Lokalatih Anggaran, IKA-PMII Sebut APBD Klaten 2025 Belum Menyentuh Level Sebenarnya
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
- visibility 281
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kabupaten Klaten bersama sedulur lintas iman menggelar forum diskusi lokalatih anggaran dengan tajuk Telaah Kritis APBD Klaten 2025. Kegiatan ini sekaligus sebagai ajang mnegkritisi terkait kebijakan pengelolaan APBD di Klaten yang masih dirasakan belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat utamanya warga miskin.
Dalam pelaksanaan diskusi lokalatih anggaran, Indonesia (IKA-PMII) membagi peserta dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok mendiskusikan kondisi di Klaten yang dikaitkan dengan kebijakan APBD mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, perekonomian kesehatan dan lainnya.
Eko Priyanto, Sekteraris PC IKA PMII Klaten mengatakan telaah anggaran dilakukan karena saat ini masih banyak problem pembangunan di Klaten yang belum menyentuh pada level yang sebenarnya seperti warga miskin dalam hal layanan pendidikan maupun kesehatan.
“Dalam pemaparan hasil diskusi setiap kelompok tadi ada yang menyoroti terkait kebijakan dibidang kesehatan, warga masih harus mengantri saat membutuhkan pelayanan cuci darah, aturan BPJS Kesehatan yang semakin menyulitkan”,katanya di Sanggar Kebangsaan, Desa Sumber, Kecamatan Trucuk, Ahad (12/10/2025).
Mestinya dalam kondisi seperti ini anggaran pemerintah perlu diprioritaskan misalnya pengadaan alat cuci darah di rumah sakit pemerintah sehingga membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan ini.
Eko Priyanto juga mengungkapkan selain persoalan kesehatan, diuskusi telaah anggaran APBD yang dilakukan IKA-PMII juga sampai pada persoalan pendidikan, perbaikan insfrastruktur jalan. Kinerja aparatur pemerintah hingga tingkat desa.
“Kami berharap melalui diskusi ini Pemkab dapat melakukan langkah bijak bagaimana bagaimana pengelolaan APBD ini kedepan dapat menyentuh pada level yang sebenarnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Klaten”,pungkasnya. (Nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
