Marah, Kecewa Janji Manis Jokowi, Inisiator Mobil Esemka Sukiyat, Turunkan Semua Foto dengan JKW di Ruang Kerjanya !
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 183
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Masih ingat dengan sukiiyat, Pria asal Klaten, Jawa Tengah yang merupakan inisiator pertama tercetusnya mobil Esemka ini kembali menujukkan rasa kecewanya dengan Jokowo Widodo, puncaknya hari ini (8/6/2026), semua foto pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia ke-7 yang berada di dalam ruang kerjanya diturunkan.
“Ini foto penyerahan kunci mobil Esemka kepada Jokowi waktu itu, saya turunkan karena rasa kecewa yang mendalam, mungkiau beliau tidak menyadari bahwa penyerahan kunci melambangkan penyerahan negara dengan langkah mulusnya dari Walikota Solo, kemudian menjadi Gubernur DKI dan terpilih sebagai presdien Ri selama dua periode”,kata Sukiyat dikediamannya.
Setelah menurunkan foto beliau bersama Jokowi saat penyerahan kunci Mobil Esemka, Sukiyat juga menurunkan beberapa foto lainnya diruang kerjanya termasuk saat Jokowi mampir melihat kendaraan Mahesa yang digadang menjadi Alat Mekanis Multiguna Pedesaan.
Keputusan ini menurutnya diambil setelah beliau menilai kinerja Jokowi selama 10 tahun memimpin Indonesia. Selama 10 tahun Jokowi telah berhasil menyempurnakan kehancuran Indonesia. Saya merasa didzolimi oleh janji-janji mobil Esemka yang hanya tebar janji, tidak ada realisasinya.
“Aksi penurunan foto pertemuan dengan Jokowi ini murni sikap pribadi saya sebagai warga negara yang merasa dirugikan, ditipu dengan keberadaan mobil esemka yang dipakai branding untuk memuluskan langkahnya sampai diistana negara”,ucapnya.
Sukiyat menyebut setelah sukses memimpin negara dua periode dan telah kembali ke tanah kelahiran hingga sekarang tidak ada perubahan seperti yang diharapkan, tidak hanya dikecewakan soal mobil esemka, dirinya juka merasa ditiipu dengan pengembangan proyek Mahesa (Moda Angkutan Hemat Perdesaan) yang tidak ada realisasinya.
“Disini masih ada kendaraan mahesa, kerjasama dengan PT Astra Autopart menjadi AMMDes (Alat Mekanis Multiguna Pedesaan). Proyek esemka dipakai waktu mau mencalonkan Gubernur DKI dan Presiden RI periode pertama sementara proyek Mahesa waktu beliau mau mencalonkan sebagai presiden periode kedua tahun 2019”,ujarnya.
Dia menyebut kondisi Bangsa Indonesia setelah Jokowi menjabat selama 10 tahun menjadi porak poranda, mulai dari segi ekonomi, hukum dan lainnya. Meskipun sudah purna namun dampak kebijakannya amsih membekas dan dirasakan membuat kasihan rakyat Indonesia.
“Sekali lagi aksi menurunkan foto Jokowi saya lakukan karena rasa kecewa berat dengan apa yang telah dilakukan, kebohongannya, janji manisnya membuat hati saya sakit, jadi bukan karena ada kepentingan politik atau ada yang menyuruh tetapi bentuk kekecewaan semata, semoga Pak Jokowi menyadari atas kesalahan dan perlakukan kepada saya selama ini”,pungkasnya. (Mg**)
- Penulis: Redaksi SieradMU
