Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KRONIK » BAGAIMANA PENDIDIKAN BERPIHAK KEPADA PESERTA DIDIK?

BAGAIMANA PENDIDIKAN BERPIHAK KEPADA PESERTA DIDIK?

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
  • visibility 7.655
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Seiring semakin berkembangnya jaman, terjadi perubahan tingkah laku dan perilaku manusia dari masa ke masa. Hal ini juga merubah perkembangan system pendidikan di dunia dan di negara Indonesia khususnya. Sistem pendidikan adalah strategi atau metode yang digunakan dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan agar peserta didik dapat secara aktif mengembangkan potensi di dalam dirinya (Risdianto, 2019). Perubahan ini dapat dilihat dari perubahan sistem pendidikan yang terdiri dari pembelajran, pengajaran, kurikulum, perkembangan peserta didik, cara belajar, alat belajar, sarana dan prasarana, serta standar kompetensi kelulusan.

Lalu bagaimana menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik? Pendidikan pada dasarnya adalah suatu usaha yang dilakukan pemerintah untuk mengubah tingkah laku seseorang. Dikutip dari laman kemendikbud bahwa di era 4.0 pendidikan sudah harus berpusat pada peserta didik dan menggunakan teknologi dalam memajukan Pendidikan di Indonesia tentunya tidak lepas dari pemikiran Ki Hajar Dewantara. Siapa yang tidak mengenal sosok Ki Hajar Dewantara? Ki Hajar Dewantara memiliki sebutan sebagai Bapak Pendidikan di Indonesia. Pemikiran-pemikiran yang digagas oleh Ki Hajar Dewantara merupakan acuan yang pemerintah gunakan untuk kemajuan Pendidikan di Indonesia.

Ki Hajar Dewantara sewaktu mudah bernama Soewardi Suryadiningrat lahir pada tanggal 2 mei 1889. Sehingga untuk  memperingati jasa-jasanya dalam memajukan Pendidikan pada tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Semboyan yang sampai saat ini masih digunakan adalah Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Ing Ngarsa Sung Tuladha artinya di depan memberi contoh. Seorang guru yang baik adalah mampu memberikan contoh yang baik untuk peserta didiknya. Ing Madya Mangun Karsa artinya di tengah harus terus-menerus membangun semangat dan ide-ide mereka untuk berkarya. Ing artinya “di”, madya memiliki arti “tengah”, mangun berarti “membangun” atau “memberikan”, dan karsa memiliki arti “semangat”, atau “niat”. Tut Wuri Handayani artinya di belakang memberikan dorongan. Semboyan Ki Hajar Dewantara ini yang kemudian memberikan kemerdekaan kepada peserta didik untuk terus belajar. Merdeka berarti peserta didik merasa bebas secara lahir maupun batin.

Guru tidak boleh memaksakan kehendaknya dan harus merubah mindset bahwa di abad ke 21 siswa adalah center nya. Seperti yang diungkapkan (Indrayani, 2019), ternyata pendidikan sampai sekarang ini hanya menekankan pada pengembangan daya cipta, dan kurang memperhatikan pengembangan olah rasa dan karsa. Jika berlanjut terus akan menjadikan manusia kurang humanis atau manusiawi. Hal ini tentunya berbanding terbalik dengan sistem Pendidikan Ki Hajar Dewantara yang menekankan kepada pengembangan daya, cipta, rasa, dan karsa. Pada perkembangannya sistem pembelajaran yang berlangsung sebenarnya telah banyak memiliki metode, model, dan media pembelajaran yang bervariasi.

Proses diskusi guna menyelesaikan masalah

Pada proses pembelajaran guru memberikan kebebasan kepada peserta didik namun masih pada harus memperhatikan kodrat mereka. Pertama kodrat alam, kedua adalah kodrat zaman. Kodrat alam berarti guru harus mendidik sesuai dengan budaya yang ada. Maksudnya, guru tidak boleh melek teknologi, abad 20 sangat berbeda perkembangan teknologi dengan abad ke 21. Kedua adalah kodrat alam, dalam proses pembelajaran guru tidak boleh meninggalkan kebudayaan dan sosio kultur lingkungan peserta didik. Peserta didik tetap harus diajarkan bagaimana menghadapi budaya dari asing dan mampu memegang teguh kebudayaan nya sendiri.

Oleh sebab itu, guru harus memfasilitasi kebutuhan peserta didik. Guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan sebuah pemikiran kritis dari peserta didik. Guru harus mampu membimbing peserta didik dari memunculkan sebuah permasalahan dan peserta didik menyelesaikan permasalahan yang ada. Kegiatan tersebut nantinya akan memunculkan sebuah pemahaman bermakna dan mampu membangun daya piker, cipta, dan karsa sesuai pemikiran Ki Hajar Dewantara. Kemudian, penggunaan metode ceramah yang cenderung sangat sering digunakan dulu, harus guru tinggalkan dan diganti dengan sebuah project based atau case based. Itulah PR yang harus diselesaikan oleh guru selaku pendidik untuk mewujudkan pembelajaran yang berpihak pada peserta didik.

