Pedagang Pasar Gedhe Klaten Jual MinyakKita Diatas HET, Tim Pemantau Akan Hubungi Penyalur
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
- visibility 460
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko pagi tadi (13/3/2025) melakukan sidak harga di pasar gedhe Kabupaten Klaten. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang lebaran 1446 H.
“Hari ini kami bersama rombongan memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di beberapa Kabupaten termasuk di pasar gedhe Klaten, pasar ini memang bukan tempat kulakan namun untuk harga sepertinya tidak bergejolak”,katanya, Kamis.
Sujarwanto menjelaskan di KLaten harga masih stabil Lombok rawit merah masih dikisaran 85 ribu per kilogram, Lombok merah teropong terpantau 40 ribu rupiah perkilogram, harga ini tidak jauh tinggi dari harga produsen di Kabupaten Magelang yang melepas harga 30-35 ribu perkilogramnya.
“Ini masih wajar begitu pula mayoritas harga komoditi kebutuhan pokok menjelang lebaran di Jawa Tengah masih relatif stabil, telur sedikit turun, Yang mengagetkan adalah harga minyak kita yang masih terlalu tinggi diatas HET”,jelasnya.

Para pedagang sembako di pasar gedhe ini mengaku menjual minyak dengan harga yang masih tinggi karena harga yang didapat dari agen minyak kita sudah tinggi yakni pada harga 17,5 – 18 ribu perkilogramnya.
“Ini yang masih terlalu tinggi, nanti akan kita vchek lagi di penyalur yang ditunjuk untuk menemukan persoalan apa yang terjadi sehingga harga minyak kita terlalu tinggi padahal HET nya sudah ditetapkan 15 ribu 700 perkilogramnya”,ujar Sujarwanto. (Fath)
- Penulis: Redaksi SieradMU
