Kerjasama Dengan PT Garda Total Security, Baznas Klaten Hadirkan Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diklat Satpam
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
- visibility 186
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Diklat satpam sinergitas antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Klaten dan PT Garda Total Security angkatan ke-83 resmi ditutup pagi tadi. Wakil Ketua Baznas memberikan sinyal postif soal keberlanjutan program kerjasama pemberdayaan masyarakat dan kontribusi dalam hal cipta kondisi melalui program pentasyarufan ZIS.
Upacara penutupan diklat satpam kerjasama PT Garda Total Security tersebut diikuti 135 peserta, dari jumlah tersebut 43 peserta dibiayai oleh Baznas Klaten melalui penjaringan yang dilakukan berdasarkan kriteria warga kurang mampu yang belum mendapatkan pekerjaan.
“Dari 135 peserta diklat satpam, termasuk dari Baznas seluruhnya dinyatakan lulus dan telah memiliki kompetensi dalam bidang satuan pengamanan, untuk itu layak untuk diterbitkan ijazah dan KTA Satpam”,kata Direktur BUJP PT Garda Total Security Klaten, Agus Wijanarko, uasi upacara penutupan diklat.
Pelatihan ini menurutnya akan mengikuti empat tahapan penting yaitu rekrutmen, pelatihan, sertifikasi KTA satpam, dan penempatan kerja. Setiap peserta yang lulus dijamin memiliki legalitas dan kompetensi profesional dan akan diupayakan dalam hal penempatan.
“Kami telah bekerja sama dengan berbagai perusahaan yang mulai melakukan seleksi sejak sesi pelatihan masih berjalan, tidak hanya itu program strategis nasional yang dilaksanakan pemerintahan Prabowo seperti makan bergizi gratis dengan banyaknya SPPG dan program Koperasi Desa Merah Putih yang sangat memerlukan profesi satpam”,ucapnya.
Wakil Ketua Baznas Klaten, Ahmad Aydi Sunani menjelaskan, kerjasama dengan PT Total Garda Security ini bagian dari program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah diarahkan tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga untuk menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat kurang mampu melalui pelatihan vokasi disamping juga mendukung terciptanya situasi yang kondusif di Klabupaten Klaten melalui kerja Satpam.
“Dengan adanya pelatihan ini, program pelatihan satpam dari Baznas dapat menjadikan peserta memiliki kompetensi yang kuat dan mampu terserap di dunia kerja,” ujar jelasnya.
Diterangkan, Program ini mencakup pembiayaan pelatihan selama sembilan hari, seragam lengkap, serta dukungan administratif lainnya kepada peserta terpilih yang mayoritas adalah warga pengangguran dan kategori miskin.
“Program ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara lembaga zakat, dunia usaha, dan aparat keamanan dapat menghadirkan solusi konkret bagi persoalan ketenagakerjaan dan kesejahteraan masyarakat di Klaten dan sekitarnya, kedepan akan kami lanjutkan sinergitas ini”, pungkasnya. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
