Program Speling Masih On The Track di Klaten, RSUCH Ikut Berkontribusi Atasi Masalah Kesehatan di Jateng
- account_circle Redaksi SieradMU
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 33
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sieradmu.com Klaten – Sejak diluncurkan Gubernur Jawa Tengah pada 2025, sampai dengan pertengahan Mei 2026, program Dokter Spesialis Keliling (Speling) sudah dilaksanakan sebanyak 1.143 kali di 1.089 desa / kelurahan, yang tersebar di 446 kecamatan. Program priorutas ini artinya sudah menyasar 102.291 warga di Jawa Tengah.
Program speling dilaksanakan untuk melakukan deteksi dini terhadap penyakit, yang menjadi perhatian khusus pemerintahdisamping itu program ini juga dilaksanakan sebagai upaya dalam menurunkan kasus kematian ibu, kasus stunting, meningkatkan keberhasilan pengobatan TBC, penanganan dini kasus kanker serviks, menurunkan masalah kesehatan di Jateng.
Di Kabupaten Klaten, program prioritas Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sudah menyasar di limapuluhan desa, prosentsenya sudah mencapai 70 persen lebih dari 81 desa yang menjadi lokus pelakasanaan speeling.
Rumah Sakit Cumum Cakra Husada menjaadi bagian dari pelaksanaan program prioritas Pemprov Jateng ini, dengan mengerahkan sejumlah layanan dokter spesialis, mulai dari penyakit dalam, anak, obbgyn, mata dan lainnya. Warga yang sebelumnya telah dilakukan screaning dapat memenfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, layanan obat di tempat ini secara gratis .
“Keterlibatan RSUCH dalam program Speling itu menjadi bentuk komitmen rumah sakit untuk hadir dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Jawa Tengah utamanya di Klaten, Kami langsung terjun di tengah masyarakat sekaligus aktif melakukan edukasi guna meningkatkan kesadaran pentingnya melakukan pemeriksaan sejak dini”,kata dr. Charismatika Syintia Dewi ,Ketua Tim Medis Speling di Desa Gumulan, Kecamatan Klaten Tengah, mewakuli Dirut RSU Cakra Husada Klaten.

Dijelaskan, RSUCH senantiasa berkomintmen menjadi isntansi layanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan terus mengembangkan diri sebagai rumah sakit yang bertekhnologi dengan tetap menjungjung tinggi mutu dan keselamatan pasien.
“Selama empat dekade RSUCH sudah banyak berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat mulai dari layanan unggulan bidang mata dengan peralatan yang super canggih dan sebagai pusat rujukan guna menguatkan visi RSUCH Menjadi Rumah Sakit dengan pelayanan cepat, tepat, profesional dan modern”,jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Ahyar Arifin sampai dengan saat ini program Speling saat ini masih on the track dan akan terus ditingkatkan untuk mencapai target tahun 2026. Fokus sasaran adalah pendeteksian kanker mulut rahim, tuberkulosis, layanan kesehatan jiwa, layanan ibu hamil, balita, dan lainnya.
Pelaksanaan speling di Klaten hingga saat ini dari target 81 desa dengan target pasien 100 orang per desa, sampai dengan bulan ini sudah 52 desa menjadi sasaran speling, artinya sudah 5200 warga terlayani program spesialis keliling di kota bersinar. (nur)
- Penulis: Redaksi SieradMU
