Isak Tangis Warnai Upacara Pemakaman, Gubernur Jateng : Benny Orang Baik!
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
- visibility 645
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Isak tangis mewarnai upacara pemakaman jenazah Almarhum Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten di rumah duka, di Dukuh Tegalrejo, Desa Karang Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Ahad (8/2/2026). Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir dan menyampaikan ucapan belasungkawa mewakili masyarakat di Jawa Tengah.
“Saya bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta warga Jawa Tengah betul-betul dalam suasana berduka yang mendalam. Kita semuanya telah kehilangan putra terbaik bagi keluarga, masyarakat Klaten, dan provinsi Jawa Tengah,” ucap Ahmad Luthfi dihadapan keluarga almarhum dan ribuan pelayat yang hadir di rumah duka.
Menurutnya, almarhum Benny seperti anak sendiri, baik secara personal maupun sebagai Wakil Bupati Klaten bahkan ia sudah mengenal almarhum jauh sebelum menjadi Wakil Bupati Klaten. Almarhum dikenal sebagai sosok yang mempunyai dedikasi tinggi, rendah diri, dan murah senyum. Dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi masyarakat juga dilaksanakan dengan penuh tanggung jawa.
“Almarhum Benny ini orang baik, mari kita buat kesaksian agar almarhum diterima Allah SWT dengan husnul Khotimah”,ujar Luthfi yang diikuti para takziah.
Rasa kehilangan juga disampaikan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo saat memimpin upacara pemakaman jenazah secara kenegaraan.
“Almarhum Benny Indra Ardhianto merupakan pekerja keras dan sudah seperti keluarga sendiri. Kami bekerja saling melengkapai, kami jajaran Pemkab Klaten juga merasakan duka yang mendalam, kehilangan sosok seperti almarhum, semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan, semoga almarhum diterima disisi Allah, SWT”,ujar Bupati Klaten.
Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto mengembuskan napas terakhir Sabtu, 7 Februari 2026, pukul 10.00 WIB di Rumah Sakit dr. Kariyadi Semarang. Jenazahnya kemudian dimakamkan dalam upacara kenegaraan di Pemakaman Umum Jonggrangan, Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, almarhum meninggalkan seorang istri, Mahanni Yulindha Pratiwi, serta dua orang anak. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
