Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KRONIK » Belajar Konversi Satuan Panjang Lebih Menyenangkan Dengan Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi

Belajar Konversi Satuan Panjang Lebih Menyenangkan Dengan Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
  • visibility 2.597
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagi sebagian besar peserta didik, pelajaran matematika selalu dianggap sebagai  pelajaran yang sulit dan rumit untuk dipelajari. Hal tersebut terjadi karena pelajaran matematika selalu berhubungan dengan angka, rumus, dan berhitung. Penyebab lain dari hal tersebut adalah kegiatan pembelajaran yang kurang menarik dan monoton. Pada saat pembelajaran didominasi menggunkan metode ceramah sehingga peserta didik tidak terlibat aktif hal ini yang membuat mereka sulit memahami materi yang disampaikan. Permasalahan tersebut menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi karena penanaman konsep matematika pada kelas rendah merupakan hal penting sebagai bekal pengetahuan yang akan diterapkan di tingkat pendidikan selanjutnya. Pada pembelajaran materi konversi satuan panjang di kelas II SD, guru harus bisa menguasai materi dan mendalami berbagai macam strategi pembelajaran agar materi yang disampaikan lebih mudah dipelajari dan diterima. Peserta didik di kelas II SD pada umumnya masih dalam tahapan berpikir konkret. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu kegiatan pembelajaran yang menyenangkan melalui penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi.

Pembelajaran menyenangkan dapat diartikan sebagai pembelajaran yang dapat menarik perhatian peserta didik dengan berbagai metode yang diterapkan, sehingga saat pembelajaran berlangsung peserta didik tidak merasa bosan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pembelajaran yang menyenangkan adalah suatu proses pembelajaran yang berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan mengesankan. Suasana pembelajaran yang menyenangkan dan berkesan akan menarik minat peserta didik untuk terlibat secara aktif, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal.

Sebagai seorang guru, dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar harus bisa berperan menjadi fasilitator peserta didik dalam belajar, sehingga potensinya dapat berkembang dengan optimal. Dalam suatu kelas peserta didik mempunyai beragam karakter yang berbeda sehingga untuk memenuhi kebutuhan belajar mereka tentu saja harus bisa dilayani dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, guru harus bisa memastikan bahwa setiap peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dengan cara terbaik yang sesuai untuk mereka. Melalui proses penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang meliputi diferensiasi konten, proses, dan produk, peserta didik bukan hanya dapat memaksimalkan potensi mereka, tapi mereka juga dapat belajar tentang berbagai nilai-nilai kehidupan yang penting.

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik baik dari segi kesiapan belajar, minat, atau profil belajarnya. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi bisa diartikan usaha menyesuaikan pembelajaran di kelas untuk memenuhi  kebutuhan belajar individu setiap peserta didik. Inovasi guru dalam pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan pemetaan gaya belajar peserta didik melalui tahapan diantaranya:

  • Konten: Guru membuat angket yang berisi pilihan gaya belajar peserta didik diantaranya auditori, visual dan kinestetik. Gaya belajar auditori mampu memproses informasi secara baik dengan mendengarkan. Gaya belajar visual, peserta didik lebih mudah menerima informasi melalui ilustrasi gambar, , video animasi, warna, simbol dan grafik. Sedangkan, gaya belajar kinestetik cenderung lebih mudah menerima informasi melalui praktik secara langsung, menggunakan panca indera untuk memahami informasi.
  • Proses: Guru membuat rancangan pelaksanaan pembalajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Mengingat keberagaman gaya belajar yang dimiliki peserta didik, maka guru membuat media pembelajaran yang beragam. Gaya belajar auditori menggunakan media lagu dengan judul yang sudah ada kemudian diubah liriknya sesuai dengan materi yang akan dipelajari yaitu mengenal satuan panjang. Gaya belajar visual menggunakan media pembelajaran berupa power point berisi tulisan dan gambar terkait materi yang dipelajari. Sedangkan, gaya belajar kinestetik menggunakan media “Papan Sanjang” dan memberikan proyek yang harus dikerjakan berupa kegiatan praktik langsung melakukan pengukuran panjang daun di lingkungan sekolah yang kemudian diubah (satuan cm ke m). Kegiatan belajar dilaksankan secara berkelompok tujuannya agar peserta didik saling bekerjasama dalam proses pembelajaran.
  • Produk: Pada tahap diferensiasi produk merupakan wujud pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran yang ditunjukkan kepada guru. Produk pembelajaran memungkinkan guru menilai kemampuan peserta didik dan sebagai penentu unuk pembelajaran selanjutnya. Adapun jenis produk yang dihasilkan sangat bervariasi, bisa berbentuk tulisan hasil pengamatan, presentasi, video, lagu, dan sebagainya. Produk yang dihasilkan yaitu peserta didik mampu mengenal satuan panjang dan aturannya, serta mampu mengkonversi satuan panjang.

