung untuk penyampaian materi pembelajaran. Sedangkan unukpenugasan melalui via online seperti grup whatsapp dan Google Classroom.

Sistem pembelajaran blended learning yang diterapkan di sekolah dasar di Purworejo kebanyakan menggunakan grup whatsapp sebagai media penyamapaian serta pengumpulan tugas dan informasi pembelajaran. Pembelajaran tatap muka yang dilakukan hanya untuk menyampaikan materi karena keterbatasan waktu yang dimiliki sebab pembelajaran dimulai lebih siang dari biasanya. Pembelajaran dimulai dari pukul 07.30 – 10.00 WIB.

Salah satu sekolah dasar di Purworejo yang menerapkan sistem blanded learning yaitu SD Negeri Kedondong, Ngombol, Purworejo. Penyampaian materi pembelajaran menggunakan sistem online dan offline. Proses penilaian yang digunakan yakni sistem manual dan terkadang menggunakan aplikasi Quizziz dan Google Form. Selama proses pembelajaran blended learning yang dilaksananakn terdapat beberapa kendala yang ditemui, seperti terbatasnya sarana dan prasarana alat komunikasi serta keterbatasan dalam hal penguasaan teknologi. Beberapa kendala tersebut diatasi dengan langkah belajar secara bertahap terhadap penguasaan teknologi dan pemahaman materi. Kelebihan yang dirasakan selama pembelajaran blended learning yaitu siswa akan lebih banyak mendapatkan tambahan sumber belajar dari media online karena siswa cenderung lebih banyak menghabiskan waktu di  rumah.

Penerapan sistem pembelajaran blended learning yang lakukan tentu memiliki banyak kendala yang ditemui. Berbagai kendala tersebut tentu harus segera diatasi demi kelancaran proses pembelajaran. Disamping memiliki berbagai kendala, sistem pembelajaran blended learning ini juga memiliki kelebihan diantaranya siswa menjadi lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sehingga orang tua lebih memperhatikan siswa. Siswa lebih banyak mendapatkan sumber belajar dan pengetahuan yang lebih dibandingkan di sekolah.

Ditulis oleh:

1. Nanda Prihatini
2. Syarifah Muthohharoh
3. Yurica Fitriarvina
4. Titi Anjarini, M.Pd.

Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Universitas Muhammadiyah Purworejo

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak HUT Ke-97,  RSST Berkomitmen Dukung Program Kemenkes Dengan Target Layanan Standar Internasional

    Puncak HUT Ke-97, RSST Berkomitmen Dukung Program Kemenkes Dengan Target Layanan Standar Internasional

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 811
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Ribuan atlit semarakkan ajang FUN and RUN dalam rangka perayaan ulang tahun ke-97 Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro (RSST), Sabtu (21/12/2024). Pelaksana tugas Direktur RSST menegaskan komitmennya untuk mendukung program  Kementrian Kesehatan dalam upaya meningkatkan usia harapan hidup masyarakat yang sehat. Ketua Panitia HUT ke-97 RSST,  dr. Isroful Ikhsan,Sp.,An, mengatakan, rangkaian Puncak HUT […]

  • Dies Natalis ke-56, Unwidha Klaten Kuatkan Komitmen Sebagai Kampus Berdampak di Era Digital

    Dies Natalis ke-56, Unwidha Klaten Kuatkan Komitmen Sebagai Kampus Berdampak di Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Universitas Widya Dharma Klaten (Unwidha) hari ini resmi memperingati Dies Natalis ke-56, menandai lebih dari setengah abad kiprah dan dedikasinya dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Rektor Unwidha menyebut, perayaan ini menjadi momen penting untuk merefleksikan sejarah panjang perjalanan Unwidha. Puncak perayaan Dies Natalis Ke-56 Unwidha Klaten diselenggarakan jalan sehat yang diikuti […]

  • Semarak Ramadhan Aisyiyah Ngawen, Tabligh Akbar, Santunan, Bazar, Hingga Obral Baju Murah

    Semarak Ramadhan Aisyiyah Ngawen, Tabligh Akbar, Santunan, Bazar, Hingga Obral Baju Murah

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sieradmu.com – Pimpinan Cabang  Aisyiyah (PCA) Ngawen, Kabupaten Klaten melaksanakan  sukses menyelenggarakan Semarak Ramadhan 1447 Hijriyah yang berlangsung di Kompleks LKSA Putri Aisyiyah Ngawen pada Ahad (8/3/2026). Ketua Panitia Semarak Ramadhan 1447 H, PCA Ngawen, Siti Farida Islami mengatakan, kegiatan yang mengusung tema “Menebar Kebaikan, Meraih Keberkahan di Bulan Suci Ramadhan ini menghadirkan beberapa kegiatan […]

  • Muhammadiyah Terima Tawaran Kelola Izin Tambang, Prof Syamsul Anwar : Ada Rambu-Rambu Dalam Pengelolaan

    Muhammadiyah Terima Tawaran Kelola Izin Tambang, Prof Syamsul Anwar : Ada Rambu-Rambu Dalam Pengelolaan

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Setelah sempat menimbulkan kontroversial di kalangan internal Pimpinan Pusat muhammadiyah, Ormas Islam yang dirintis Kyai Haji Ahmad Dahlan tersebut telah memutuskan menerima tawaran resmi dari pemerintah untuk pengelolaan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) batu bara. Keputusan soal tawaran tambang telah dibahas dalam sidang pleno Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta pada 13 Juli […]

  • Menangis Haru, Sri Mulyani Sampaikan Kata-Kata Pamitan di Upacara Hari Jadi Klaten ke-220

    Menangis Haru, Sri Mulyani Sampaikan Kata-Kata Pamitan di Upacara Hari Jadi Klaten ke-220

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Peringatan hari jadi Klaten ke-220 menjadi momen terakhir Sri Mulyani sebelum mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Klaten. Dalam sambutannya, Bupati sempat menangis dan meminta maaf sebelum lengser atas segala kekurangan selama memimpin Kaabupaten Klaten tercinta. “Pembangunan di Klaten merupakan tanggung jawab dari Pemerntah didukung semua lapisan masyarakat, bekerja keras dalam mewujudkan Klaten […]

  • Pulahan Siswa SMPN 1 Wedi Diduga Alami Keracunan Menu MBG, Dinkes Klaten Lakukan Penelitian Sampel Makanan

    Pulahan Siswa SMPN 1 Wedi Diduga Alami Keracunan Menu MBG, Dinkes Klaten Lakukan Penelitian Sampel Makanan

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 2.401
    • 0Komentar

    sieradmu.com Klaten – Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1  di Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diduga alami keracunan usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (8/10/2025). Berdasarkan pantauan sieradmu.com para siswa yang alami keracunan langsung dilarikan ke Puskesmas Wedi , beberapa mobil  ambulan  nampak bersiaga di depan Puskesmas. Para siswa […]

expand_less