Kemungkinan Ada Perbedaan Awal Puasa, Kemenag Klaten Minta Saling Menghargai dan Jaga Harmonisasi
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
- visibility 674
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Pemerintah masih menunggu sidang isbat untuk menentukan awal puasa Ramadan 1447 Hijriyah. Diperkirakan akan terjadi perbedaan awal puasa, namun, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Klaten meminta masyarakat tidak mempersoalkan adanya perbedaan itu.
Seperti diketahui Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah menetapkan awal Ramadan jatuh pada 18 Februari 2026. Sementara, pemerintah kemungkinan baru akan mengumumkan awal Ramadan setelah pelaksanaan sidang isbat yang dihelat pada 17 Februari 2026.
“Kemungkinan akan terjadi perbedaan awal Ramadan, namun hal itu tidak perlu dipermasalahkan karena sama sama memiliki dasar penentuan”,kata Kepala Kemenag Klaten, Khumaidin di Gedung Al-Ikhlas, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Klaten, kemarin (11/2/2026).

Kemenag Kabupaten Klaten menggajak seluruh ummat islam menyambut datangnya bulan Ramadan dengan suka cita, dengan kegembiraan.
“Kami berharap sikap saling menghormati, menjaga toleransi dan harmonisasi dalam menyambut bulan penuh kemuliaan ini”,ucap Khumaidin.
Khumaidin mengajak seluruh ummat islam di Klaten untuk memanfaatkan bulan suci ini dengan amalan-amalan ibnadah untuk meraih kemuliaan di bulan Ramadan. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
