Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Ciptakan Harmonisasi Beragama, PWNA Lampung Gelar Dialog Moderasi Beragama

Ciptakan Harmonisasi Beragama, PWNA Lampung Gelar Dialog Moderasi Beragama

  • account_circle Redaksi SieradMU
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 430
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sieradmu.com Lampung  — Dalam rangka puncak kegiatan Breaking Down The Walls Day (BDWD) Faith In Harmony: Best Friends Forever, Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PWNA) Lampung menyelenggarakan Dialog Interaktif Moderasi Beragama yang menghadirkan lima tokoh agama dari lintas keyakinan.

Kegiatan ini dihadiri oleh pemuka agama Islam Bapak Sudarman, Bhante Pannajoto Thera dari agama Buddha, Romo Philipus Suroyo dari Katolik, Pendeta Stevanus Wardoyo dari Kristen, serta Ida Bagus Putu Mambal dari agama Hindu. Dialog dimoderatori oleh Sekretaris PWNA Lampung, Jeni Rahmawati.

Dialog berlangsung hangat dan penuh makna. Masing-masing tokoh agama menyampaikan perspektifnya tentang pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman.  Nampak hadir pula perwakilan peserta dari organisasi kepemudaan Islam seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Pemuda Muhammadiyah, serta unsur perempuan dari Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah dan Muslimat Nahdlatul Ulama. Tak hanya itu, para pelajar lintas agama dari berbagai sekolah di Bandar Lampung juga turut berpartisipasi, mencerminkan semangat keberagaman dan persaudaraan dalam acara tersebut.

Romo Philipus Suroyo, yang akrab disapa Romo Roy, menekankan bahwa pertemuan antarumat beragama bukanlah ancaman terhadap keyakinan, melainkan justru memperkuat keimanan masing-masing. “Pertemuan lintas agama tidak membuat orang menyimpang dari agamanya. Justru membuat orang Katolik makin Katolik, orang Islam makin Islam,” ujarnya.

Ia juga mengajak peserta untuk membanjiri media sosial dengan konten positif sebagai respon terhadap maraknya intoleransi digital.

Pendeta Stevanus Wardoyo menambahkan, “Manusia harus menyadari bahwa kita semua ciptaan Tuhan. Tugas kita adalah mendekatkan diri kepada-Nya, agar kebencian dan perpecahan sirna, dan muncullah teposeliro atau toleransi.”

Sementara itu, Ida Bagus Putu Mambal dari agama Hindu menjelaskan bahwa moderasi beragama sejatinya telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari umat Hindu. “Kita tumbuh dari alam dan akan kembali ke alam. Maka kita perlu saling asah, asih, asuh—saling memahami, menyayangi, dan membimbing,” tuturnya.

Bhante Pannajoto Thera dari agama Buddha menyampaikan bahwa akar dari intoleransi adalah egoisme. “Untuk menghilangkan intoleransi, kita harus belajar tidak bersifat eksklusif. Seperti maestro orkestra, kita harus menghargai instrumen lain, meski tidak kita mainkan sendiri,” ungkapnya.

Perwakilan dari agama Islam, Bapak Sudarman, menyatakan apresiasinya terhadap PWNA Lampung. “Saya bangga Nasyiatul Aisyiyah mengadakan kegiatan dialog seperti ini. Anak muda harus menjadi garda depan dalam menyuarakan toleransi dan membangun Lampung yang damai,” katanya.

Kegiatan dialog interaktif moderasi beragama ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai latar belakang keagamaan dan organisasi kepemudaan. Hadir dalam kegiatan ini para pemuka agama Katolik, Kristen, serta perwakilan dari komunitas Shri Ksetra Caitya yang mewakili pemuda Buddha.(Nur/*)

  • Penulis: Redaksi SieradMU

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syukur sebagai Kekuatan Batin: Perspektif Islam dalam Menguatkan Diri

