Desa Cerdas Iklim, Ribuan Bibit Pohon Ditanam di Agro Techno Park Desa Ponggok
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
- visibility 247
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Aksi Cerdas Sadar Iklim dilakukan secara sinergi antara Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB), PT Aqua dan Pemerintah Desa Ponggok dengan melakukan penanaman 1400 bibit pohon di kawasan Agro Techno Park Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Sabtu pagi (22/11/2025).
Penanaman secara simbolis dilakukan Dr. Soni Trison, S.Hut., M.Si. Ketua Departemen Manajemen Hutan IPB University didampingi Kepala Desa Ponggok Junaedi Mulyono, Rama Zakaria, Stakeholder Relation Manager Pabrik AQUA Klaten, DLHK Klaten, Camat Polanharjo dan lainnya.
“Aksi tanam pohon ini merupakan bagian dari upaya mitigasi sekaligus adaptasi terhadap perubahan iklim, tujuannya bagaimana desa mampu merespons isu perubahan iklim melalui aksi nyata yang bisa dilakukan secara mandiri”,kata Ketua Departemen Manajemen Hutan IPB University, Prof Soni Trison.
Diharapkan kolaborasi ini memberi manfaat langsung bagi Desa Ponggok sebagai desa wisata. Semoga bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk melakukan aksi serupa
Kepala Desa Ponggok Junaedi Mulyono menyebut jika program ini sejalan dengan visi-misi Desa Ponggok 2019–2025, “Makmur Lestari”, yang menekankan pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan lingkungan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri; harus berkolaborasi dengan banyak pihak untuk keberlanjutan lingkungan,” ucapnya.
Dijelaskan, Desa Ponggok telah menyiapkan sekitar 2 hektare lahan untuk penanaman pohon. Setiap RW diwajibkan membuat 50 lubang tanam, dan kelompok kerja seperti water defender, penjaga mata air, serta penjaga sungai juga mendapat target tanam minimal 50 pohon. Program ini tidak hanya berfokus pada pemulihan lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan desa termasuk mendukung program pemerintah makan bergisi gratis (MBG).
“Dengan sinergitas bersama akademisi, pemerintah desa, komunitas lokal, hingga sektor swasta, Ponggok menegaskan posisinya sebagai salah satu desa yang aktif melakukan aksi nyata menghadapi perubahan iklim sekaligus memperkuat kesejahteraan warganya”,jelasnya. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
