Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KRONIK » BAGAIMANA PENDIDIKAN BERPIHAK KEPADA PESERTA DIDIK?

BAGAIMANA PENDIDIKAN BERPIHAK KEPADA PESERTA DIDIK?

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
  • visibility 7.907
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Seiring semakin berkembangnya jaman, terjadi perubahan tingkah laku dan perilaku manusia dari masa ke masa. Hal ini juga merubah perkembangan system pendidikan di dunia dan di negara Indonesia khususnya. Sistem pendidikan adalah strategi atau metode yang digunakan dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan agar peserta didik dapat secara aktif mengembangkan potensi di dalam dirinya (Risdianto, 2019). Perubahan ini dapat dilihat dari perubahan sistem pendidikan yang terdiri dari pembelajran, pengajaran, kurikulum, perkembangan peserta didik, cara belajar, alat belajar, sarana dan prasarana, serta standar kompetensi kelulusan.

Lalu bagaimana menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik? Pendidikan pada dasarnya adalah suatu usaha yang dilakukan pemerintah untuk mengubah tingkah laku seseorang. Dikutip dari laman kemendikbud bahwa di era 4.0 pendidikan sudah harus berpusat pada peserta didik dan menggunakan teknologi dalam memajukan Pendidikan di Indonesia tentunya tidak lepas dari pemikiran Ki Hajar Dewantara. Siapa yang tidak mengenal sosok Ki Hajar Dewantara? Ki Hajar Dewantara memiliki sebutan sebagai Bapak Pendidikan di Indonesia. Pemikiran-pemikiran yang digagas oleh Ki Hajar Dewantara merupakan acuan yang pemerintah gunakan untuk kemajuan Pendidikan di Indonesia.

Ki Hajar Dewantara sewaktu mudah bernama Soewardi Suryadiningrat lahir pada tanggal 2 mei 1889. Sehingga untuk  memperingati jasa-jasanya dalam memajukan Pendidikan pada tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Semboyan yang sampai saat ini masih digunakan adalah Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Ing Ngarsa Sung Tuladha artinya di depan memberi contoh. Seorang guru yang baik adalah mampu memberikan contoh yang baik untuk peserta didiknya. Ing Madya Mangun Karsa artinya di tengah harus terus-menerus membangun semangat dan ide-ide mereka untuk berkarya. Ing artinya “di”, madya memiliki arti “tengah”, mangun berarti “membangun” atau “memberikan”, dan karsa memiliki arti “semangat”, atau “niat”. Tut Wuri Handayani artinya di belakang memberikan dorongan. Semboyan Ki Hajar Dewantara ini yang kemudian memberikan kemerdekaan kepada peserta didik untuk terus belajar. Merdeka berarti peserta didik merasa bebas secara lahir maupun batin.

Guru tidak boleh memaksakan kehendaknya dan harus merubah mindset bahwa di abad ke 21 siswa adalah center nya. Seperti yang diungkapkan (Indrayani, 2019), ternyata pendidikan sampai sekarang ini hanya menekankan pada pengembangan daya cipta, dan kurang memperhatikan pengembangan olah rasa dan karsa. Jika berlanjut terus akan menjadikan manusia kurang humanis atau manusiawi. Hal ini tentunya berbanding terbalik dengan sistem Pendidikan Ki Hajar Dewantara yang menekankan kepada pengembangan daya, cipta, rasa, dan karsa. Pada perkembangannya sistem pembelajaran yang berlangsung sebenarnya telah banyak memiliki metode, model, dan media pembelajaran yang bervariasi.

Proses diskusi guna menyelesaikan masalah

Pada proses pembelajaran guru memberikan kebebasan kepada peserta didik namun masih pada harus memperhatikan kodrat mereka. Pertama kodrat alam, kedua adalah kodrat zaman. Kodrat alam berarti guru harus mendidik sesuai dengan budaya yang ada. Maksudnya, guru tidak boleh melek teknologi, abad 20 sangat berbeda perkembangan teknologi dengan abad ke 21. Kedua adalah kodrat alam, dalam proses pembelajaran guru tidak boleh meninggalkan kebudayaan dan sosio kultur lingkungan peserta didik. Peserta didik tetap harus diajarkan bagaimana menghadapi budaya dari asing dan mampu memegang teguh kebudayaan nya sendiri.

Oleh sebab itu, guru harus memfasilitasi kebutuhan peserta didik. Guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan sebuah pemikiran kritis dari peserta didik. Guru harus mampu membimbing peserta didik dari memunculkan sebuah permasalahan dan peserta didik menyelesaikan permasalahan yang ada. Kegiatan tersebut nantinya akan memunculkan sebuah pemahaman bermakna dan mampu membangun daya piker, cipta, dan karsa sesuai pemikiran Ki Hajar Dewantara. Kemudian, penggunaan metode ceramah yang cenderung sangat sering digunakan dulu, harus guru tinggalkan dan diganti dengan sebuah project based atau case based. Itulah PR yang harus diselesaikan oleh guru selaku pendidik untuk mewujudkan pembelajaran yang berpihak pada peserta didik.