Penulis: Fina Hastiwi, S.Pd | Mahasiswa PPG PGSD Prajabatan 2022 Universitas Ahmad Dahlan

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkah Ramadhan, PSI Klaten Bagikan Ratusan Paket Takjil Gratis di Simpang 4 Teglyoso

    Berkah Ramadhan, PSI Klaten Bagikan Ratusan Paket Takjil Gratis di Simpang 4 Teglyoso

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 867
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kabupaten Klaten menggelar aksi sosial bagi takjil untuk umat muslim saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, Minggu (31/03/2024) sore. Kegiatan yang berlangsung di lampu merah perempatan RSST Soeradji Tirtonegoro Klaten tersebut dipimpin langsung Ketua DPD PSI Klaten, Yusuf Andi Pratama dan beberapa simpatisan. ”Ini wujud nyata rasa […]

  • PERAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP ACADEMIC BURNOUT PADA MAHASISWA

    PERAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP ACADEMIC BURNOUT PADA MAHASISWA

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Hany Almasitoh (Mahasiswa Doktoral Psikologi UMS dan Dosen Psikologi Unwidha Klaten) Academic burnout dapat didefinisikan sebagai kelelahan akibat berlebihan dan Stres berkepanjangan yang dialami di dunia akademis (Schaufeli, et al., 2002). Perkembangan burnout pada siswa berhubungan langsung dengan kelebihan akademik dengan banyak tenggat waktu dan tugas, dan hal ini menyebabkan energi terkuras, berkurangnya […]

  • Hebat, Mahasiawa Farmasi UMKLA  Juara Pertama Lomba Video Dokumentasi Ikmadifari

    Hebat, Mahasiawa Farmasi UMKLA Juara Pertama Lomba Video Dokumentasi Ikmadifari

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 619
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Ikatan Mahasiswa Diploma Farmasi Indonesia (Ikmadifari) mengadakan lomba dengan tema “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Lingkungan Sekolah”. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa tingkat 1 dan tingkat 2 dari Program Studi D3 Farmasi Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA). Salah satu lomba yang diadakan adalah lomba video dokumentasi. […]

  • Catatan Kinerja Anton Lami Suhadi DPRD Jateng 2025, Konsolidasi BPR Menjadi BPRS Hingga Optimalisasi PAD

    Catatan Kinerja Anton Lami Suhadi DPRD Jateng 2025, Konsolidasi BPR Menjadi BPRS Hingga Optimalisasi PAD

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Anggota DPRD Jawa Tengah, Anton Lami Suhadi sampaikan capaian kinerja sebagai wakil rakyat sepanjang tahun 2025. Sesuai dengan prioritas program di Komisi C yang membidangi urusan Keuangan, Perbankan, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), beberapa langkah stategis telah dilakuan oleh Legislator Daerah Pemilihan 7 (Klaten, Sukoharjo dan Surakarta) dari Fraksi Partai Golkar […]

  • Perluas Dakwah, Majelis Tabligh Ketarjihan PDA Klaten Gelar Pelatihan Konten Digital

    Perluas Dakwah, Majelis Tabligh Ketarjihan PDA Klaten Gelar Pelatihan Konten Digital

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Klaten Majelis Tabligh dan Ketarjihan menyelenggarakan Temu Mubalighot PDA MTK dan PCA MTK se-Kabupaten Klaten dengan agenda Pelatihan Konten Digital,Ahad (31/3/2024). Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan sebagai bekal bagi para Mubalighot ‘Aisyiyah Klaten dalam rangka memperluas dakwah ‘Aisyiyah selain melalui dakwah kultural juga mencakup dakwah digital sebagai […]

  • Peringatan HSN 2025, Bupati Klaten Tunjukkan Komitmen Pemkab Dalam Pengembangan Pesantren

    Peringatan HSN 2025, Bupati Klaten Tunjukkan Komitmen Pemkab Dalam Pengembangan Pesantren

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Bupati Klaten pagi tadi (22/10/2025) memimpin upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang diikuti ratusan santri. Dandim Klaten,  Letkol Inf Slamet Hardianto menyebut Hari Santri merupakan momentum refleksi dan kebangkitan bagi seluruh santri Indonesia untuk memperkuat kontribusi terhadap kemajuan bangsa. Selain dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, kegiatan berlangsung dengan khidmat dan […]

expand_less