Sieradmu.com Sleman – Lebih dari 23.000 kader KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) dari seluruh penjuru Indonesia memadati stadion Triadi, Sleman Yogyakarta dalam agenda Apel Akbar Kokam Pemuda Muhammadiyah, Satya Haprabu Tahun 2025, Ahad (21/7/2025).

Apel yang dipimpin Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antara Pemuda Muhammadiyah dan Kepolisian Republik Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan adanya penandatanagan nota kesepahaman antara Pemuda Muhammadiyah dengan Polri dalam hal ketahanan pangan.

Penandatangan MoU dilakukan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah bersama Kapolri bersamaan dengan kegiatan Apel Akbar.

“Baru saja dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Polri dan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah terkait sinergisitas usaha pertanian dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional,” kata Kapolri dalam amanahnya.

Kapolri menreangkan jika  Polri tengah mendorong penanaman jagung seluas 1 juta hektar hingga akhir 2025 sebagai bagian dari strategi swasembada pangan. Menurutnya, kolaborasi dengan organisasi kepemudaan seperti Pemuda Muhammadiyah menjadi langkah taktis menghadapi tantangan global yang kian kompleks.

“Kami meyakini, kekuatan pemuda adalah kekuatan masa depan bangsa. Sinergi ini bukan hanya simbol, tetapi aksi konkret dalam menjaga ketahanan nasional,” tegas Jenderal Sigit.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menegaskan sinergi dengan Polri adalah bentuk kontribusi aktif pemuda dalam membangun Indonesia dari sektor paling mendasar.

“KOKAM bukan hanya barisan penjaga ideologi dan kedaulatan, tapi juga barisan penggerak perubahan. Kami siap turun ke sawah, ladang, dan desa untuk memastikan anak-anak bangsa tidak kekurangan pangan,” tegas Dzulfikar. (Nur/*)