Sieradmu.com Klaten – Yayasan Ibnu Abbas Klaten melalui Bidang Prozis Ibnu Abbas Klaten memberangkatkan tiga orang relawan dan satu unit ambulans menuju wilayah terdampak bencana banjir di Sumatera melalui jalur darat.

Tim ini terdiri dari satu orang pimpinan tim, satu tenaga kesehatan, dan satu relawan logistik yang akan fokus pada layanan mobile clinic serta penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak.

Kepala Prozis Ibnu Abbas, Fajarul Falah, menyampaikan keberangkatan tim ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari Keluarga Besar Ibnu Abbas, Wali Santri dan masyarakat Klaten dan sekitarnya.

ā€œRelawan yang kami berangkatkan membawa amanah dan titipan donasi dari masyarakat. Insya Allah mereka akan memberikan layanan kesehatan keliling dan menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir di Sumatera,ā€ ujarnya.

Tim relawan membawa bantuan awal berupa makanan siap saji dan obat-obatan untuk kebutuhan darurat para pengungsi. Di lokasi bencana, mereka akan melakukan layanan kesehatan langsung ke titik-titik pengungsian, pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi kesehatan, serta rujukan medis bila dibutuhkan.

Selain itu, ambulans yang disertakan diharapkan dapat membantu proses evakuasi maupun mobilisasi pasien dari wilayah yang sulit dijangkau menuju fasilitas kesehatan terdekat.

Fajar menerangkan, Tim Pertama juga akan bertugas melakukan assesment dan pemetaaan kebutuhan selanjutnya seperti kebutuhan layanan psikososial atau trauma healing. “Tim selanjutnya kita persiapkan untuk layanan psikososial atau trauma healing, kita akan mencoba melibatkan santri untuk bersama melakukan pelayanan kemanusiaan,” kata dia.

Selain membawa logistik dari Klaten, tim juga akan melakukan pembelanjaan tambahan kebutuhan di lokasi bencana. Langkah ini diambil untuk bukan hanya memenuhi kebutuhan warga yang terdampak, tetapi juga ikut menggerakkan roda ekonomi lokal yang ikut terpukul akibat bencana.

“Dengan melibatkan para pelaku usaha setempat—seperti warung, toko kecil, dan pemasok bahan makanan—diharapkan dampak kehadiran relawan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga memberi napas tambahan bagi pelaku ekonomi di daerah terdampak,” ujar dia.

Ketua Yayasan Ibnu Abbas Klaten, Ir. Hj. Suciningsih, menegaskan misi kemanusiaan ini adalah bagian dari komitmen lembaga dalam merespons cepat berbagai bencana yang terjadi di tanah air.

ā€œKami ingin hadir bukan hanya dengan doa, tetapi juga aksi nyata di lapangan. Semoga keberadaan tim relawan dan ambulans Prozis Ibnu Abbas dapat meringankan beban para korban banjir dan menjadi wasilah kebaikan bagi para muhsinin yang telah berpartisipasi,ā€ tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi dengan berbagai pihak di lapangan—mulai dari pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, hingga tokoh masyarakat setempat—akan terus diupayakan agar pelayanan yang diberikan tepat sasaran dan saling menguatkan.

Prozis Ibnu Abbas mengajak warga Klaten dan sekitarnya untuk terus mendukung misi kemanusiaan ini dengan doa dan donasi terbaik. Partisipasi masyarakat dapat dilakukan melalui penguatan dukungan moral, penyebaran informasi, serta keterlibatan dalam berbagai program kemanusiaan yang dijalankan lembaga. (Nur/*)