Referensi:

Indrayani, N. (2019). Sistem Among Ki Hajar Dewantara Dalam Era Revolusi Industri 4.0. Seminar Nasional Sejarah Ke 4 Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Padang, 384–400.

Irawati, D., Iqbal, A. M., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2022). Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Mewujudkan Karakter Bangsa. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1224–1238. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3622

Penulis: Eka Marliana Saputri | Mahasiswa PPG Prajabatan 2022 Universitas Ahmad Dahlan

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penilaian Kinerja Legislator, Anton Lami Suhadi DPRD Jateng Terima Pengargaan BK Award 2024

    Penilaian Kinerja Legislator, Anton Lami Suhadi DPRD Jateng Terima Pengargaan BK Award 2024

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten –  Prestasi membanggakan diraih Legislator DPRD Jawa Tengah, Anton Lami Suhadi. Anggota DPRD Jawa Tengah tersebut mendapatkan penghargaan prestasi kinerja pada malam penganugerahan ‘Badan Kehormatan (BK) Award 2024.’ Gelaran meriah itu dilaksanakan di Hall Hotel Grand Mercure, Solo Baru (Soba), Kabupaten Sukoharjo, Jumat (30/8/2024) lalu. Seperti diketahui,  kegiatan BK selama ini memantau kedisiplinan […]

  • Berbahaya, KAI Daop 6 Ingatkan Soal Larangan Beraktifitas, Naguburit di Jalur Kereta

    Berbahaya, KAI Daop 6 Ingatkan Soal Larangan Beraktifitas, Naguburit di Jalur Kereta

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Yogyakarta –  Memasuki bulan Ramadhan 1447 Hijriyah, KAI Daop 6 Yogyakarta kembali mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang kereta api serta tidak beraktivitas di sekitar kalur KA. Pelanggaran di perlintasan sebidang dan jalur KA dapat membahayakan keselamatan, baik keselamatan para petugas kereta api, penumpang KA maupun pengguna jalan itu […]

  • Akhiri Bulan Ramadhan Dengan Sedekah, Keluarga Hariyanto Gerindra Santuni Ratusan Kaum Duafa

    Akhiri Bulan Ramadhan Dengan Sedekah, Keluarga Hariyanto Gerindra Santuni Ratusan Kaum Duafa

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 767
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Delanggu – Ratusan kaum duafa diwilayah Kecamatan Delanggu dan sekitarnya mendapatkan santunan berupa paket sembako dari Anggota DPRD Klaten yang juga Ketua DPC Partai Gerindra, Hariyanto. Satunan yang diberikan ini merupakan kali keempat selama bulan Ramadhan. Dengan membawa kupon pengambilan paket sembako, satu persatu para duafa mendatangi kediaman Hariyanto di Desa Karang Kecamatan Delanggu, […]

  • Serahkan Bantuan Benih Padi di Trucuk, Para Petani Berharap Yoga Hardaya Kelak Bisa Perjuangkan Kesejahteraannya!

    Serahkan Bantuan Benih Padi di Trucuk, Para Petani Berharap Yoga Hardaya Kelak Bisa Perjuangkan Kesejahteraannya!

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Wakil Bupati Katen sore ini secara pribadi menyerahkan bantuan benih padi putri raja dn benih jagung untuk para petani di Kecamatan Trucuk dan sekitarnya. Yoga Hardaya siap mendengar keluhan dan memberikan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan para petani di Klaten. Secara simbolis bantuan benih padi tersebut diserahkan Yoga Hardaya kepada perwailan Gapoktan yang […]

  • PKKMB Unwidha, Benny Indra Ajak Mahasiswa Berfikir Global, Berkarakter dan Berkontribusi

    PKKMB Unwidha, Benny Indra Ajak Mahasiswa Berfikir Global, Berkarakter dan Berkontribusi

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Setelah dibuka oleh Bupati Klaten,  Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Widya Dharma Klaten menghadirkan Wakil Bupati, Benny Indra Ardhianto menyampaikan materi terkait dengan Mahasiswa Global, Berfikir Mendunia Berkontribusi Lokal, berlangsung di aula FKIP kampus setempat, Selasa (16/9/2025). “Mahasiswa Global yakni mahasiswa yang memiliki wawasan luas, mampu bersaing di […]

  • Usai Pelantikan, Pengurus PGRI Klaten Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

    Usai Pelantikan, Pengurus PGRI Klaten Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Sebanyak 18 pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Klaten masa bakti XIII periode 2025-2030 resmi dilantik. Persoalan keuangan menjadi prioritas untuk membiayai seluruh program kerja kepengurusan Pelantikan berlangsung di Gedung PGRI Kabupaten Klaten dipimpin Ketua PGRI Kabupaten Klaten, Suwartopo, S.Pd. Diawali dengan pembacaan surat keputusan pelantikan, pembacaan pakta integritas dan penandatanganan […]

expand_less