    Syukur sebagai Kekuatan Batin: Perspektif Islam dalam Menguatkan Diri

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Ketika Hidup Terasa Berat: Realitas Kesehatan Mental Mahasiswa Tekanan akademik kini menjadi realitas yang dialami banyak mahasiswa. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa stres akademik berdampak signifikan terhadap kesehatan mental, seperti munculnya kecemasan, tekanan emosional, dan menurunnya kesejahteraan psikologis apabila tidak dikelola dengan baik (Sari, 2024). Beban tugas yang tinggi, kesulitan memahami materi, komunikasi dengan pengajar, serta […]

  • Melestarikan Kesenian Tradisional, Kadarwati DPRD Jateng Ungkap Nilai Sosial Musik Campursari

    Melestarikan Kesenian Tradisional, Kadarwati DPRD Jateng Ungkap Nilai Sosial Musik Campursari

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sieradmu.com – Ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat, hadir dalam Sosialisasi Peningkatan Kualitas Kebijakan melalui Media Tradisional yang dipimpin Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kadarwati . Acara berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Jatipuro Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Sabtu (9/11/2025) Dalam kesempatan kali ini, Legislator Daerah Pemilihan 7 Jawa Tengah dari Fraksi PDI-P menyajikan […]

  • Pelaku Seni di Klaten Berharap Konsistensi Anton Lami Suhadi Terhadap Pelestarian Kesenian Tradisional

    Pelaku Seni di Klaten Berharap Konsistensi Anton Lami Suhadi Terhadap Pelestarian Kesenian Tradisional

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Sieardmu.com KLaten – Ratusan warga di Dukuh Kahuman, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum Klaten menerima kehadiran Anggota DPRD Jateng dalam kegiatan sambaing konstituen sekaligus menyampaikan kebijakan melalui media tradisonal, Kamis (11/7/2024). Legislator Partai Golkar Daerah Pemilihan 7 Jawa Tengah ini menggandeng sanggar tari sekar langit dari Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno dengan penata tari Marta Endang. Yang […]

  • Kartini’s Day, Legislator DPRD Jateng Kadarwati Inisiasi Gerakan Perempuan Bijak Kelola Sampah

    Kartini’s Day, Legislator DPRD Jateng Kadarwati Inisiasi Gerakan Perempuan Bijak Kelola Sampah

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten –  Bersamaan dengan momentum peringatan Hari Kartini Tahun 2026, Anggota DPRD Jawa Tengah, Daerah Pemilihan 7, Kadarwati melakukan gerakan perempuan peduli persoalan sampah dengan mengurangi penggunaan plastik di Desa Srebegan, Kecamatan Ceper pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan yang dikemas dalam Sosialisasi Peningkatan Pengawasan Pelaksanaan Perda ini sangat  relevan dengan kebijakan Pemkab Klaten yang saat […]

  • Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi, Polres Klaten Dirikan Delapan Pos Pengamanan Lebaran

    Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi, Polres Klaten Dirikan Delapan Pos Pengamanan Lebaran

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Kepolisian Resor Klaten, Jawa Tengah, menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Candi 2025. Delapan pos pengamanan disiapkan untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik lebaran 1446 H termasuk di exit tol. Apel dipimpin Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo bersama Kapolres, AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo dan Kasdim 0723 Klaten, Mayor Inf Joko Prasetyo. […]

  • Mengusung Perubahan, Cawabup Wahyu Adhi Dhermawan Tanggapi Optimis Soal Hasil Pilkada Klaten

    Mengusung Perubahan, Cawabup Wahyu Adhi Dhermawan Tanggapi Optimis Soal Hasil Pilkada Klaten

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Redaksi SieradMU
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Sieradmu.com Klaten – Calon Wakil Bupati Klaten, Wahyu Adhi Dermawan,  bersama istri dan keluarga pagi tadi (27/11/2024)ntelah menggunakan hak pilihnya di Pilkada Serentak 2024. Wahyu menyatakan Pilkada kali ini menjadi pembelajaran dirinya terjun di dunia politik. Informasi yang dihimpun sieradmu.com, Wahyu adhi Dhermawan yang mendampingi Calon Bupati, Herry Wibowo menggunakan hak pilihnya di  di TPS […]

expand_less