Referensi:

Indrayani, N. (2019). Sistem Among Ki Hajar Dewantara Dalam Era Revolusi Industri 4.0. Seminar Nasional Sejarah Ke 4 Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Padang, 384–400.

Irawati, D., Iqbal, A. M., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2022). Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Mewujudkan Karakter Bangsa. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1224–1238. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3622

Penulis: Eka Marliana Saputri | Mahasiswa PPG Prajabatan 2022 Universitas Ahmad Dahlan

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Keberagaman Tak Dapat Dihindari di Indonesia, GM Totok MPR-RI  “Sikap Bijak Ini Yang Dibutuhkan” !

    Jika Keberagaman Tak Dapat Dihindari di Indonesia, GM Totok MPR-RI “Sikap Bijak Ini Yang Dibutuhkan” !

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Bantul – Inilah dua pertanyaan unik yang sempat menyita perhatian ratusan peserta dalam kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan, Pancasila, UUD-1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika dengan nara sumber utama Anggota MPR-RI, A-212 Fraksi PDI Perjuangan, Daerah Pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta, GM.Totok Herdi Santosa. Dua pertanyaan tersebut adalah terkait wujud dari […]

  • Tugas Akhir Manajemen Event, Mahasiswa STAIT Ygyakarta Gelar Acara Bukber di Pati

    Tugas Akhir Manajemen Event, Mahasiswa STAIT Ygyakarta Gelar Acara Bukber di Pati

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 834
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Pati – Yayasan Ya Ummi Fatimah menggelar acara buka bersama yang diikuti seluruh karyawan yayasan dan para siswa playgroup dan SD di Masjid YaUmmi Fatimah, J. P Diponogoro No. 155 Pati, Sabtu (23/3/2024). Ketua Panitia Ahmad Chusaeri mengatakan, rangkaian kegiatan buka bersama ini diisi dengan kajian keislaman dan lomba mewarnai untuk siswa play group, […]

  • Perkuat Dakwah Bidang Lingkungan, PP Aisyiyah Luncurkan Buku Panduan Islamic Green School

    Perkuat Dakwah Bidang Lingkungan, PP Aisyiyah Luncurkan Buku Panduan Islamic Green School

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 723
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Jakarta – Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah pagi tadi (7/1/2025) meluncurkan Buku Islamic Green School, sebuah Pedoman Praktis Sekolah Ramah Lingkungan di kantor PP Aisyiyah Jakarta.  Kegiatan ini bagian dari syiar Pra Tanwir I ‘Aisyiyah, yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 15-17 Januari 2025 dengan tema Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Indonesia Berkeadilan. Buku Panduan Islamic Green […]

  • Pemkab Klaten Gelontorkan Beasiswa Daerah Hingga 1 M, Syaratnya Harus Daftar Kuliah Di Unwidha

    Pemkab Klaten Gelontorkan Beasiswa Daerah Hingga 1 M, Syaratnya Harus Daftar Kuliah Di Unwidha

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Universitas Widya Dharma (Unwidha ) bersama dengan Pemerintah Kabupaten Klaten telah menangdatangani perjanjian kerjasama terkait Pelaksanaan Pendidikan Bagi Penerima Beasiswa Daerah.  Melaui perjanjian kerjasama ini para mahasiswa yang bergabung dengan Unwidha berkesempatan mendapatkan beasiswa penuh sampai dengan 8 semester selama menempuh jenjang pendidikan tinggi. Rektor Unwidha Klaten, Profesor Triyono mengatakan, Perjanjian kerjasama […]

  • There are also forty eight searched the newest game and view, providing you with several hundred or so choices to gamble

    There are also forty eight searched the newest game and view, providing you with several hundred or so choices to gamble

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Talked about provides may be the personal video game, and also the alive specialist choices, giving a much deeper adaptation on your favourite games you might not discover elsewhere. In this BetMGM gambling establishment comment, we didn’t have a chance to see the games, but you can anticipate those your enjoy to help you stream […]

  • Pimpinan KUD Jatinom Dilaporkan Ke Polres Klaten, Ada APA ?

    Pimpinan KUD Jatinom Dilaporkan Ke Polres Klaten, Ada APA ?

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 1.477
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Sekelompok warga dari yang menamakan diri sebagai Kesatuan Aksi Penyelamatan Koperasi Unit Desa (KUD) Jatinom mendatangi Polres Klaten untuk melaporkan dugaan penyimpangan atas pengelolaan KUD yang dialkukan JS pimpinan koperasi yang berada di Desa Krajan, Kecamatan Jatinom Klaten, Jawa Tengah. Informasi yang dihimpun, kedatangan warga ke Polres didampingi kuasa hukum ADIL, Arif. […]

expand_less